Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
layanin Federal Rusia untuk Pengawasan Komunikasi, Teknologi Informasi & Media Massa (Roskomnadzor) mengatakan bahwa pihaknya menuntut perusahaan teknologi asing termasuk Google, Airbnb, Pinterest, Likeme, Twitch, Apple & United Parcel Service Inc. karena melanggar undang - undang data pribadi. Rusia sudah mendenda Google 3 juta Rubel ($ 46.540) tahun lalu karena tidak menyimpan data pribadi pengguna Rusia dalam database di Rusia. Roskomnadzor mengatakan bahwa gugatan baru sudah diajukan kepada Google atas pelanggaran hukum Rusia yg berulang. Menurut Roskomnadzor, denda kalau mereka bersalah antara 6 juta rubel ($ 91,00) hingga 18 juta rubel ($ 273.000).
Namun, Roskomnadzor mengklaim bahwa perusahaan ini mungkin harus membayar antara 1 juta rubel ($ 15.000) hingga 6 juta rubel ($ 91,00) untuk pelanggaran pertama. Sejak konflik antara Rusia & Ukraina, beberapa perusahaan sudah meninggalkan Rusia. Sebagian akbar perusahaan ini adalah perusahaan yg memiliki hubungan dengan AS setelah beberapa sanksi oleh perusahaan Uni Eropa, AS & Inggris, dari wilayah ini sudah keluar dari pasar Rusia. Nah, Rusia tidak akan membiarkan mereka pergi dengan mudah & akan mengambil sebanyak mungkin sebelum mereka pergi. Selain denda, perusahaan-perusahaan ini mungkin harus kehilangan infrastruktur yg mereka miliki di Rusia.
Rusia Melakukan Proses Hukum Terhadap Google
Karena Google berulang kali menolak untuk menghapus konten yg dilarang Rusia, Rusia mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan kasus kepada hal tersebut. Negara ini juga akan menegakkan denda omset sebesar 7,2 miliar rubel ($ 110 juta). Menurut database layanin Marshals Federal Rusia (FSSP), pihak berwenang meluncurkan proses penegakan hukum kepada perusahaan pada 29 April berdasarkan putusan Pengadilan Moskow Tagansky, Moskow akan mendenda lebih dari 7,2 miliar rubel & juga, denda omset minimum 5% dari pendapatan tahunan di Google pada tahun 2020.
Menurut Interfax, pengadilan menghukum Google berdasarkan Pasal 13.41, paragraf 5, dari Kode Pelanggaran Administratif. Kode ini berkaitan dengan pelanggaran berulang untuk menghapus informasi oleh pemilik sumber daya internet.
Batas waktu Google untuk secara sukarela membayar denda yg kedaluwarsa pada 19 Maret. Pengadilan Rusia juga mendenda Google 3 juta rubel karena menolak untuk menghapus konten terlarang dari YouTube. Negara ini juga mendenda Google 11 juta rubel karena gagal menghapus konten yg dilarang Rusia.
Regulator komunikasi Rusia mengklaim bahwa mereka sedang mengerjakan langkah-langkah untuk menghukum Google karena "menyebarkan palsu" di platform YouTube. Pengadilan Distrik Tagansky di Moskow mengumumkan bahwa mereka mendapati Google bersalah atas pelanggaran administrasi. Kemudian mendenda perusahaan masing-masing 4 - 7 juta rubel.
Sumber
The Indian Express
Game News 24 Hari ini 08:19