The Chaos
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 74427
- Sejak
- 29 Jun 2009
- Pesan
- 499
- Nilai reaksi
- 31
- Poin
- 28
Ini bukan thread berita, cuma mau nunjukin blunder koran Kompas. Liat bagian yang gue bold merah
================================================== =============
JAKARTA, kompas..com - Kepolisian saat ini masih menjaga dua korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta, yang juga disebut-sebut sebagai saksi kunci dalam peristiwa bom di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi.
Salah seorang aparat dari Kepolisian Sektor Setiabudi, yang tak mau diungkap namanya kepada kompas..com mengakui bahwa dua saksi kunci itu masih dalam perawatan. "Iya benar. Ada dua, Didik dan Andri," ungkapnya.
Ia pun tidak mengelak bahwa ada penjagaan khusus bagi kedua saksi kunci ini. Penjagaan dilakukan 24 jam secara bergiliran. "Tadi dari Polsek Setia Budi dan Polres Jakarta Selatan. Malam ini dari Polda. Ada bagian serse, buser dan lainnya," tutur Istiyantoro.
Dalam pantauan kompas..com , sejak siang tadi, ada mobil polisi yang standby di depan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Jakarta, di mana sebagian korban ledakan bom dirawat. Sekitar jam 18.00 ada mobil minibus milik polisi yang meninggalkan RS Jakarta. "Itu baru tukaran jaga," kata aparat tersebut yang ditemui usai berjaga
================================================== =============
JAKARTA, kompas..com - Kepolisian saat ini masih menjaga dua korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta, yang juga disebut-sebut sebagai saksi kunci dalam peristiwa bom di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi.
Salah seorang aparat dari Kepolisian Sektor Setiabudi, yang tak mau diungkap namanya kepada kompas..com mengakui bahwa dua saksi kunci itu masih dalam perawatan. "Iya benar. Ada dua, Didik dan Andri," ungkapnya.
Ia pun tidak mengelak bahwa ada penjagaan khusus bagi kedua saksi kunci ini. Penjagaan dilakukan 24 jam secara bergiliran. "Tadi dari Polsek Setia Budi dan Polres Jakarta Selatan. Malam ini dari Polda. Ada bagian serse, buser dan lainnya," tutur Istiyantoro.
Dalam pantauan kompas..com , sejak siang tadi, ada mobil polisi yang standby di depan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Jakarta, di mana sebagian korban ledakan bom dirawat. Sekitar jam 18.00 ada mobil minibus milik polisi yang meninggalkan RS Jakarta. "Itu baru tukaran jaga," kata aparat tersebut yang ditemui usai berjaga
