• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Korban Gempa Peru 115 Meninggal

Bulubabi

IndoForum Junior B
No. Urut
6034
Sejak
4 Sep 2006
Pesan
2.583
Nilai reaksi
238
Poin
63
gempa_peru.JPG

Pusat gempa beruntun yang dimula Rabu (15/8) sore waktu setepat, ditandai dengan kotak berwarna merah terjadi di sekitar lokasi yang sama di pantai barat Peru.

LIMA, KAMIS - Korban gempa di pantai barat Peru terus bertambah dan jumlah yang meninggal mencapai 115 orang. menteri Kesehatan Peru menyatakan lebih dari 1000 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Berbicara di depan siaran yang dipancarkan radio Radioprogramas dan CPN, Menteri Carlos Vellejos memberikan data terakhir jumlah korban tersebut. Ia mengatakan pihaknya tengah mengirim tim untuk melakukan evakuasi di Kota Ica yang mengalami dampak terparah.

Sebelumnya deputi menteri kesehatan Jose Calderon menyampaikan dampak yang buruk di kota berpenduduk 650 ribu orang itu. Ia mengimbau warga Peru untuk mendonorkan darahnya bagi para korban luka-luka dan telah mengirimkan tim dokter dan perawat ke sana. Laporan terakhir menyebutkan puluhan orang masih mengantri di rumah sakit-rumah sakit meminta pertolongan meskipun bangunan rumah sakit ikut terkena dampak gempa.

Badan survai geologi AS mencatat gempa pertama berkekuatan 7,9 Mw terjadi Rabu (15/8) pukul 6.40 waktu setempat atau Kamis (16/8) dinihari WIB dan berpusat di pantai barat Peru pada 13,322 Lintang Selatan dan 76,508 Bujur Barat di kedalaman 40,7 kilometer. Disusul gempa bekekuatan 5,8 (07.02 WIB), 5,9 (07,19), 5,9 (08.02 WIB), dan 5,4 (08.35 WIB) di sekitar lokasi yang sama.

Gempa tersebut memicu peringatan tsunami dari Pacific Tsunami Warning System di Hawaii untuk wilayan pantai barat Peru, Chili, Ekuador, Kolombia, hingga Panama dan Meksiko. Namun, tidak ada laporan terjadinya tsunami sejauh ini.

Peru termasuk wilayah langganan gempa besar karena berada di atas zona subduksi (penunjaman) dua lempeng benua. Gempa besar sebelumnya terjadi pada 1974 berkekuatan 7,6 pada bulan Oktober disusul 7,2 sebulan kemudian.

Kompas.co.id
 
turut berduka cita kepada para korban

mudah mudahan diberi ketabahan
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.