Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Gbr diambil dr : Kompas travel
Alkisah di suatu waktu, sewaktu teknologi & ilmu pengetahuan semaju saat ini, beberapa orang pemuda bersepakat untuk berkelana keluar dari desa kelahirannya untuk menuntut ilmu.
Mereka harap menambah pengetahuan & ketrampilan, supaya dapat berguna bagi desanya.
Dalam perjalanan mereka menuju ke kota, hinggalah mereka pada satu kedai kecil, berjarak kira-kira satu hari jauhnya dari kota tujuan.
Gbr diambil dr : rossonl.wordpress.com
Pemilik kedai melayani mereka dengan ramah. Setelah bercakap-cakap sejenak, bertanyalah si pemilik kedai tentang tujuan para pemuda itu meninggalkan desa kelahiran mereka.
"Kami harap mendapat pengetahuan & ketrampilan-ketrampilan baru untuk membangun desa kami.", Kira-kira itu jawab mereka.
Kemudian si pemilik kedai menjawab dengan antusias & hangat, "Mulia sekali tujuan kalian & benar-benar sebuah takdir bahwa kalian mampir ke kedaiku ini."
"Ketahuilah, sebenarnya saya kenal beberapa orang guru & pakar yg sedang mencari murid."
"Jika kalian tertarik, maka menginaplah barang sehari di rumahku ini. Aku akan pergi menemui mereka & menyampaikan keharapan kalian untuk berguru."
Pemuda-pemuda itu pun tertarik dengan tawaran si pemilik kedai & bersedia menginap semalam di tempatnya, sementara si pemilik kedai bergegas pergi untuk menemui guru-guru tersebut.
Keesokan harinya pemilik kedai datang dengan beberapa orang berjubah panjang, & penampilan mengesankan.
Gbr diambil dr : YouTube
Pemilik kedai pun memperkenalkan pemuda-pemuda dari desa itu dengan para guru ini.
Saat mereka sedang mengobrol, si pemilik kedai menarik pemimpin dari para pemuda itu menjauh, & berbisik, "Guru-guru ini bersedia mengajarkan ilmu mereka pada kalian, tetapi dengan biaya tertentu."
"Aku harap kalian membawa cukup uang untuk membiayai pendidikan kalian ini. Guru-guru ini sudah mengorbankan waktu & tenaga untuk mengajar kalian, jadi bukankah wajar bila kalian memberi sesuatu sebagai imbalan?", Demikian si pemilik kedai menjelaskan.
Singkat cerita pemuda-pemuda itu pun akhirnya belajar di bawah asuhan guru-guru tersebut, setelah penduduk desa di mana mereka berasal, bergotong royong mengumpulkan uang untuk biaya pendidikan mereka.
----
Sedikit rahasia yg tidak diketahui para pemuda itu adalah, seandainya mereka terus berjalan & hingga di kota yg jaraknya cuma satu hari perjalanan dari kedai itu, mereka akan menemukan satu sekolah biasa akbar yg mengajarkan semua ilmu & ketrampilan yg mereka cari dengan gratis.
Pengajar-pengajarnya pun tidak kalah pakar dengan guru-guru yg mengajar mereka secara berbayar.
Tp yg penting semua orang puas, para pemuda itu puas karena berhasil mendapatkan pengetahuan yg mereka cari.
Guru yg mengajar puas karena mendapatkan uang dengan mengajarkan apa yg mereka miliki (bahkan mungkin tanpa harus banyak berpikir, karena mereka cukup menyontek bahan-bahan pelajaran yg dapat didapat secara gratis di kota).
Si pemilik kedai juga puas, karena cukup dengan modal cuap-cuap dia sudah mengantongi uang.
Gbr diambil dr : CinemaBlend.com
Hari ini 12:10