• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Khusus yang ingin Mengenal Jesus Kristus

xerox

IndoForum Newbie A
No. Urut
11199
Sejak
8 Feb 2007
Pesan
356
Nilai reaksi
13
Poin
18
Menguak Misteri Jesus & ajaran Jesus

NOTE:
mohon jangan reply atau quote dulu yah....

Team Moderator, monggo dipindahkan ke lokasi yang sesuai rasanya kurang tepat dipindahkan ke Thread Religi Katholik, karena nantinya ada isi yang tidak sependapat dengan paham Tritunggal :D
=====
Silsilah Jesus:

Jesus dari keturunan Daud karena ahli waris Daud.

Injil Kanonik menuliskan bahwa Jesus adalah anak Allah karena lahir atas Kehendak ALLAH; / tiupan hembusan ALLAH! dan bukan karena keinginan kedagingan seorang lelaki.

Note: tidak ada yang tidak mungkin! jikalau itu adalah kehendak ALLAH!, ALLAH hanya perlu berkata "JADI!" maka "Terjadilah"!

dalil:
Matius
1:18
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

1:19
Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

1:21
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

1:22
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:

1:23
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.

1:24
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

1:25
tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40
Yusuf bukan ayah kandung Jesus, namun secara catatan sipil dan secara hukum, Yusuf adalah ayah Jesus.

ada 14 keturunan kali 3, yaitu:

14 keturunan pertama; sejak Abraham hingga Daud,
14 keturunan kedua; dari Daud hingga masa pembuangan ke Babel
14 keturunan ketiga; dari masa pembuangan ke Babel hingga Jesus Kristus

-------------



Dari Abraham sampai Daud:
01.Abraham / Ibrahim
02.Ishak / Ishaq
03.Yakub / Yaqub (alias Israel)
04.Yehuda&saudara-2"x (Ruben, Gad, Asyer, Naftali, Manasye, Simeon, Lewi, Isakhar, Zebulon, Benyamin & Yusuf)
05.Peres dan Zerah
06.Hezron
07.Ram
08.Aminadab
09.Nahason
10.Salmon
11.Boas
12.Obed
13.Isai
14.Daud / Dawud

Dari Salomo sampai masa pembuangan ke Babel:
01.Salomo / Sulaiman / Sulayman.
02.Rehabeam
03.Abia
04.Asa
05.Yosafat
06.Yoram
07.Uzia
08.Yotam
09.Ahas
10.Hizkia
11.Manasye
12.Amon
13.Yosia
14.Yoyakim alias Elyakim (nama Yoyakim adalah nama pemberian dari Firaun Nekho)


Dari masa pembuangan ke Babel sampai Jesus:
01.Yekhonya (Yoyakhin)
02.Sealtiel
03.Zerubabel
04.Abihud
05.Elyakim
06.Azor
07.Zadok
08.Akhim
09.Eliud
10.Eleazar
11.Matan
12.Yakub / Yakuub
13.Yusuf dan Maria (Maryam)
14.Jesus yang disebut Kristus / Isa Almasih.

Saudara Maria / Maryam bernama Elisabeth (suku Harun), suami Elisabeth bernama Zakaria (suku Abia).

Zakaria+Elisabeth mempunyai anak bernama Yohanes Pembabtis (titisan Nabi Elia).

Dalil:
Matius
11:13
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

11:14
dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.

-
Ref:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=11
==========

Kesaksian Jesus tentang ke-Nabi-an Yohanes Pembabtis; adalah Nabi yang terbesar dari antara para NABI:

Dalil:
Matius

11:7
Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?

11:8
Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.

11:9
Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.

11:10
Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.

11:11
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.


Ref:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=11
---

kuburan / makam Nabi Yohanes Pembabtis / Nabi Yahya bin Zakariyya di syria http://www.youtube.com/watch?v=yJSRuQ32GtI

Note:
Nabi Yohanes Pembabtis adalah orang yang berbeda dengan Yohanes Rasul (murid Jesus penulis Kitab Yohanes)


Mosaik silsilah Jesus pada jendela Gereja:


----

berbicara tentang Jesus dari Nazaret banyak anggapan tentang Jesus = pengkhotbah/pengajar, penyembuh, guru/rabbi, pembuat mujizat.

Jesus berdarah campuran Yahudi dan suku Harun (Maria / Maryam keturunan Harun).

Dalam ajaran Kristen terkenal dengan nama Jesus Kristus.

Orang Kristen percaya, Jesus adalah Anak Allah (orang yang paling berkenan perbuatan dan jalan hidupnya dihadapan ALLAH), Masyiakh / Mesias / Juru Selamat umat manusia.

--
Sedangkan Jesus menjabarkan Anak Allah = "Pembawa Damai"

Dalil:
Matius 5:9

Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Ref:

Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=5
--

Nama "Jesus" adalah berasal dari bahasa Yunani Ιησους [Iēsoûs], yang bersumber pada bahasa Ibrani yaitu:

Yehoshua; yang berarti: "Orang yang selalu dalam Pertolongan ALLAH" / "Selalu dalam naungan ALLAH" / "selalu disertai ALLAH"

"Kristus" berasal dari bahasa Yunani Χριστός [Christos], yang dari bahasa Ibrani Masyiakh / "Mesias", berarti "yang diurapi ALLAH" atau "yang terpilih / yang dipilih ALLAH".

Dalam bahasa Aram; عيسى juga dikenal dengan nama Isa bin Maryam yang berarti Isa putra dari Maria.

pembawa Injil / khabar baik karya penebusan dan pembuat keajaiban.

Berbeda dengan masa kecilnya yang tidak diketahui (selain cerita kelahirannya dan kisah Yesus pada umur 12 tahun sedang mengajar di Bait Allah, Yerusalem), kita memiliki banyak informasi tentang tiga tahun terakhir hidupnya, dan khususnya minggu terakhir, dari keempat Injil Kanonik serta tulisan-tulisan Paulus dan murid-muridnya yang lain.

Tindakan dan perkataan Jesus yang dicatat dalam Injil Kanonik merupakan ajaran dasar kekristenan / tiang Gereja / Suri Tauladan hidup yang berkenan di hadapan ALLAH.

Dalil:
Matius 3:16

Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

3:17
lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

----
Ref:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=3
----

=====================================
Yohanes Pembabtis adalah Nabi dari segala Nabi?
=====================================

Pada ulasan ayat-ayat di atas;

1. Jesus menyatakan Yohanes Pembabtis adalah seseorang yang lebih dari Nabi.

2. Jesus menyatakan; Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis.

lalu?? :-O

bukankah dengan demikian; apakah Jesus menyatakan diri Jesus lebih rendah tingkatan-Nya daripada Yohanes Pembabtis?

bukankah Jesus termasuk seseorang yang dilahirkan oleh perempuan? :-O

>:D<

Jesus adalah pribadi yang tidak pernah menyombongkan diri! ;)

mari kita lihat pernyataan Yohanes Pembabtis tentang Jesus:

Dalil:

Matius


3:11
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

3:12
Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."

3:13
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.

