• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Konsep Waktu atau ada Yang Ngatur

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
 Konsep Waktu atau ada Yang Ngatur

Kemarin gue udah bahas dikotomi kendali. Coba gue terapkan di pembahasan gue kali ini. Gue seringkali mendengar kegelisahan teman gue. Yang kepanasan melihat orang sudah berada jauh didepan. Sedangkan dia yaa masih nyantai nyantai aja. Gue pun pernah menyarankan sesuatu ke dia. Udah jalan masing masing orang mah beda. Mungkin lu lagi seperti ini prosesnya ya nikmati aja. Nanti juga ada waktunya lu merasakan seperti dia. Saran gue tadi itu berbentuk konsep yg dinamakan waktu. Nanti juga ada waktunya. Semua ada waktunya. Mau itu datang rezeki semua ada waktunya. Tetapi Sebagian orang ketika dikasi saran seperti itu malah jatuhnya nyantai & menunggu waktunya datang. Maksud gue kalau gue telaah waktunya datang dengan mengikuti skema rencana kehidupan lu gimana & lu tidak cuma diam menunggu waktu. Kalau konteksnya nanti juga ada waktunya dapat aja waktunya datang setelah kematian lu, misalnya. Tetapi lu sendiri yg harus menciptakan waktu itu untuk datang, dengan usaha usaha yg dilakukan oleh lu. Kalau misalnya udah usaha, kok masih belum ya datang waktunya, Coba tanyakan Kembali kepada diri lu sendiri seberapa yakin lu kepada waktu itu pasti akan datang. Keraguan yg muncul memang wajar itu adalah bentuk godaan supaya lu tergoyah & gak percaya kepada waktu pasti datang tepat pada lu.

Seiring lu berusaha juga, karena gini gak ada tolak ukur usaha lu udah hingga mana. Gak ada. Gue dalam nulis aja. Gak ada patokan yg memang benar benar nulis gue ini udah mencapai batas maksimal usaha gue buat nulis, Yang penulis sebuah buku pun mempunyai gaya penulisan masing masing. Apakah harus di generalisir penulisan bagus itu harus gaya penulisannya yg memang sudah ditetapkan misalnya. Kan enggak. Semua punya caranya sendiri sendiri, gaya penulisan sendiri sendiri. Tidak pernah merasa puas juga ketika tulisannya diterbitkan jadi buku. Malah harap belajar & terus belajar menulis. Mengembangkan tulisannya jadi lebih baik. Lebih baiknya ya menurut versi dia. Begitupun lu dalam berusaha untuk menciptakan waktu yg lo yakini itu bakal datang. Iya lu jangan cepat menyerah, berusaha & terus berusaha. Karena usaha gak ada tolak ukur dimana seseorang sudah mencapai batas maksimalnya dalam berusaha. Itu konsep waktu. Kalau dikaitkan dengan dikotomi kendali gimana? Ya berarti pikiran & persepsi lu harus diubah. Dengan memandang usaha yg lo lakuin itu gak sia sia. Mungkin penjelasan gue usaha gak ada yg sia sia tu tergolong di denial oleh semua orang. Karena ya patokannya itu tadi, pemikiran & persepsi lo masih bergantung pada hasil. Coba pada apa yg lo dapat dikendalikan yaitu usaha lo sendiri yg dapat dikendalikan. Lo dapat tau dimana usaha yg lo lakuin harus berhenti & dimana usaha lo harus lanjut. Maksudnya berhenti tu bukan berarti lu berhenti sepenuhnya tidak usaha. Energi lo buat usaha itu diganti ke yg lain. Soalnya hal itu cuman lo sendiri yg tau mengenai apa yg lo lakukan itu akan buang buang waktu kah kalau disitu terus, coba ganti ke yg lain yg lebih meyakinkan & membawa akibat positif buat lu. Gue mengibaratkannya udah tau memotong besi itu susah kalau dengan pensil kenapa pensilnya gak dipake buat nulis aja. Udah tau susah hal itu menurut lu, kenapa terus dilakukan. Jadi timbul lah pikiran ah gue sia sia usahanya ya karena lu tadi udah tau susah kenapa terus dilakukan. Begitulah kira kiranya.


