Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kecelakaan dalam lalu lintas memang kerap sering terjadi. Bahkan menurut data dari Kementrian Indonesia, tiap 1 jam ada tiga nyawa melayang karena kecelakaan di jalan. Berbagai macam penyebab kecelakaan lalu lintas terjadi, & yg paling banyak adalah para pengendara yg tidak perduli atau malah ada yg sembrono tidak mentaati peraturan, berkendara bebas tanpa memakai helm, belum lulus uji SIM, ,melaju dengan laju tinggi, malah kadang-kadang lampu merah diterobos.
Ada sebuah kisah lama yg menarik dari negara Thailand, yg juga sempat jadi sorotan bertahun-tahun.
Berawal pada tanggal 27 Desember 2010, seorang gadis muda bernama Orachorn Thephasadin na Ayudha atau diketahui dengan nama Praewa, yg saat itu masih berusia 16 tahun & tanpa SIM dengan pedenya mengendarai mobil Honda Civic putih, lalu kemudian menabrak dibagian belakang sebuah mobil van didepannya, dimana di dalam kendaraan tersebut ada 14 orang yg berasal dari kampus Rangsit Universitas Thammasat yg terdiri dari mahasiswa & beberapa pegawai.
Tabrakan tersebut mengakibatkan mobil di depan terbalik & terjatuh dari jalan raya dari atas. Sebanyak delapan orang terlempar dari mobil & langsung meninggal ditempat, sementara satu lagi meninggal di rumah sakit, sedangkan lima orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Anehnya di pihak Praewa, walaupun mobil bagian depannya hancur ia cuma mengalami luka ringan, & seolah-olah tak ada tanda penyesalan & malah asyik main ponselnya padahal mayat-mayat sudah berserakan gara-gara perbuatannya.
Persidangan & penyelidikan berlangsung 4 tahun. Dia didakwa pada Juni 2011 atas mengemudi tanpa SIM, berkendara dengan sembrono yg menyebabkan kematian. tetapi baru pada Agustus 2012 dia dijatuhi sanksi 2 tahun penjara dengan 3 tahun ditangguhkan. Pada bulan April 2014, Pengadilan Tinggi memvonis Praewa dengan sanksi 2 tahun tetapi sanksi percobaan 4 tahun, selama 3 tahun, di mana Praewa harus melayani masyarakat selama 144 jam. Selain itu Praewa tidak diijinkan mengemudi hingga berusia 25 tahun.
Pada Agustus 2016, 2 tahun setelah hukuman, Praewa datang ke Pengadilan Keluarga & Pemuda setelah menyelesaikan 6 jam sehari pelayanan masyarakat di ruang gawat darurat di RS Sai Noi di Kota Nonthaburi.
Sebelumnya, Februari 2016, layanin masyarakat Praewa jadi menarik bagi publik Thailand ketika dia merujuk pengacara ke dokumen pengadilan yg ditandatangani oleh RS Phramongkutklao yg mengonfirmasi bahwa dia sudah mengerjakan 90 jam layanin masyarakat . Namun badan departemen mengatakan jam yg dia lakukan tak dapat dihitung karena rumah sakit tersebut tidak ada dalam daftar organisasi dimana orang-orang mengerjakan pelayanan masyarakat untuk menyelesaikan sanksi di masa percobaan. Preawa mengakui bila salah memahami hal tersebut & berharap hukumannya akan dipulihkan & disetujui oleh pengadilan. Jadi tidak hingga dua tahun setelah persidangan terakhir Praewa menyelesaikan permintaan layanin masyarakat 144 jamnya.
Praewa datang ke pengadilan bersama ibunya
Tidak selesai disitu Praewa & keluarganya mengerjakan penundaan kompensasi untuk keluarga korban, dari permintaan pengadilan adalah sebesar 25 juta baht ditambah kembang 7,5% dari saat kecelakan . Tapi dimana pada tahun 2019 banyak dari keluarga korban mengatakan kepada media bahwa mereka belum mendapatkan kompensasi apapun dari keluarga Praewa, bahkan permintaan maaf yg tulus darinya .