3:14
Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"

3:15
Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

Ref:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=3
;) itulah perkataan Yohanes Pembabtis yang menyatakan Jesus lebih berkuasa daripada diri Yohanes Pembabtis >:D<

so? apakah Jesus=ALLAH? :-/

nanti akan kita bahas kemudian; dalam sesi berikutnya, setelah sesi ulasan Kitab-kitab dalam Alkitab.

maximum abjad sudah tidak memungkinkan untuk diposting dalam 1 bagian :D >:D<

===============
review karya Jesus:
===============

Jesus mengajar di Galilea dan Yudea, dengan pesan penyangkalan diri dan pengampunan dosa.
Hukum terutama yang Jesus ajarkan adalah hukum Kasih, bahwa manusia harus mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia, pedoman terhadap sesama manusia sesuai dengan Hukum Taurat / 10 Perintah ALLAH nomor 5 s/d 10.

Jesus dihukum mati di Jerusalem oleh Pontius Pilatus Gubernur Kekaisaran Romawi, karena ditekan oleh massa yang gelap mata, dan dieksekusi dengan disalibkan.

Jesus wafat dan dimakamkan [perayaan Jum'at AGUNG], berbeda dengan pandangan Islam yang tidak percaya / tidak menerima bahwa Jesus wafat dan bangkit, orang Kristen percaya bahwa Jesus bangkit kembali dari alam maut pada hari ketiga.

kebangkitan inilah Paskah bagi orang Kristen.

Jesus juga pernah merayakan Paskah, namun saat itu adalah perayaan hari roti tidak beragi "perayaan bangsa Israel keluar dari Mesir"

Ajarannya pada awalnya disebarkan oleh keduabelas rasul Jesus, dan setelah Yudas digantikan oleh Matius.

--------
Paulus:
--------

Paulus, adalah seorang Farisi yang mula-mula menganiaya pengikut Jesus, namun akhirnya bertobat dan menjadi pengabar Injil yang masyhur. (Injil saat itu khabar baik / karya penebusan)

Mula-mula ajarannya disebarkan di daerah Israel kepada kaum Yahudi, namun akhirnya juga kepada bangsa-bangsa lain bukan Yahudi, dimulai dari panglima Romawi, Kornelius, hingga akhirnya merambah ke seluruh Asia Minor dan Afrika Utara, daratan Eropa Barat, Eropa Timur, Rusia, benua Amerika dan Australia, dan akhirnya ke Asia.

---------
12 Rasul:
---------

Di dalam lingkaran dalam, Jesus memiliki 12 orang murid, yang kemudian disebut rasul yaitu:

01.Simon yang disebut Petrus (dalam bahasa Aram = Simon bar Yonah); seorang Nelayan dari Betsaida, Galilea.
02.Andreas; saudara Simon Petrus.
03.Yakobus (anak Zebedeus)
04.Yohanes (anak Zebedeus) bukan Yohanes Pembabtis; krn Yohanes Pembabtis adalah saudara Jesus.
05.Filipus; dari Betsaida juga.
06.Yakobus anak Alfeus.
07.Matius pemungut cukai orang suku Lewi.
08.Simon orang Kana / orag Zelot.
09.Yudas Iskariot (nama Iskariot = kota-kota Yudea di Keriot), dan
10.Tomas (namanya berasal dari kata bahasa Aram T'oma' = kembar)
11.Bartolomeus putra Talemai atau orang Ptolemais (dalam Bahasa Aram "bar-Talemai").
12.Tadeus alias Yudas Tadeus anak Yakobus.

====
Note:
Yudas Iskariot yang bunuh diri (perut terbelah) digantikan oleh Matias.
====

dari 12 Rasul; tiga orang murid yang lebih sering diajak Jesus untuk menyaksikan dan belajar dari pelbagai mujizat yang diadakan oleh Jesus:

Simon Petrus, Yakobus dan Yohanes; dari ketiga murid tersebut, Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi Yesus (Yohanes 21:20).


---
=========
nama 12 anak-anak Yakub / Israel memiliki arti:
[mewakili 12 suku Israel]

1 Yehuda = "Sekali ini aku akan bersyukur kepada ALLAH."
2 Ruben = "Sesungguhnya ALLAH telah memperhatikan kesengsaraanku; sekarang tentulah aku akan dicintai oleh suamiku."
3 Gad = "Mujur telah datang."
4 Asyer = "Aku ini berbahagia! Tentulah perempuan-perempuan akan menyebutkan aku berbahagia."
5 Naftali = "Aku telah sangat hebat bergulat dengan kakakku, dan akupun menang."
6 Manasye = "Allah telah membuat aku lupa sama sekali kepada kesukaranku dan kepada rumah bapaku."
7 Simeon = "Sesungguhnya, ALLAH telah mendengar, bahwa aku tidak dicintai, lalu diberikan-Nya pula anak ini kepadaku."
8 Lewi = "Sekali ini suamiku akan lebih erat kepadaku, karena aku telah melahirkan tiga anak laki-laki baginya."
9 Isakhar = "Allah telah memberi upahku, karena aku telah memberi budakku perempuan kepada suamiku."
10 Zebulon = "Allah telah memberikan hadiah yang indah kepadaku; sekali ini suamiku akan tinggal bersama-sama dengan aku, karena aku telah melahirkan enam orang anak laki-laki baginya."
11 Benyamin = "Janganlah takut, sekali inipun anak laki-laki yang kaudapat."
12 Yusuf = "Allah telah menghapuskan aibku"

bangsa terpilih 12.000 orang dari setiap suku; 144.000 orang tersebut adalah kumpulan untaian nama suku2 israel ini: Yehuda - Ruben - Gad - Asyer - Naftali - Manasye - Simeon - Lewi - Isakhar - Zebulon - Benyamin - Yusuf.

prosa bait artinya menjadi:

semua akan memuji Allah
karena mereka telah mendapat (melihat) Anak Allah dan
dibaharui sehingga menjadi tentara yang kuat dan beroleh berkat.
inilah orang-orang yang diberkati
ketika mereka bergumul untuk mencapai kemenangan
dan (me)lupa(kan) segala sesuatu sebagaimana mereka melepaskan diri sendiri
sehingga hanya mendengar
dan bersekutu dengan Allah (Semesta Alam).
mereka sudah dibeli dengan harga mahal (dibayar hingga lunas)
sehingga mereka hidup bersama-sama dengan Allah di tempat yang maha tinggi.
kemudian Allah menambahkan tugas mereka
sehingga mereka (anak laki-laki itu) menjadi tangan kanan Allah (masuk pada kekekalan).

=========================
Garis Besar Kitab-Kitab dalam Alkitab:
=========================


di-kelompok-kan menjadi 2, yaitu:

Perjanjian Lama = Sebelum Kelahiran Jesus.
Perjanjian Baru = Saat-saat Kelahiran / Setelah Jesus.

