Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Siapa sih yg gak tahu pertamina, raksasa bisnis di dunia pertambangan minyak di Indonesia. Apalagi usaha yg sangat menggiurkan saat ini adalah jualan bensin, siapa sih yg gak butuh bensin mau kendaraan ente bagus, buluk, atau beli kredit atau cash, baik itu baru atau second semua tetep butuh bensin.
Walau sekarang ada kendaraan listrik, tetapi belum banyak masih butuh proses yg lama supaya kendaraan listrik jadi booming.
Nah, ngomongin bensin nih jualan bensin ini biasanya secara official ada di SPBU namun terkadang di pelosok-pelosok kampung atau desa, SPBU ini jaraknya terlalu jauh. Maka ada orang secara perseorangan akhirnya jualan bensin eceran secara mandiri, yg awalnya dulu di dalam botol sekarang ini lebih canggih dengan nama Pertamini.
Nah tentu ada pertanyaan di benak banyak orang, apakah Pertamini adalah kawan bisnis dari Pertamina, ternyata usut punya usut mereka itu disebut bisnis ilegal oleh Pertaminan, yg tidak sesuai dengan standart pelayanan yg diterapkan oleh Pertamina.
Bahkan penjualan Pertamini & bensin eceran lainnya dapat dikenakan sanksi berupa sanksi penjara & juga denda, weleh ngeri yah!
Nah, lantas kalau Pertamini dilarang kenapa sih Pertamina malah ikut-ikutan bikin dengan nama Pertashop? Apa, gak kasian dengan usaha kecil mandiri, atau memang sengaja harap mematikan usaha rakyat kecil yg untungnya gak seberapa, dengan melarang Pertamini & penjual bensin eceran, atau memang ada alasan lain nih?
Tentu Pertashop yg hadir hingga pelosok desa, melihat peluang yg cukup terbuka lebar. Mereka mendirikan pom mini, supaya harga & standard keamanan dapat merakyat hingga ke pelosok desa. Terlebih melihat strategi bisnis pertamini yg laris manis padahal harga lebih mahal, kenapa tidak Pertamina mengerjakan hal serupa dengan bisnis yg legal.
Setidaknya Pertamina juga dapat menjangkau pasar yg lebih luas, kalau dulu cuma ada di SPBU akbar kini dapat masuk hingga ke pelosok desa terpencil dengan mendirikan pom mini yg pastinya menciptakan masyarakat lebih mudah untuk membeli bensin.
Dan juga tentunya mencegah perusahaan pesaing untuk berkembang, siapa pesaing pertashop? Tentu Exxon Mobil yg cuma bermain di pom mini, walau harganya lebih mahal & cuma menjual Ron 92 tetapi menjangkau daerah-daerah terpencil.
Tentu dengan adanya Pertashop dengan harga yg lebih murah otomatis, Exxon Mobil tak akan mudah berkembang pesat akhirnya. Malah yg ada, seperti disengaja untuk gulung tikar. Setidaknya itulah strategi bisnis yg dikembangkan Pertamina, jadi para juragan bensin yg harap bisnisnya jadi legal dapat jadi kawan resmi Pertamina dengan dana yg lebih murah daripada membuka SPBU.
Dan terakhir harap memasyarakatkan Pertamax, secara perlahan Pertamina mulai mengurangi subsidi bahan bakar bensin murah yg awalnya premium kini pertalite, & kini mulai sedikit demi sedikit harap dihilangkan hingga Pertamax jadi komoditas utama di masyarakat.
Yah, inilah dinamika bisnis yg ada ketika perusahaan dapat memberikan opsi lebih baik dengan inovasinya, tentu akan diterima oleh pasar. Karena gak ada bisnis yg abadi & terus laku dipasaran, karena zaman terus berkembang termasuk pertashop.
Besok kalau kendaraan listrik sudah bermasyarakat, tentu gak ada lagi dong yg isi bensin. Itulah dinamika perkembangan usaha, akan sering silih berganti tak ada yg abadi.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. Ane c4punk pamit undur diri, See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
Tulisan : c4punk@2023
referensi : 1, 2, 3
Pic : google