Selanjutnya konsep ada yg ngatur. Seringkali orang orang beranggapan ah apa apa juga ada yg ngatur. Rezeki, jodoh, semua ada yg ngatur. Dimulai lu dilahirkan, orang tua nya siapa. Itu ada yg ngatur. Tapi beberapa temen gue ada yg bertanya gini kalau misalnya tahun dapat diulang tahun yg manakah yg pengen anda diulang. Gue waktu itu jawabnya gak ada. Gue orang yg perdana kali bilang gak ada tuh tahun yg pengen gue ulang. Mungkin mayoritas orang menjawabnya ada yg pengen diulang. Karena ada momen tertentu yg gak dapat didapatkan dua kali. Menandakan bahwa orang yg pengen diulang itu, tidak dapat menciptakan momen yg lebih disenanginya daripada momen indah yg dulu. Ada suatu kejanggalan yg gue rasa. Menurut gue kalau lo meyakinkan bahwa rezeki, jodoh semua ada yg ngatur. Lo terlalu menunggu momen itu akan datang dalam fase kehidupan lo yg diatur oleh tuhan misalkan. Gak ada suatu bentuk usaha lo yg menonjolkan harap mendapatkan momen itu lagi & berpasrah dengan keadaaan saat itu karena meyakini semua ada yg ngatur. Lo bergantung pada yg ngatur. Sementara gak ada hal yg dapat meyakinkan yg ngatur itu mengabuli keharapan lo saat itu. Mau bagaimana pun juga susah terjadi.

Tapi gue menemukan sebuah kejanggalan ketika seseorang meyakini nanti juga ada waktunya & dia gak percaya semua ada yg ngatur. Kontradiktif kalau menurut gue. Soalnya kalau lu meyakini nanti juga ada waktunya otomatis ada yg ngatur juga untuk mengatur datang waktunya kapan. Gini deh, gue percaya dibalik usaha yg lu lakukan ada beberapa % mungkin akbar kemungkinannya yaitu pertolongan dari tuhan. Gak ada usaha yg bener bener usaha tanpa adanya izin dari Tuhan atas usaha lo yg lancar atau gagal. Semua ada yg ngatur, pergerakan alam semesta hingga ke diri lo sendiri. Memang tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali dia sendiri yg mengubahnya. Berarti tuhan tidak akan seenaknya merubah nasib seseorang, perlu dilihat juga usahanya untuk merubah nasibnya. Kalau mengaitkan konsep nanti juga ada waktunya & ada yg ngatur. Berarti seiring dengan berjalannya usaha yg lo lakuin. Lo mengharapkan waktu itu datang pada lo. Sehingga tuhan mengizinkan untuk datang karena hambanya bener bener harap merubah nasibnya secara tidak langsung lo memohon kepada tuhan supaya mengatur waktu itu datang ke lo dengan usaha yg lo lakukan. Tuhan memang tidak tidur, Tuhan tau lo sekali. Karena kalau tidak ada perantara ya misalnya lo tidak melibatkan tuhan dalam usaha lo ya tuhan juga tidak akan menggiring waktu yg tepat itu buat lo.

Jadi gimana intinya?


Yakini apa yg harus lo yakini. Gue tidak memaksakan lo harus meyakini kedua nya. Kalau lo belum nyampe buat mikir seperti itu. Gue sarankan ya hidup lo flow aja. Ambil santai. Jangan mengeluarkan effort yg lebih dulu. Tahan dulu. Sabar & nikmati proses yg lu sekarang. Jangan melihat orang lain juga. Jalan hidup masing masing orang beda. Prosesnya juga beda. Perlu sadari hal itu. Gini ya, Start masing masing orang pasti sama. Mencapai garis finish juga sama. Tapi prosesnya yg membedakan. Prosesnya jalan hidup seseorang untuk mencapai garis finish yg sama. Sekian dari gue. Terimakasih. Cendol dulu gan.


Baca thread gue yg lain juga gan:
Followers yg Diam Diam Membahayakan
Dikotomi Ternyata Efektif
Hari ini 19:12
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.