Injil termuat dalam Perjanjian Baru:
-------
review:
-------


Kitab-kitab dalam Alkitab: [Perjanjian Lama]

Kejadian disebut juga kitab Bereshit / Kitab pertama Taurat Musa.
Keluaran / Ve-eleh shemoth ; berisi 10 perintah ALLAH / Kitab kedua Taurat Musa.
Imamat / Liber Leviticus / wayyikra / Kitab ketiga Taurat Musa.
Bilangan / be-midbar / numeri / Kitab keempat Taurat Musa.
Ulangan / Eleh ha-devarim / Kitab kelima Taurat Musa.
Yosua / Yehoshua
Hakim-hakim / liber Judicum
Rut
1 Samuel [tokoh Nabi Samuel, Raja Saul dan Daud sebelum menjadi Raja]
2 Samuel [kisah Raja Daud dan pemerintahan Raja Daud]
1 Raja-raja [Daud wafat & Salomo/Sulayman menjadi Raja, Salomo membangun Bait Allah / Baitullah; tokoh menonjol Nabi Elia]
2 Raja-raja [th586 S.M. Nebukadnezar menghancurkan Jerusalem; Raja Yoyakhin dibebaskan dari penjara; tokoh menonjol Nabi Elisa]
1 Tawarikh / Paraleipomena / divre hayyamim [pandangan lain kisah Samuel, Daud dan Salomo]
2 Tawarikh [cara pandangan / sisi lain kisah wafatnya Salomo / Sulayman; pemberontakan Yerobeam melawan Raja Rehabeam]
Ezra [Kisah Nabi Ezra membawa umat kembali dari Babel ke Jerusalem & pembangunan kembali Bait Allah yang hancur di Jerusalem]
Nehemia [peresmian tembok Jerusalem; Nehemia sebagai pejabat Bait Allah]
Ester [kisah permaisuri Ester menyelamatkan orang Yahudi]
Ayub / Ayyub / Yob / Yobe / Iyyov [lihat Makam / Kuburan Ayub= http://www.youtube.com/watch?v=qqJuHoqFJRk ]
Mazmur / Mizmor / Mitsmor / Zabur / Psalmos / Psalm [Kumpulan doa & sajak sebagian besar karangan Raja Daud]; Jesus mengutip perkataan Gembala dari Kitab Mizmor ini.
Amsal / Liber Proverbiorum / Mashal / Mishlei / Míshlê Shelomoh / (Petuah Raja Salomo / Sulayman), Nasihat moralistis / falsafi / Filsafat dalam bentuk syair.
Pengkhotbah / Ecclesiastes / Qoheleth / Qahal
Kidung Agung / Shir-HaShirim [karya Raja Salomo / Sulayman]
Yesaya / Yeshayahu [ramalan datangnya Raja dari keturunan Daud / ramalan kelahiran Jesus]
Yeremia / Yirmeyahu
Ratapan / Threnoi / qinoth / Eikha / Ekhah [ditulis Nabi Yeremia]
Yehezkiel / Ezekiel / Hizqeel / Dhul-Kifl / Dhu'l Kifl / Zulkifli
Daniel penasehat Raja Nebukadnezar; pasal 2:4a s/d 7 dalam bahasa bahasa Aram; sisanya bahasa Ibrani.
Hosea berasal dari Kerajaan daerah Utara Israel tampil sesudah Nabi Amos.
Yoël
Amos asal dari Tekoa, sebuah kota di Yehuda; tenggara Betlehem, adalah nabi pertama dalam Alkitab yang pesannya dicatat secara terperinci.berkhotbah kepada orang-orang Israel di kerajaan utara sekitar pertengahan abad ke-8 SM.
Obaja meramalkan bahwa bangsa Edom akan dihukum dan ditaklukkan seperti bangsa-bangsa lain yang memusuhi Israel.
Yunus bin Amittai / Yonah pada masa pemerintahan Yerobeam ke 2 (786-746 SM)
Mikha sejaman dgn Yesaya; asal dari kerajaan selatan; juga menyatakan akan lahir Raja Besar dari keturunan DAUD.
Nahum
Habakuk
Zefanya
Hagai
Zakharia mendapat penglihatan Bait Allah yang hancur di Jerusalem akan dibangun kembali; dan akan ada Lahir Raja Besar sebagai Juru selamat dan juga tentang hari Kiamat / hari Penghakiman.
Maleakhi ditulis pada abad 5SM setelah pembangunan kembali Bait ALLAH yang hancur di Jerusalem

------------------------------------
Nabi-Nabi dalam Perjanjian Lama:
------------------------------------
Nabi-Nabi Awal:
Nabi Musa, Nabi Yosua, Nabi Samuel, Nabi Elia, Nabi Elisa, Nabi Ezra.

Nabi-Nabi Akhir:
Nabi Yesaya, Nabi Yeremia, Nabi Yehezkiel.

Nabi-Nabi Kecil:
Nabi Hosea, Nabi Yoël, Nabi Amos, Nabi Obaja, Nabi Yunus, Nabi Mikha, Nabi Nahum, Nabi Habakuk, Nabi Zefanya, Nabi Hagai, Nabi Zakharia, Nabi Maleakhi.

Note: disebut Nabi-Nabi kecil karena kitabnya sedikit


----------------------------
Termasuk Kitab-kitab Nevi'im:
----------------------------
Yosua
Hakim-hakim
1 Samuel
2 Samuel
1 Raja-raja
2 Raja-raja
Yesaya
Yeremia
Yehezkiel
Hosea
Yoël
Amos
Obaja
Yunus
Mikha
Nahum
Habakuk
Zefanya
Hagai
Zakharia
Maleakhi

-----------------------------
Termasuk Kitab-kitab Ketuvim:
-----------------------------
Mazmur
Amsal
Ayub
Kidung Agung
Rut
Ratapan
Pengkhotbah
Ester
Daniel
Ezra
Nehemia
1 Tawarikh
2 Tawarikh
-

-----------------
Deuterokanonika:
-----------------
Kitab Tobit
Kitab Yudit
Kitab 1 Makabe
Kitab 2 Makabe
Kitab Kebijaksanaan (Salomo)
Kitab Yesus bin Sirakh (Eklesiastikus)
Kitab Barukh, termasuk Surat Yeremia (Tambahan Yeremia)
Kitab Tambahan Daniel
Kitab Tambahan Ester
--------------------

Kitab-Kitab Deuterokanonika adalah kitab-kitab yang ditulis dalam bahasa ARAM.

Kata Deuterokanonika berasal dari Bahasa Yunani = 'termasuk kanon kedua'.

Umat Kristiani Protestan membuang Deuterokanonika dari daftar Alitab perjanjian Lama; mereka meng-anggap Kitab-Kitab tsb sebagai bagian dari Kitab Apokrif. Karenanya Kitab-kitab ini; tidak akan kita jumpai dalam Alkitab Ibrani / versi Protestan; dianggap sebagai Protokanonik karena ditulis dalam bahasa Aram

----
tapi
----

Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Katholik Roma masih meng-anggap kumpulan Kitab Deuterokanonika sebagai bagian yang Kanonik dari perjanjian Lama.

