• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Korsel Siap Balas Serangan Korut

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
qcDrP.jpg

YEONPYEONG - Pulau Yoenpyeong di Korea Selatan (Korsel) pernah menjadi korban serangan Korea Utara (Korut) sekira dua tahun lalu. Menghadapi ancaman baru dari negara tetangganya itu, militer di pulau perbatasan itu menyatakan pihaknya siap untuk memberikan serangan balasan bila diserang.

Selama beberapa dekade, Pulau Yeongpyeong terus menjadi incaran retorika perang dari Korut. Serangan dua tahun lalu yang menewaskan dua pasukan marinir dan dua pekerja konstruksi Korsel menjadi pelajaran berharga dari pemerintah setempat. Demikian diberitakan The Washington Post, Senin (15/4/2013).

Serangan itu memang tidak terlalu besar, tetapi yang paling penting serangan dari Korut tersebut menunjukkan pihak Korsel harus bersiap menghadapi segala provokasi Korut. Militer Korsel pun mendefinisi ulang bagaimanan melakukan respons bila pulau itu kembali diserang.

Dua tahun lalu, pihak Korsel mengakui Yeonpyeong gagal untuk membalas serangan secara cepat. Hal tersebut merupakan kesalahan terbesar yang dilakukan Korsel dan mereka berniat untuk tidak mengulangi kembali.

Kini, Presiden Korsel Park Geun-Hye telah memerintahkan pihak militer untuk langsung menyerang bila ada serangan dari Korut yang menghantam mereka. Presiden Park memerintahkan untuk tidak mempedulikan pertimbangan politik dan menunggu persetujuan petinggi militer dalam melakukan serangan balik.

Retorika Korsel ini bukanlah omong kosong. Setelah Yeonpyeong dibom oleh Korut, Pihak Korsel langsung merevisi aturan perang di pulau tersebut. Militer yang dipusatkan di wilayah itu, diizinkan untuk melakukan tindakan agresif dengan segera dan kemudian melaporkannya kepada rantai komando.

Meskipun Amerika Serikat (AS) menempatkan sekira 80 ribu pasukannya di wilayah Asia, tetap saja melakukan serangan balasan adalah keputusan langsung dari Korsel. Terlepas dari semuanya, militer Korsel di Pyongyang jelas sudah menyatakan kesiapannya bila Korut menyerang pulau itu.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.