• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kontroversi Menyuapi Anak dengan Mulut

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Alicia Silverstone memancing sensasi. Bukan gara-gara berpose seronok atau beradegan intim di film, tapi gara-gara caranya memberi makan anak. Aktris Hollywood itu selalu menyuapi anaknya dengan mulut.

Dalam sebuah video yang diunggah di situs kesehatan thekindlife.com, Silverstone terlihat menyendok makanan dari mangkuk, mengunyahnya beberapa detik, lalu menyuapkan kunyahan itu langsung dari mulutnya ke mulut anak laki-lakinya yang masih berusia 11 bulan, Blue Bear.

"Saya menyuapi Bear sedikit sayuran langsung dari mulut saya. Itu favoritnya, juga saya. Dia biasanya merangkak mengejar mulut saya setiap kali saya makan," kata aktris yang menjalani diet vegetarian itu, dikutip Shine.

Menyuapi bayi menggunakan mulut seperti itu sebenarnya merupakan praktek budaya yang umum, terutama di negara-negara terbelakang. Itu dilakukan sebagai cara alami melembutkan makanan karena belum memiliki akses teknologi modern seperti blender.

Dr Jennifer Landa, MD, Kepala Dinas Kesehatan BodyLogicMD memeringatkan bahwa cara itu tak sehat. "Berbagai virus dan bakteri, dapat ditularkan dari ibu ke bayi. Ini jelas menjadi tantangan mengingat sistem kekebalan bayi yang mungkin belum sempurna."
Dua penelitian yang dipublikasikan jurnal Pediatrics bahkan memeringatkan tingginya faktor risiko penularan HIV. "Orangtua atau pengasuh yang membantu mengunyah makanan untuk bayi mungkin tidak memikirkan risiko yang mungkin terjadi," kata Dr Elke Maritz kepada Reuters.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.