-------
review:
-------
Dalam Kitab Tobit, dikisahkan seorang taat bernama Tobit yang kerap memberikan perpuluhan ke Bait ALLAH / Baitullah.

Dituliskan dalam Bait ALLAH; terdapat 3 golongan Imam, yang secara bergilir / bergantian memimpin Umat:

Imam Keturunan Abia
Imam Keturunan Harun
Imam keturunan Lewi

=========
Injil Apokrif:
=========
Termasuk dalam golongan Apokrif dan tidak dikanonkan karena hanya salinan dan Jiplakan dari Injil-injil Kanonik; yang disesatkan; mengemukakan ajaran-ajaran dari sudut pandang yang sangat berbeda / gnostik / ajaran-ajaran kekerasan untuk mencapai tujuan; yang bertentangan dengan ajaran dasar Jesus "Hukum Kasih". Terutama gugur dalam uji keaslian (ajaran sesat).

Injil-injil ini termasuk dalam tulisan-tulisan apokrif :

Injil Tomas
Injil Yudas
Injil Filipus
Injil Petrus
Injil Maria Magdalena
Injil Yakobus
Injil Bartolomeus
Injil Barnabas
Injil Andreas
Injil Nikodemus
Injil Matias
Injil Mesir
Injil Ibrani
Injil Nazaret
Injil Ebionim (Ebionites)
Injil Hawa
Injil Kebenaran
Injil Kesempurnaan
Injil Empat Alam Surgawi (Four Heavenly Realms)
Injil Dua Belas
Injil Tujuh Puluh
Injil Tadeus
Injil Cerinthus
Injil Basilides
Injil Marsion
Injil Appelles
Injil Bardesanes
Injil Mani
Injil Hermes.

=============================
Ulasan Singkat Kitab-Kitab dalam Alkitab:
=============================


Kitab Kejadian taken from Septuaginta

(Bahasa Latin: Genesis) merupakan buku pertama buku pertama kitab Taurat Musa dan jadi Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani kitab ini disebut Bereshit. Sedangkan dalam beberapa bahasa Eropa, disebut dengan nama Genesis. Kata ini diambil dari terjemahan bahasa Latin Santo Hieronimus yang mengambilnya dari Septuaginta, terjemahan bahasa Yunani (Γένεσις). Ini artinya adalah "kelahiran", "penciptaan", "permulaan", "sumber" dan "asal".

-------
Kitab Keluaran taken from Septuaginta

merupakan buku kedua kitab Taurat Musa dan jadi Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani kitab ini disebut Shemoth dari kata-kata pertama Ve-eleh shemoth. Sedangkan dalam beberapa bahasa Eropa, disebut dengan nama Exodus. Kata ini diambil dari terjemahan bahasa Latin Santo Hieronimus yang mengambilnya dari Septuaginta, terjemahan bahasa Yunani. Ini artinya adalah "keluaran", dan terutama "keluaran" bangsa Yahudi dari tanah Mesir, di mana mereka diperbudak.

Tokoh utama dalam kitab ini adalah Musa, orang yang dipilih ALLAH untuk memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Bagian yang paling terkenal dari buku ini ialah daftar Sepuluh Perintah Allah.

-------
Kitab Imamat taken from Septuaginta

adalah kitab ketiga tanakh dan juga kitab Taurat Musa. Dalam beberapa bahasa Eropa, kitab ini disebut Leviticus, yang diambil dari bahasa Latin: Liber Leviticus dari bahasa Yunani: (το) Λευιτικόν. Dalam bahasa Ibrani, kitab ini disebut wayyikra yang artinya adalah: “Maka dipanggil-Nya”, kata-kata pertama kitab ini.

Kitab ini berisi peraturan-peraturan untuk ibadat dan upacara-upacara agama bangsa Israel di zaman dahulu. Juga untuk para imam (kaum Lewi) yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya.

Yang menjadi pokok dalam buku ini ialah kesucian Tuhan, dan bagaimana manusia harus hidup dan beribadat supaya tetap mempunyai hubungan baik dengan Yahwe, Tuhan Israel. Petikan yang paling terkenal dari buku ini ialah yang oleh Jesus disebut perintah utama yang kedua, "Cintailah sesamamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri" (19:18).

-------
Kitab Bilangan taken from Septuaginta

adalah kitab keempat Tanakh dan Taurat Musa. Kitab ini menceritakan peristiwa-peristiwa yang dialami oleh bangsa Yahudi ketika berada selama 38 tahun di padang pasir.

Dalam bahasa Ibrani, kitab ini disebut be-midbar, yang artinya adalah di “daerah liar”, kata-kata pertamanya dalam kitab ini. Sedangkan kata bilangan adalah terjemahan dari septuaginta, numeri, tentang cacah jiwa bangsa Yahudi.

Sensus penduduk ini tercatat dilakukan dua kali. Sensus ini hanya mencatat pria Israel berumur 20 tahun ke atas yang mampu berperang, yang berarti para wanita, anak-anak, dan manula jika dihitung dapat membuat jumlahnya dua kali lebih banyak. Sensus pertama dicatat pada pasal pertama setelah bangsa Israel keluar dari Mesir

“Jadi semua orang Israel yang dicatat menurut suku-suku mereka, yaitu orang-orang yang berumur dua puluh tahun ke atas dan yang sanggup berperang di antara orang Israel, berjumlah [603.530] orang”
— Bilangan 1:45-46

sedangkan sensus kedua (pasal 26) yang dilakukan sebelum bangsa Israel memasuki tanah Kanaan mencatat jumlah bangsa Israel berkurang karena 24.000 orang yang mati di pasal 24.

“Itulah orang-orang yang dicatat dari orang Israel, [601.730] orang banyaknya”.
— Bilangan 26:51

-------

Kitab Ulangan taken from Septuaginta

adalah kitab kelima daripada tanakh dan juga kitab Taurat Musa. Dalam bahasa Ibrani, disebut sebagai Devarim ("kata-kata"), dari kalimat permulaan "Eleh ha-devarim."

Dalam beberapa bahasa di Eropa, kitab ini disebut Deuteronomium, dari bahasa Latin yang mengambilnya dari septuaginta dalam bahasa Yunani: Δευτερουόμιου. Sebenarnya hal ini merupakan kesalahan alihbahasa dari aslinya dalam bahasa Ibrani dari pasal 17:18; “Apabila ia duduk di atas takhta kerajaan, maka haruslah ia menyuruh menulis baginya salinan hukum ini menurut kitab yang ada pada imam-imam orang Lewi.” Oleh penulis septuaginta hal ini diterjemahkan menjadi: “menulis untuk dirinya salinan hukum ini”. Tetapi kesalahan ini tidak terlalu parah.

Kitab Ulangan terdiri dari serangkaian khotbah-khotbah yang diucapkan Musa di depan bangsa Israel waktu mereka berada di negeri Moab. Mereka berhenti di situ sesudah mengakhiri perjalanan panjang lewat padang gurun dan sebelum masuk ke Kanaan untuk menduduki negeri itu.

