Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Kecelakan kereta terjadi di salah satu kota kecil di Spanyol. Kecelakaan ini, diklaim sebagai yang terbesar karena menewaskan sedikitnya 60 orang.
Saksi mata menceritakan peristiwa kecelakaan kereta di Kota Santiago de Compostela, Spanyol. Salah satu petugas menyebut lokasi kecelakaan layaknya di neraka.
“Banyak jenazah bertebaran di sekitar lokasi kecelakaan. Kondisinya seperti di neraka,” ujar Pejabat Pemerintah Kota Santiago de Compostela Alberto Nunez Feijoo, seperti dikutip BBC, Kamis (25/7/2013).
Pemerintah menyatakan, setidaknya 60 penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut. Jumlah korban bisa bertambah karena masih ada penumpang yang terjebak di dalam gerbong.
“Banyak penumpang yang terjepit di gerbong. Saya berhasil menyelamatkan diri keluar gerbong sebelum gerbong terbakar,” ujar salah satu penumpang, Ricardo Montesco.
“Saya melihat banyak penumpang tewas,” lanjutnya.
Kereta nahas itu mengalami kecelakaan di tengah perjalanan dari Stasiun Madrid menuju Ferro. Kereta terbalik dan menabrak dinding pembatas setelah tergelincir keluar rel.