Diketahui Praewa berasal dari keluarga Thepasadin na Ayudhya yg didirikan oleh keturunan raja-raja sebelumnya & bangsawan istana keturunan tionghoa. Hal ini makin menciptakan amarah publik membesar, karena kekayaan & kekuasan dapat menciptakan seseorang lepas dari jerat hukum tak perduli sebesar apapun kejahatan yg dilakukan ,sepengetahuan publik Praewa tidak menghabiskan waktu seharipun dipenjara.
Setelah kecelakaan tersebut Praewa disebut-sebut mengganti namanya 2 kali & menikah dengan mantan anggota Dewan Legislatif Nasional Sorawee Ratpitakteerada, tetapi dalam wawancara tatap muka, ibunya mengatakan bahwa Praewa sudah bercerai.
Kisah ini jadi inspirasi sebuah Series di Thailand ``Girl From Nowhere ``, pada episode Minnie and Four Bodies. Diceritakan tentang seorang gadis bernama Minnie yg mengendarai mobil sembrono & dalam kondisi mabuk hingga dia menabrak van didepannya & menewaskan 4 orang. Namun karena kekayaan & koneksi yg dimiliki ayahnya dia lepas dari tanggung jawab apapun, meskipun dia akhirnya mendapat 4 karma berat sekalipun.
Salah satu episode Girl from Nowhere
Enak bgt ya gan habis bunuh 9 orang bebas dari tahanan bahkan sempetnya main ponsel ,yah walaupun dapat dikatakan ga sengaja sih tp y gak kayak gitu jg kalik
Yup udahan yah gan dari thread ane kali ini
law ada waktu ane bakalan bikin thread yg seru2 lagi.
Salam sayang & hingga jumpa.
Sumber
sumur
Kunjungi thread ane yg laen
1 HT : 11 Aktris Cantik Nan Sexy Yang Mempunyai Mata Terindah Versi Ane
2 HT : 9 Kebakaran Tempat Hiburan Kelab Malam Terburuk Yang Banyak Memakan Korban Jiwa
3 HT : Lagu-lagu Dari 5 Band Lawas Indonesia Yang Bikin Semangat Olahraga Versi Ane
4 HT : 8 Aktor Tampan Yang Memiliki Warna Mata Terindah Versi Ane
5 HT : AS
embunuh Berantai Di Indonesia Yang Paling Banyak Memakan Korban Untuk Ilmu Hitam Hari ini 19:53
Ada sebuah kisah lama yg menarik dari negara Thailand, yg juga sempat jadi sorotan bertahun-tahun.
Berawal pada tanggal 27 Desember 2010, seorang gadis muda bernama Orachorn Thephasadin na Ayudha atau diketahui dengan nama Praewa, yg saat itu masih berusia 16 tahun & tanpa SIM dengan pedenya mengendarai mobil Honda Civic putih, lalu kemudian menabrak dibagian belakang sebuah mobil van didepannya, dimana di dalam kendaraan tersebut ada 14 orang yg berasal dari kampus Rangsit Universitas Thammasat yg terdiri dari mahasiswa & beberapa pegawai.
Tabrakan tersebut mengakibatkan mobil di depan terbalik & terjatuh dari jalan raya dari atas. Sebanyak delapan orang terlempar dari mobil & langsung meninggal ditempat, sementara satu lagi meninggal di rumah sakit, sedangkan lima orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Anehnya di pihak Praewa, walaupun mobil bagian depannya hancur ia cuma mengalami luka ringan, & seolah-olah tak ada tanda penyesalan & malah asyik main ponselnya padahal mayat-mayat sudah berserakan gara-gara perbuatannya.
Persidangan & penyelidikan berlangsung 4 tahun. Dia didakwa pada Juni 2011 atas mengemudi tanpa SIM, berkendara dengan sembrono yg menyebabkan kematian. tetapi baru pada Agustus 2012 dia dijatuhi sanksi 2 tahun penjara dengan 3 tahun ditangguhkan. Pada bulan April 2014, Pengadilan Tinggi memvonis Praewa dengan sanksi 2 tahun tetapi sanksi percobaan 4 tahun, selama 3 tahun, di mana Praewa harus melayani masyarakat selama 144 jam. Selain itu Praewa tidak diijinkan mengemudi hingga berusia 25 tahun.
