facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Untuk ini, TAM menggandeng tiga perusahaan karoseri, yaitu Delima mandilu, Central dan STM Sukses Tunggal mandilu untuk membuat bodi serta kelengkapan Kopaja tersebut.
Berhadapan
Ketika masuk ke dalam bus, suasananya berbeda dengan Kopaja lama. Konfigurasi tempat duduk saling berhadapan, mirip angkot yang penumpang merasa lebih lega, terutama mereka yang harus berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Kapasitas tempat duduk 20 orang, plus 20 penumpang berdiri.
Duduk dekat pintu belakang, suasananya jauh lebih nyaman dengan bangku plastik berbalut busa. Hembusan udara segar dari AC berkekuatan 86.000 Btu membuat perjalanan puluhan kilometer menyenangkan. Di atas supir juga ada layar LCD untuk menampilkan informasi berupa audio dan video dari pemerintah.
"Sampai saat ini kami sudah mendapat pesanan sampai 80 unit untuk Kopaja," tukas Widyawati Soedigdo, GM Perencanaan Korporasi dan Humas TAM di sela perjalanan. Kopaja ini juga sudah terintegrasi dengan moda transportasi Transjakarta, sehingga penumpang bisa langsung terhubung.
Keamanan
Selain lebih nyaman, moda transportasi yang identik dengan kelir hijau ini juga dilengkapi dengan standar keselamatan. Mulai dari martil pemecah kaca dan pintu akan otomatis yang akan terbuka jika ditekan pada kondisi darurat.
Toyota Indonesia juga memberikan jaminan purna jual, mulai dari kesiapan Unit Pusat layanin Dyna (bengkel mobile) 24 jam untuk layanin darurat di jalan. Kunjungan berkala ke pool-pool Kopaja untuk melakukan perawatan berkala. Konsultan teknik dan pelatihan untuk teknisi Kopaja. Tak ketinggalan jaminan ketersediaan suku cadang standar kualitas Toyota.
Selama perjalanan, bantingan khas Kopaja masih terasa. Lumayan keras! Apalagi kalau pengemudinya agak "kasar", efek dari engine brake terasa ketika supir melepas pedal gas. Gas buang Kopaja juga masih sesekali tercium sampai dalam kabin.
Yah, kendati masih harus ditingkatkan, kehadiran Kopaja Executive ini, diharapkan bisa membuat masyarakat berpindah dari mobil pribadi ke angkutan umum untuk mengurangi kemacetan. Sampai kini, Kopaja Executive baru beroperasi di beberapa trayek, antara lain P20 jurusan Lebak Bulus-Senen, S13 (Ragunan-Grogol) dan S602 (Ragunan-Monas).