-------


=========================================================
berikut bersambung ke next posting karena tidak muat dalam satu postingan.
=========================================================

mohon jangan reply atau quote dulu yah....
 

xerox

IndoForum Newbie A
No. Urut
11199
Sejak
8 Feb 2007
Pesan
356
Nilai reaksi
13
Poin
18
Posting ke2 - Sambungan krn tidak cukup dalam 1 posting

NOTE: masih dalam tahap penulisan;

mohon jangan reply atau quote dulu yah....

====================================
Sambungan 1 Ulasan Singkat Kitab-Kitab dalam Alkitab: [Perjanjian Lama]
====================================


Kitab Yosua Taken from Septuaginta

Kitab Yosua adalah kitab keenam dalam Tanakh / Taurat Musa maupun Perjanjian Lama dari Alkitab.

Kitab ini merupakan kitab pertama dari Kitab Nabi-nabi yang Terdahulu, yang berisi kisah bangsa Israel ketika mereka merebut negeri Kanaan di bawah pimpinan Yosua.

Dialah yang menggantikan Musa memimpin umat Israel. Peristiwa-peristiwa penting yang dikisahkan di dalam buku ini ialah antara lain: penyeberangan Sungai Yordan, jatuhnya Yerikho, pertempuran di Ai, dan pengukuhan kembali perjanjian antara Tuhan dengan umat-Nya.

Nama Yosua dalam diambil dari bahasa Ibrani: יהושׁע Yehoshua atau Yəhôšuª‘, yang artinya adalah “dengan pertolongan Yahweh.

Selain nama nabi yang dikatakan menulis kitab dengan nama yang sama, nama ini juga nama Yesus dalam bahasa Aram.

Salah satu petikan terkenal dari buku ini ialah berasal dari Yosua 24:15:

"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; ... Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

penulis kitab ini adalah Yosua kecuali ayat-ayat terakhirnya (24:29-33) yang ditambahkan oleh anaknya Pinehas.

si pengarang menulis sebagai seorang saksi mata atas kejadian-kejadian yang diceritakan, sesekali ia menggunakan kata ganti orang pertama (misalnya, dalam Yosua 5:1), meskipun Yosua sendiri biasanya digambarkan dalam kata ganti orang ketiga.

Namun beberapa bagian (mis. 5:9, 7:26, 24:29-33) hanya mungkin dapat ditambahkan setelah kematiannya (barangkali oleh Imam Eleazar atau anaknya, Pinehas).

Kitab Yosua mengandung sejarah bangsa Israel sejak masa kematian Musa hingga masa kematian Yosua.

Setelah kematian Musa, Yosua, karena sebelumnya telah ditunjuk sebagai pengganti Musa, menerima perintah dari Allah untuk menyeberangi Sungai Yordan.

Dalam melaksanakan perintah ini, Yosua mengeluarkan perintah kepada para tua-tua suku untuk menyeberangi Sungai Yordan.

Ia juga mengingatkan suku Ruben, Gad, dan setengah dari suku Manasye tentang janji yang mereka telah berikan kepada Musa untuk menolong saudara-saudara mereka.
------------------------

Kitab ini pada dasarnya terdiri atas tiga bagian:

1.Sejarah perebutan tanah Kanaan (1-12).

2.Pembagian tanah kepada suku-suku Israel, penetapan kota-kota perlindungan, penyediaan kebutuhan untuk suku Lewi (13-22), dan pengiriman suku-suku di sebelah timur ke tempat-tempat tinggal mereka.

3.Kata-kata perpisahan dari Yosua, disertai laporan tentang kematiannya (23, 24).

Bagian tentang penaklukan Kanaan mencakup
Rahab (Yosua ps. 2). Yosua mengutus dua mata-mata dari Sitim untuk menyelidiki kota Yerikho. Mereka diselamatkan oleh Rahab dengan taktiknya yang brilyan sehingga tidak jatuh ke tangan raja Yerikho. Sebagai ganjarannya, mereka berjanji untuk tidak menyerang Rahab kelak ketika mereka menyerbu kota itu.

Penyeberangan Sungai Yordan (Yosua ps. 1, dan 3-4). Setelah mengulangi kewajiban untuk mengikuti mitzvah, Yosua memerintahkan bangsa Israel untuk maju, dan mereka meninggalkan Sitim. Ketika tiba di Sungai Yordan, Yosua meramalkan bahwa Tabut perjanjian akan menyeberangi Yordan secara ajaib. Begitu tabut itu tiba di sungai, sebuah mujizat pun terjadi, dan sungai itu berhenti mengalir dan segera mengering, karena itu para imam yang memikulnya berhenti untuk membiarkan seluruh bangsa Israel menyeberang.

Untuk memperingati peristiwa ini, Yosua memerintahkan pembangunan dua tugu peringatan:

satu di dasar sungai itu sendiri, dan satu lagi di tepi barat sungai itu, di Gilgal (yang saat itu belum diberi nama ini), tempat bangsa Israel berkemah.

Pengkhitanan bangsa Israel (5:1-12). Bangsa Israel disunat di Gibeath-Haaraloth (yang artinya bukit kulit khatan).

Kemudian hal ini dijelaskan bahwa orang-orang ini dilahirkan di padang gurun sehingga belum dikhitankan. Karena itu mereka dikhitan, dan daerah itu dinamai Gilgal untuk mengenangnya (Gilgal terdengar seperti Gallothi - Aku telah membuang, tetapi mungkin arti yang lebih tepat adalah lingkaran batu-batu yang ditegakkan).

Panglima Tentara TUHAN (5:13-15). Dalam ayat yang agak kabur, seorang panglima tentara TUHAN datang, dengan pedang yang terhunus, dan memerintahkan Yosua melepaskan kasutnya (dan perintah ini ia taati) karena tanah tempat ia berdiri itu kudus.

Pertempuran Yerikho (ps. 6) - Setelah mengepung Yerikho, bangsa Israel mengelilinginya sekali selama enam hari berturut-turut, dan pada hari yang ketujuh mereka mengitarinya tujuh kali, dan setiap kali sambil meniupkan terompet mereka dengan keras dan berteriak. Pada putaran yang terakhir tembok kota itu runtuh, dan penghuninya, kecuali Rahab dan keluarganya, dibantai. Lalu diumumkan kutukan agar kota itu tidak dibangun kembali.

Pertempuran pertama di Ai (ps. 7) - Kota Ai ditinjau dan dinyatakan lemah, karena itu pasukan Israel hanya mengirim sebuah kelompok kecil untuk menyerangnya, namun mereka dikalahkan. Hal ini menyebabkan Yosua dan bangsanya hampir putus asa.

Namun Allah menyatakan bahwa bangsa itu telah berdosa, karena seseorang telah mencuri harta dari Yerikho yang dimaksudkan untuk bait suci.

Karenanya, bangsa Israel berusaha menemukan si pencuri dengan membuang undi (Urim dan Tumim), mula-mula dari sukunya (Yehuda), lalu klan (Zerah), kemudian keluarga (Zabdi), dan akhirnya menemukannya, yaitu Akhan.

