• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kontrak Blok Natuna Diteken 2014

Sosmed MMI

IndoForum Newbie D
No. Urut
282168
Sejak
16 Okt 2013
Pesan
72
Nilai reaksi
0
Poin
6
JAKARTA, GEO ENERGI - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengaharapkan kontrak kerja sama (KKS) untuk Blok East Natuna dapat diteken pada 2014.

Pasalnya, pembahasan mengenai item-item untuk pengembangan Blok East Natuna telah ada kemajuan, meski masih menyisakan permasalahan insentif yang diinginkan kontraktor blok tersebut.

“Kami berharap kontrak diteken tahun ini. Ini sudah majulah dari yang kemarin-kemarin,” ujar Dirjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro seperti dikutip dari situs resmi Ditjen Migas, Jumat (4/4/2014).

Menurut Edy, pemerintah dan konsorsium yang dipimpin PT Pertamina, masih melakukan pembahasan mengenai insentif fiskal yang akan diberikan untuk blok tersebut. Namun mengenai perincian insentif itu, pihaknya mengaku belum dapat memberikan informasi tersebut, termasuk juga soal informasi mengenai bagi hasil antara pemerintah dan kontraktor.

Hanya saja, pemerintah berharap pengembangan Blok East Natuna dapat segera dilakukan, untuk menggantikan blok migas lainnya yang produksi gasnya diperkirakan akan menurun mulai 2018.

Memang, pemerintah memiliki strategi yakni mengandalkan Blok Masela yang produksinya diperkirakan mulai 2018, tetapi pemerintah tetap menganggap penting Blok Natuna dapat dikembangkan secepatnya, demi ketahanan energi nasional.

Edy menjelaskan pengembangan Blok Natuna akan memakan waktu sekitar 10 tahun, sebelum akhirnya berproduksi. “Jika kontrak ditandatangani pada 2014, maka blok tersebut akan berproduksi pada 2024,” ujarnya.

Lamanya waktu pengembangan ini disebabkan Blok Natuna memiliki kandungan gas CO2 sebesar 71%. Padahal, cadangan potensial Blok Natuna diperkirakan sebesar 57 triliun kaki kubik (TCF) dan siap disertifikasi sebesar 29 TCF.

Pengelolaan Blok East Natuna dilakukan oleh PT Pertamina bersama mitra kerjanya yaitu Esso Natuna Ltd, Total E&P serta PT TEP Thailand. (G)

- See more at: http://www.geoenergi.co/read/gas/1801/kontrak-blok-natuna-diteken-2014/#.U0NToKLov5M
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.