Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) mencatat adanya sejumlah permasalahan selama berlangsungnya Pilkada DKI Jakarta 2012.
"Salah satunya adalah masalah dukungan terhadap pasangan calon. Seharusnya ada sistem tersendiri, mungkin Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa menyusun format baku untuk hal ini," kata Ketua KIPP Wahyu Dinata ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu.
Selain itu, menurut Wahyu, masih ada juga sejumlah kendala terkait pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) selama berlangsungnya Pilkada DKI Jakarta 2012.
"Meskipun sudah ada sistem pendataan yang sistematis, permasalahan ini (DPT) masih saja muncul. Jadi, masih perlu melibatkan pemantau atau pengawas independen," kata Wahyu.
Wahyu mengungkapkan Pilkada kali ini juga tidak terlepas dari permasalahan money politics atau politik uang dan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Terkait organisasi masyarakat (ormas), Wahyu menilai saat ini perannya semakin meningkat yang ditunjukkan dengan aktif mendukung para kandidat.
"Peran ormas semakin mmeningkat dalam mengawal jalannya Pilkada DKI Jakarta 2012. Mereka (ormas) turut berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada para kandidat," kata Wahyu.
KIPP juga menyoroti kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang dinilai masih kurang dalam melakukan fungsi pengawasan.
"Salah satunya adalah masalah dukungan terhadap pasangan calon. Seharusnya ada sistem tersendiri, mungkin Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa menyusun format baku untuk hal ini," kata Ketua KIPP Wahyu Dinata ketika dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu.
Selain itu, menurut Wahyu, masih ada juga sejumlah kendala terkait pendataan Daftar Pemilih Tetap (DPT) selama berlangsungnya Pilkada DKI Jakarta 2012.
"Meskipun sudah ada sistem pendataan yang sistematis, permasalahan ini (DPT) masih saja muncul. Jadi, masih perlu melibatkan pemantau atau pengawas independen," kata Wahyu.
Wahyu mengungkapkan Pilkada kali ini juga tidak terlepas dari permasalahan money politics atau politik uang dan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Terkait organisasi masyarakat (ormas), Wahyu menilai saat ini perannya semakin meningkat yang ditunjukkan dengan aktif mendukung para kandidat.
"Peran ormas semakin mmeningkat dalam mengawal jalannya Pilkada DKI Jakarta 2012. Mereka (ormas) turut berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada para kandidat," kata Wahyu.
KIPP juga menyoroti kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang dinilai masih kurang dalam melakukan fungsi pengawasan.