Akhan mengakui bahwa ia telah mencuri kain Babel yang mahal, selain perak dan emas, dan pengakuannya dibuktikan dengan ditemukannya harta itu yang terkubur di kemahnya. Karena itu Akhan dibawa ke lembah Akhor, dan di sana ia dirajam dan dikubur hingga mati.

Pertempuran kedua di Ai (8:1-29) - 30.000 orang pasukan Israel siap untuk menyerang Ai dalam semalam, dan di pagi hari, suatu pasukan Israel lainnya menyerang dan kemudian berpura-pura mengundurkan diri. Akibatnya, pasukan-pasukan Ai tertarik jauh dari kota. Ketika Yosua mengangkat tombaknya, ke-30.000 orang pasukan bersiap-siap menyergap, sementara Yosua siap menyerang kembali dan dengan demikian mengepung pasukan-pasukan Ai. Seluruh kota itu dibakar dan penduduknya dibantai. Raja Ai digantung di pohon, dan tubuhnya dilemparkan ke dalam sebuah lubang.

Ritual Ebal dan Gerizim (8:30-35) - Yosua mendirikan sebuah mezbah di Gunung Ebal dan memberikan kurban persembahan di situ, lalu menuliskan hukum Musa di mezbah tersebut. Rakyat lalu diatur ke dalam dua bagian, yang pertama menghadap Ebal dan yang lainnya Gerizim. Masing-masing lalu membaca berkat-berkat dan kutukan seperti yang disebutkan dalam Kitab Ulangan.

Perjanjian suku Hewi (ps. 9) - Suku Hewi menipu Israel sehingga mereka disangka orang asing. Dengan demikian mereka berhasil mendapatkan perjanjian untuk tidak menyerang dari Israel. Bahkan setelah penipuan ini terbongkar, perjanjian itu tidak dibatalkan, meskipun suku Hewi dihukum dengan diperlakukan sebagai kelompok sosial terendah (disebutkan lewat ungkapan Ibrani: "pembelah kayu dan air untuk mezbah YHWH").

Kelima raja orang Amori (ps. 10) - Adonizedek, raja Yerusalem, mengadakan persekutuan dengan "lima raja orang Amori" (ia sendiri dan raja-raja dari Hebron, Yarmut, Lakhis, dan Eglon), dan mereka mengepung orang Hewi di Gibeon, yang mereka anggap sebagai pengkhianat. Suku Hewi memohon bantuan Yosua, dan karena itu Yosua melakukan serangan kejutan di malam hari. Hal ini menyebabkan suku Amori panik dan melarikan diri hingga ke Bet-horon. Meskipun serangan malam, sebuah puisi dikutip dari Kitab Yaser, yang menyatakan bahwa matahari berhenti beredar di Gibeon, dan bulan di lembah Ayalon, agar Yosua dapat menyelesaikan pertempuran. Kelima raja itu bersembunyi di sebuah gua, namun ditemukan dan dijebak di sana hingga tentara mereka musnah, lalu mereka digantung.

Pertempuran dengan Hazor (11:1-20, 23). Yabin, Raja Hazor, pasukannya, dan para vasalnya, bertemu di Merom. Namun, Yosua melakukan suatu serangan kilat dan mampu mengalahkan mereka. Ia mengejar mereka hingga jauh, lalu Yosua menghalangi kuda-kuda mereka, membakar kereta-kereta, merebut Hazor, membantai penghuninya, dan membakarnya hingga rata dengan tanah. Para penghuni yang kurang setia juga ditangkap dan dibantai, meskipun kota-kota di bukit dibiarkan.

Orang Enak (11:21-22). Suku Enak diusir dari gunung-gunung dan Hebron oleh Yosua. Ini bertentangan dengan laporan-laporan yang belakangan dalam Kitab Hakim-hakim yang mengatakan bahwa Kaleblah yang melakukan hal ini.

Bagian mengenai pembagian Kanaan memuat bagian-bagian naratif yang singkat dan daftar yang panjang mengenai tempat-tempatnya, yang saling berjalin Naratif sebagai kerangkanya, yang melukiskan proses pembagian tanah itu (Yosua 12:1-6, 13:1-14, 13:21b-22, 13:32-14:3, 15:63, 16:10-17:6, 17:12-18:10, 19:51, dan 22:1-9).

Mula-mula diberikan gambaran tentang wilayah di timur Sungai Yordan yang ditaklukkan dan diberikan kepada Ruben, Gad, dan Makhir (setengah dari Manasye).

Setelah Allah memberikan Yosua gambaran mengenai daerah yang belum ditaklukkan, Yosua diingatkan tentang Ruben, Gad, dan Makhir (setengah dari Manasye), yang sudah dijanjikan tanah oleh Musa, dan tentang suku Lewi yang tidak diberikan wilayah, melainkan hanya kota-kota. Wilayah itu dibagi melalui undian, Yehuda mendapatkan undian yang pertama, meskipun mereka gagal mengusir bangsa Kanaan yang hidup di Yerusalem.

Lalu keluarga Yusuf mendapatkan wilayahnya, Efraim yang gagal mengusir bangsa Kanaan dari Gezer, dan dikatakan pula bahwa anak-anak perempuan Zelofehad, bagian dari suku Manasye, juga diberikan wilayahnya sendiri. Keluarga Yusuf mendapatkan daerah gunung, termasuk hutan, dan diberitahukan bahwa mereka akan mampu mengusir keluar bangsa Kanaan yang hidup di sana, meskipun bangsa itu mempunyai kereta-kereta besi.

Lalu bangsa Israel berkumpul di Silo, dan Yosua mengirim sebuah tim peninjau.
Ketika peninjauan itu selesai, sisa tanah dibagi-bagi di antara suku-suku yang lebih kecil. Akhirnya, suku-suku yang tanahnya di sebelah timur Sungai Yordan diizinkan pergi ke tanah mereka.

Daftar Raja-raja (12:7-24). Daftar 31 kota yang ditaklukkan, dengan raja-rajanya.

Gambaran tentang batas-batas Suku-suku Israel. Gambaran tentang batas-batas Yehuda (Yosua 15:1-12) dan Benyamin (18:11-20) agak berbeda dengan daftar kota-kota mereka, tidak seperti gambaran tentang batas-batas dari suku-suku yang lain.

Batas-batas Efraim (16:4-9) dan (setengah dari) Manasye (17:7-11) luar biasa karena mencakup pula enklaf di sebagian wilayah dari suku-suku sekitarnya.

Batas-batas mereka secara keseluruhan juga diberikan (16:1-3). Gambaran tentang batas-batas dari suku-suku yang lain juga diberikan - Ruben (13:15-16, 20, 23a), Gad (13:24-27), Makhir (setengah dari Manasye) (13:29-31), Zebulon (10-14), Isakhar (22a), Asyer (24, dan 26b-29a), dan Naftali (19:32-34) - kecuali untuk suku Lewi (yang hanya mempunyai kota-kota). Untuk Dan dan Simeon, hanya kota-koat saja yang didaftarkan.

Daftar kota-kota Israel menurut sukunya.

