Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai Agan & Sista!
Kembali lagi bersama serbaserbi.com!
Masa anak-anak adalah masa belajar sambil bermain. Masa untuk bereksplorasi atas keharapantahuan yg terus bertambah. Masa-masa terindah yg dilewati oleh beberapa anak di dunia.
Kenapa sebagian? Karena kenyataannya, ada beberapa anak yg tak dapat menikmati masa kecilnya dengan bahagia. Bener nggak?
Ada mereka yg harus bekerja karena sudah yatim & piatu. Ada pula yg tak dapat bermain & bersekolah yg akhirnya menghantarkan nasib di jalanan. Bahkan, ada juga yg dibuang & terbuang yg bahkan hingga hidup liar di hutan & bersifat tak layaknya manusia. Seperti dua anak yg akan kita bahas kali ini.
Pada zaman ke-12, di Woolpit, Suffolk, Inggris ditemukan sepasang anak (maaf) aneh. Anak ini berkulit hijau & berbicara dengan bahasa yg tidak dipahami oleh orang-orang pada masa itu. Mereka ditemukan oleh petani Woolpit di ladang mereka, terjebak dalam parit yg sengaja dibuat untuk menjerat serigala. Anak-anak ini pun dibawa ke desa & tinggal di rumah seorang warga yg bernama Sir Richard de Caine.
Sumber: Center of Inquiry
Di desa, orang-orang terlihat heran dengan kedatangan anak ini. Selain karena berkulit hijau, berbahasa asing, & berpakaian aneh, tetapi anak-anak ini tak mau memakan makanan apapun yg disuguhi warga meskipun mereka tampak sangat lapar. Hingga kemudian, seorang warga memberi mereka kacang hijau, barulah kemudian dimakan oleh anak-anak itu.
Anak-anak itu terus tinggal di desa. Mereka diajarkan berbicara Inggris & bertingkah layaknya manusia pada umumnya. Mereka juga dilatih untuk memakan roti & makanan "normal" lainnya. Akhirnya, setelah beberapa bulan anak-anak ini pun berhasil beralih dari kacang-kacangan ke roti & sejenisnya.
Akan tetapi, sayang sekali. Salah seorang dari anak itu, yg paling muda & laki-laki, ia meninggal karena tiba-tiba jatuh sakit. Akhirnya, tersisa seorang anak saja, & ia adalah perempuan. Setelah ia dapat berbicara, anak perempuan ini menjelaskan bahwa ia berasal dari Pulau St. Martin (Land of Saint Martin). Mereka (perempuan & saudara laki-lakinya, pen) tersesat & kemudian terjebak di daerah dengan senja abadi.
(Sumber: Jetlaggin)
Setelah sekian tahun hidup di Woolpit, anak ini kemudian menamai dirinya Agnes Barre. Dan dalam beberapa referensi, si bocah perempuan hijau Uni kemudian menikah dengan seorang duta akbar dari Raja Henry II.
Dari kisah dua anak hijau di atas, banyak yg meyakini bahwa ini hanyalah cerita rakyat, atau fiksi yg mengimajinasikan dunia lain yg masuk ke dunia nyata. Namun, tak sedikit juga yg percaya bahwa ini adalah kisah nyata, tetapi banyak dirubah & didramatisasi.
Btw, ada nih, Gansis beberapa teori tentang Dua Anak Hijau ini. Apa aja?
1. Dua Anak Hijau Ini adalah Alien
Robert Burton dalam bukunya The Anatomy of Melancholy (1621) menyatakan bahwa anak-anak ini adalah anak yg jatuh dari 'surga' yg kemudian dispekulasikan sebagai makhluk asing yg berasal dari luar angkasa.
Astronom Duncan Lunan dalam artikelnya di majalah Analog (1996) berpresepsi bahwa anak-anak ini adalah alien yg tak sengaja jatuh atau keluar dari planet asalnya & terjebak di Woolpit. Planet asal anak-anak ini juga diduga terperangkap dalam orbit singkron matahari, sehingga zona di sana terlihat seperti senja sepanjang hari.
2. Anak-Anak Imigran Korban Penganiayaan Raja Henry ll
Sumber: Mundo Gump
Selain teori alien tadi, ada satu teori yg agak masuk nalar. Hal ini ditulis oleh Paul Harris dalam bukunya Fortean Studies 4. Ia memaparkan bahwa kemungkinan anak-anak hijau itu adalah yatim piatu Flemish--karena pakaiannya seperti orang Flemish--yang berasal dari Fornham St. Martin. Sebuah daerah tak jauh dari Woolpit yg dipisahkan oleh Sungai Lark.
Ia juga memaparkan bahwa pada zaman ke-12 banyak imigran yg masuk ke Inggris. Mereka disiksa/dianiaya oleh Raja Henry II. Bahkan, pada tahun 1173 sudah terjadi banyak pembunuhan di sekitar Bury St. Edmunds. Nah, kemungkinan anak-anak ini adalah salah satu korban penganiayaan itu yg melarikan diri & hingga ke Hutan Thetford. Karena anak-anak ini begitu dicekam ketakutan, rimba lebat ini jadi terlihat seperti daerah dengan senja abadi. Paul juga meyakini, bahwa kemudian anak-anak hijau ini tersasar di daerah pertambangan dekat Woolpit hingga kemudian hingga & berjumpa dengan petani.
3. Kulit Hijau karena Anemia Hipokromik
Dari sekian banyak teori tentang kenapa warna kulit anak-anak ini hijau? Inilah satu-satunya teori yg paling masuk akal. Jadi, anak-anak ini disinyalir terserang penyakit anemia hipokromik akibat sering memakan tumbuhan liar berwarna hijau. Anemia Hipokromik ini dulu juga diketahui sebagai Klorosis (Yunani; Clorish yg berarti kuning kehijauan). Makanan ini merusak sel darah merah mereka & kemudian merubah pigmen kulit anak ini jadi hijau.
Teori ini juga diperkuat dengan bukti bahwa Agnes Barre (anak hijau perempuan), berhasil kembali ke pigmen kulit normal setelah memakan makanan normal & menjalani diet sehat.
Nah, Agan & Sista. Kira-kira begitulah cerita dari The Green Children of Woolpit ini. Btw, Agan percaya teori yg mana? Apakah menurut Agan ini hanyalah dongeng fiktif, atau percaya kalau ini adalah kisah nyata yg sudah dimodifikasi?
Plis, jawab di komentar!
Oke, sekian thread ane kali ini, Gansis!
Terima kasih sudah mampir ke thread ini. Jangan lupa kritik, saran, komen, & cendolnya!
Referensi:
1
2 Hari ini 07:24