• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Korban Mutilasi Ancol Bandar Narkoba

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
1426334_tersangka_pelaku_mutilasi_620_X310.jpg

Korban dan tersangka pelaku dalam kasus mutilasi Ancol sempat melakukan pesta narkoba jenis sabu sebelum peristiwa sadis itu terjadi. Menurut pengacara tersangka Alanshia (33), narkoba tersebut berasal dari korban Tonny Arifin Djonim (45).

"Itu (sabu) barang korban. Dia kan bandar (narkoba)," ungkap Hendrayanto, kuasa hukum Alanshia, di lokasi rekonstruksi, Ruko 26D Mediterania Marina Residence Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/3/2013).

Menurut Hendra, status itulah yang menyebabkan pihak kepolisian kesulitan mengusut dugaan bisnis narkoba di balik pembunuhan Tonny. Ia menduga istri korban, Merlina Suparmin, mengetahui atau bahkan terkait dengan bisnis tersebut. Itulah sebabnya, perempuan yang sebelumnya melaporkan hilangnya sang suami tersebut saat ini tak jelas keberadaannya.

"Makanya, istri dan keluarga korban kan menghilang," kata Hendra.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi membenarkan adanya pesta narkoba sebelum pembunuhan terjadi. Ia membenarkan sabu yang dikonsumsi Tonny dan Alanshia dibawa oleh Tonny.

Daddy juga mengakui, terhambatnya penyelidikan terkait kasus narkoba disebabkan menghilangnya para saksi. "Keterlibatan narkoba masih kami selidiki," kata Daddy.

Kasus mutilasi Ancol terungkap berawal dari laporan Merlina ke Polsektro Penjaringan tentang hilangnya sang suami, Tonny Arifin Djonim. Dari keterangan Merlina, Tonny diketahui terakhir mendatangi rekannya di Ruko 26D Mediterania Marina Residence untuk menagih utang.

Di alamat itulah Tonny dihabisi. Sebelas potongan tubuh Tonny baru ditemukan pada Rabu (13/3/2013) malam. Sementara tersangka pelaku, Alanshia, dibekuk di Surabaya pada Kamis (14/3/2013).
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.