Pada Agustus 2016, 2 tahun setelah hukuman, Praewa datang ke Pengadilan Keluarga & Pemuda setelah menyelesaikan 6 jam sehari pelayanan masyarakat di ruang gawat darurat di RS Sai Noi di Kota Nonthaburi.
Sebelumnya, Februari 2016, layanin masyarakat Praewa jadi menarik bagi publik Thailand ketika dia merujuk pengacara ke dokumen pengadilan yg ditandatangani oleh RS Phramongkutklao yg mengonfirmasi bahwa dia sudah mengerjakan 90 jam layanin masyarakat . Namun badan departemen mengatakan jam yg dia lakukan tak dapat dihitung karena rumah sakit tersebut tidak ada dalam daftar organisasi dimana orang-orang mengerjakan pelayanan masyarakat untuk menyelesaikan sanksi di masa percobaan. Preawa mengakui bila salah memahami hal tersebut & berharap hukumannya akan dipulihkan & disetujui oleh pengadilan. Jadi tidak hingga dua tahun setelah persidangan terakhir Praewa menyelesaikan permintaan layanin masyarakat 144 jamnya.
Praewa datang ke pengadilan bersama ibunya
Tidak selesai disitu Praewa & keluarganya mengerjakan penundaan kompensasi untuk keluarga korban, dari permintaan pengadilan adalah sebesar 25 juta baht ditambah kembang 7,5% dari saat kecelakan . Tapi dimana pada tahun 2019 banyak dari keluarga korban mengatakan kepada media bahwa mereka belum mendapatkan kompensasi apapun dari keluarga Praewa, bahkan permintaan maaf yg tulus darinya .
Diketahui Praewa berasal dari keluarga Thepasadin na Ayudhya yg didirikan oleh keturunan raja-raja sebelumnya & bangsawan istana keturunan tionghoa. Hal ini makin menciptakan amarah publik membesar, karena kekayaan & kekuasan dapat menciptakan seseorang lepas dari jerat hukum tak perduli sebesar apapun kejahatan yg dilakukan ,sepengetahuan publik Praewa tidak menghabiskan waktu seharipun dipenjara.
Setelah kecelakaan tersebut Praewa disebut-sebut mengganti namanya 2 kali & menikah dengan mantan anggota Dewan Legislatif Nasional Sorawee Ratpitakteerada, tetapi dalam wawancara tatap muka, ibunya mengatakan bahwa Praewa sudah bercerai.
Kisah ini jadi inspirasi sebuah Series di Thailand ``Girl From Nowhere ``, pada episode Minnie and Four Bodies. Diceritakan tentang seorang gadis bernama Minnie yg mengendarai mobil sembrono & dalam kondisi mabuk hingga dia menabrak van didepannya & menewaskan 4 orang. Namun karena kekayaan & koneksi yg dimiliki ayahnya dia lepas dari tanggung jawab apapun, meskipun dia akhirnya mendapat 4 karma berat sekalipun.
Salah satu episode Girl from Nowhere
Enak bgt ya gan habis bunuh 9 orang bebas dari tahanan bahkan sempetnya main ponsel ,yah walaupun dapat dikatakan ga sengaja sih tp y gak kayak gitu jg kalik
Yup udahan yah gan dari thread ane kali ini
law ada waktu ane bakalan bikin thread yg seru2 lagi.
Salam sayang & hingga jumpa.
Sumber
sumur
Kunjungi thread ane yg laen
1 HT : 11 Aktris Cantik Nan Sexy Yang Mempunyai Mata Terindah Versi Ane
2 HT : 9 Kebakaran Tempat Hiburan Kelab Malam Terburuk Yang Banyak Memakan Korban Jiwa
3 HT : Lagu-lagu Dari 5 Band Lawas Indonesia Yang Bikin Semangat Olahraga Versi Ane
4 HT : 8 Aktor Tampan Yang Memiliki Warna Mata Terindah Versi Ane
5 HT : AS
embunuh Berantai Di Indonesia Yang Paling Banyak Memakan Korban Untuk Ilmu Hitam Hari ini 19:53