Daftar untuk Yehuda (15:20-62) dan Benyamin (18:21-28) sangat mendalam, sehingga banyak orang mencurigai bahwa daftar ini diambil dari sebuah dokumen administratif.

Daftar dari suku-suku teritorial lainnya - Ruben (13:16-21a dan 13:23b), Gad (13:24-28), Simeon (19:1-9), Zebulon (19:10-16), Isakhar (19:17-23), Asyer (19:25-31), Naftali (19:32-39), Dan (19:40-46) - masing-masing agak tercampur dengan gambaran mengenai batas-batasnya, meskipun bagian-bagian yang lainnya tetap tidak diatur. Daftar untuk suku Lewi (21:1-45) dibagi-bagi ke dalam tiga klannya, dan agak berkepanjangan.

Sebaliknya, boleh dikatakan tidak ada daftar untuk Efraim atau Manasye.
Orang Enak (14:6-15, dan 15:13-14). Kaleb mengingatkan Yosua tentang kesetiaannya dan meminta Hebron sebagai bagian pribadinya. Permintaan ini dikabulkan, dan Kaleb mengusir suku Enak yang tinggal di situ.

Kisah Otniel (15:15-19). Kaleb menyerang Kiriat-sefer, dan berjanji untuk menyerahkan anak perempuannya, Akhsa, untuk dinikahkan dengan siapapun yang menaklukkan kota itu. Keponakannya, Otniel, menerima tantangan itu dan karenanya berhasil menyuntingnya. Akhsa meminta mahar yang lebih besar dari ayahnya, dan karena itu kepadanya diberikan mata air yang di hulu dan mata air yang di hilir selain tanah di Negeb yang telah disediakan baginya.

Serangan terhadap Lesem (19:47-48). Wilayah suku Dan terlalu kecil untuk mereka, karena itu mereka menyerang Lesem, membantai penduduknya, dan mendirikannya kembali dengan nama Dan.

Bagian Yosua (19:49-50). Yosua sendiri mendapatkan Timnah-serah, yang telah dimintanya, di wilayah Efraim.

Penunjukan kota-kota perlindungan (ps. 20) juga termasuk daftar singkat yang menbutkan kota-kota itu.

Mezbah Ed (22:10-34) Ketika kembali ke tanah mereka, Ruben, Gad, dan Makhir (setengah dari Manasye) membangun sebuah mezbah yang sangat besar. Suku-suku yang lain tersinggung karena mereka percaya hal ini menunjukkan bahwa mereka mengklaim bahwa mezbah mereka itulah yang paling utama, karena itu mereka bersiap-siap perang.

Namun, mereka pertama-tama mengutus Pinehas dan para pangeran dari masing-masing suku untuk menegur mereka. Ruben, Gad, dan Makhir, menanggapinya dengan mengatakan bahwa mezbah itu hanyalah lambang dari kesetiaan mereka, dan bukan untuk dipergunakan, karena itu Pinehas dan rombongannya lega, adn membatalkan rencana mereka berperang. Mezbah itu dinamai Ed (yang artinya saksi) untuk mengenangnya.

Bagian mengenai pesan-pesan terakhir Yosua meliputi:

Pesan terakhir Yosua (23-24). Yosua, yang kini sudah tua, meminta bangsa Israel berkumpul, lalu ia memperingatkan rakyat agar tetap setia kepada Taurat Musa.

Yosua lalu mengumpulkan semua suku di Sikhem, lalu memperingatkan mereka agar setia kepada Taurat Musa, sambil mengisahkan kembali kejadian-kejadian di masa lampau. Lalu Yosua menempatkan sebuah batu besar di bawah sebuah pohon, di tempat kudus di Sikhem, sebagai saksi bagi janji rakyat Israel untuk setia. Lalu Yosua meninggal dunia, dan tak lama kemudian juga Eleazar. Tulang-tulang Yusuf juga dikuburkan di sana di dekat pohon dan tiang batu , di sebidang tanah yang telah dibeli Yakub seharga 100 mata uang.

-------

Kitab Hakim-hakim taken from Septuaginta

dalam bahasa Yunani yang dipakai untuk menulis septuaginta disebut: ì tôn kritôn bíblos" atau "tôn kritôn". Sedangkan dalam bahasa Latin disebut "liber Judicum" atau "Judicum".

Kitab ini berisi kisah-kisah dari suatu zaman dalam sejarah Israel sebelum bangsa itu menjadi suatu kerajaan.

Itulah zaman antara pendudukan Kanaan dan berdirinya kerajaan Israel. Kisah-kisah tersebut adalah mengenai hal-hal yang dilakukan oleh pahlawan-pahlawan bangsa.

Mereka lazimnya disebut hakim, tetapi kebanyakan dari mereka sebenarnya adalah pemimpin-pemimpin perang, dan bukan hakim dalam arti sekarang.

Salah seorang dari para pahlawan itu, yang sangat terkenal, ialah Samson. Kisahnya terdapat dalam pasal 13--16.

-------

Kitab Rut

adalah sebuah kitab di dalam Alkitab. Buku ini menceritakan kisah Rut, yang akhirnya menjadi istri Boas. Rut atau Ruth (רות, bahasa Ibrani "belas kasih") adalah seorang wanita Moab.

Setelah menikah dengan Boas, yang menjadi inti cerita kitab ini, ia memperanakkan Obed, kakek Raja Daud dari Israel.

Menurut Kitab Perjanjian Baru, Rut salah satu nenek moyang Jesus (Matius 1:5).

Kisah tentang Rut terjadi di tengah-tengah zaman kekerasan yang dikisahkan dalam kitab Hakim-Hakim. Walaupun suaminya, seorang Israel sudah meninggal, ia tetap menunjukkan kesetiaannya terhadap ibu mertuanya yang berbangsa Israel itu, dan selalu beribadat kepada Tuhan umat Israel.

Pada akhir kisah ini Rut mendapat seorang suami baru dari antara sanak saudara mendiang suaminya. Melalui pernikahannya yang kedua ini Rut menjadi nenek buyut Daud, raja Israel yang terbesar.

Kisah-kisah dalam buku Hakim-hakim menunjukkan kesukaran-kesukaran yang terjadi karena umat Tuhan meninggalkan Tuhan.

Sebaliknya, kisah Rut menunjukkan berkat-berkat yang diberikan Tuhan kepada seorang asing yang meninggalkan agamanya untuk percaya kepada Tuhan Israel.

Oleh sikapnya itu ia menjadi anggota umat Tuhan.

--------
Tanakh:
--------

Kitab-Kitab ini merupakan bagian dari kitab yang bernama Raja-Raja dalam Tanakh, versi aslinya bahasa Ibrani. dengan alasan redaksional / kerapihan penulisan, kitab ini dibagi menjadi empat:

A.1 Samuel
B.2 Samuel
C.1 Raja-Raja
D.2 Raja-Raja


Kitab 1 Samuel

Kitab 1 Samuel berisi sejarah Israel dalam masa peralihan dari zaman Hakim-Hakim kepada zaman Raja-Raja.

