roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
BOJONEGORO- Adanya penipuan menjadi PNS (pegawai negeri sipil) dengan cara menato wajah, benar-benar membuat syok dua korban dan keluarga mereka. Mereka menuntut Kepala Desa (Kades) Mulyoagung, Bojonegoro, Sawiyono, yang menjadi perantara pelaku penipuan, untuk bertanggung jawab menanggung biaya pemulihan wajah melalui operasi plastik.
Salah seorang korban, Bambang, warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota, Bojonegoro, mengaku syok setelah sadar dari pengaruh gendam itu. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena wajahnya sudah telanjur penuh dengan tato.
Ia menuntut pertanggungjawaban Sawiyono, meskipun kades ini juga menjadi korban penipuan. “Ya, soalnya dia yang mengajak (untuk menjadi calon PNS, -Red) dan membuat wajah saya seperti ini,” tutur Bambang kepada Surya, Minggu (12/10).
Salah seorang korban, Bambang, warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota, Bojonegoro, mengaku syok setelah sadar dari pengaruh gendam itu. Namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena wajahnya sudah telanjur penuh dengan tato.
Ia menuntut pertanggungjawaban Sawiyono, meskipun kades ini juga menjadi korban penipuan. “Ya, soalnya dia yang mengajak (untuk menjadi calon PNS, -Red) dan membuat wajah saya seperti ini,” tutur Bambang kepada Surya, Minggu (12/10).
