Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Kondektur bus PO Karya Sari, Teguh Pribadi sempat menelefon keluarga dua jam sebelum kecelakaan. Teguh Pribadi yang ikut menjadi korban meninggal sempat menghubungi adiknya, Sri Endang Pujiastuti.
Melalui handphone pribadinya almarhum berpesan, agar Sri menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh keluarga besarnya yang ada di Jogoyudan, Wates, Kulonprogo tempat dia lahir dan dibesarkan.
"Pesan terakhir hanya itu, dan dia menutup telefon karena bus sudah akan berjalan,” tandas Ruswandi kakak kandung Teguh.
Istri almarhum, Sih Darti mengatakan pada Kamis 8 Agustus korban sempat pulang dan tidur di rumahnya. Pagi harinya kembali bekerja seperti biasanya dan tidak ada firasat apapun. Bahkan pada Sabtu 10 Agustus pagi, korban masih menghubunginya. Seperti biasanya dia meminta untuk disiapkan pakaian ganti dan akan diambil ketika melintas.
"Rencananya Minggu ini dia mau mengajak keluarga ke Wates untuk silaturahmi dan berlebaran,” ujarnya.