Perubahan dalam kehidupan nasional di Israel itu khususnya berkisar pada tiga orang: Nabi Samuel, Raja Saul, dan Raja Daud. Pengalaman-pengalaman Daud di masa mudanya sebelum ia menjabat raja, terjalin erat dengan kisah Samuel dan Saul.

Amanat kitab, sama seperti kisah-kisah lainnya dalam Perjanjian Lama, ialah bahwa orang akan berhasil kalau setia kepada Allah, dan celaka kalau mendurhaka.

Hal itu dinyatakan dengan jelas dalam pasal 2:30 ketika Tuhan berkata kepada Imam Eli, "Yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi yang menghina Aku akan Kuhina".

Dalam kitab ini kita melihat perasaan yang berbeda-beda mengenai pembentukan kerajaan Israel.

Memang Tuhan sendiri sudah dianggap raja di Israel, tetapi untuk menanggapi permohonan rakyat, Ia memilih seorang raja bagi mereka.

Hal yang penting ialah bahwa baik raja maupun rakyat Israel hidup di bawah kedaulatan Allah, Hakim mereka (2:7-10). Di bawah hukum-hukum Allah, haruslah dijamin hak seluruh rakyat, kaya maupun miskin.

-------
Kitab 2 Samuel

Sambungan dari Kitab 1 Samuel. Kitab ini memuat sejarah pemerintahan Raja Daud, mula-mula atas Yudea, kerajaan selatan (pasal 1-4), kemudian atas seluruh negeri, termasuk Israel di sebelah utara (pasal 5-24).

Dalam kitab ini diceritakan dengan jelas dan menarik bagaimana Daud berusaha memperluas dan mengukuhkan kedudukannya. Ia harus berperang melawan musuh-musuhnya, baik di dalam maupun di luar negeri.

Daud digambarkan sebagai orang yang sangat beriman, taat dan setia kepada Allah, juga sebagai orang yang mampu memperoleh kesetiaan rakyatnya.

Tetapi ia digambarkan juga sebagai orang yang dapat bertindak kejam, dan yang tidak segan melakukan dosa-dosa besar semata-mata untuk memenuhi keinginannya dan cita-citanya.

Tetapi ketika ia dihadapkan kepada dosa-dosanya oleh Natan, nabi Allah, Daud mengakui dosa-dosanya itu dan dengan rela menerima hukuman dari Allah.

Hidup dan prestasi Daud sangat dikagumi oleh rakyat Israel. Di zaman-zaman kemudian, bilamana ada musibah nasional, dan rakyat merindukan seorang raja, maka yang diinginkan ialah seorang "putra Daud".

Artinya, seorang keturunan Daud yang akan bertindak seperti dia.

-------

Kitab 1 Raja-raja

merupakan lanjutan dari kitab-kitab Samuel tentang sejarah pemerintahan raja-raja Israel. Sejarah yang dimuat dalam kitab ini dapat dibagi dalam tiga bagian:

1.Wafatnya Raja Daud dan pengangkatan Salomo menjadi raja atas Israel dan Yudea menggantikan Daud.

2.Pemerintahan Salomo dan hasil-hasil usahanya, khususnya dalam membangun Baitallah di Yerusalem.

3.Bangsa Israel terpecah menjadi kerajaan utara dan kerajaan selatan, dan sejarah raja-raja yang memerintah kedua kerajaan tersebut sampai pertengahan abad kesembilan Sebelum Masehi.

-------

Di dalam kedua kitab Raja-Raja, setiap raja dinilai berdasarkan kesetiaannya kepada ALLAH; dan keberhasilan bangsa adalah akibat dari kesetiaan tersebut.

Sebaliknya, penyembahan berhala dan ketidaktaatan mengakibatkan bencana. Berdasarkan penilaian tersebut raja-raja kerajaan utara semuanya gagal, sedangkan raja Yudea ada yang gagal, ada pula yang tidak.

Yang penting dalam 1 Raja-raja ialah nabi-nabi ALLAH.

Mereka adalah juru bicara Allah yang berani-berani. Mereka memperingatkan raja dan bangsa Israel supaya tidak menyembah berhala dan tidak meremehkan perintah-perintah Allah.

Yang menonjol ialah Elia, dan kisah tentang pertarungannya dengan imam-imam Baal (pasal 18).

-------

Kitab 2 Raja-Raja

ini melanjutkan sejarah dari kedua kerajaan Israel yang kisahnya terputus pada akhir kitab I Raja-Raja. Kitab ini terdiri dari dua bagian:

1.Kisah sejarah dari kedua kerajaan itu mulai pertengahan abad kesembilan S.M. sampai jatuhnya Samaria dan berakhirnya kerajaan utara pada tahun 721 S.M.

2.Kisah sejarah kerajaan Yudea mulai dari jatuhnya kerajaan Israel sampai pengepungan dan penghancuran Yerusalem oleh Nebukadnezar raja Babel pada tahun 586 S.M.

Kitab ini diakhiri dengan kisah tentang Gedalya, yang menjadi gubernur Yudea di bawah kekuasaan bangsa Babel, dan tentang dibebaskannya Yoyakhin raja Yudea dari penjara di Babel.

Bencana-bencana itu terjadi karena raja-raja serta rakyat Israel dan Yudea tidak setia kepada Tuhan. Hancurnya Yerusalem dan dibuangnya banyak orang Yudea ke Babel merupakan salah satu titik balik yang besar dalam sejarah Israel.

Nabi yang menonjol dalam kitab 2 Raja-Raja ini ialah Elisa, pengganti Nabi Elia.

-------

Kitab 1 Tawarikh

merupakan bagian dari kitab Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani; kitab ini disebut: divre hayyamim, “sejarah hari-hari”. Dalam septuaginta yang menggunakan bahasa Yunani, kitab ini disebut paraleipomena, yang berarti “apa-apa yang ditambahkan” (suplemen).

Kitab 1 dan 2 Tawarikh sebagian besar berisi kejadian-kejadian yang telah diceritakan dalam kitab Samuel dan kitab Raja-raja. Tetapi di dalam kitab Tawarikh kejadian-kejadian itu diceritakan dari segi pandangan lain.

Sejarah kerajaan Israel dalam kitab Tawarikh ditulis dengan dua maksud utama:

1.Untuk menunjukkan bahwa sekalipun kerajaan Israel dan Yudea ditimpa kemalangan, namun Allah masih memegang janji-Nya kepada bangsa itu, dan melaksanakan rencana-Nya untuk umat-Nya melalui orang-orang yang tinggal di Yudea. Penulis yakin mengenai hal itu karena ia ingat akan hal-hal besar yang telah dicapai oleh Daud dan Salomo, serta pembaruan-pembaruan yang diusahakan oleh Yosafat, Hizkia dan Yosia. Juga karena masih ada orang-orang yang tetap setia menyembah Allah.

2.Untuk menguraikan asal mula upacara ibadat di Baitallah di Yerusalem, terutama mengenai susunan jabatan imam dan orang-orang Lewi yang bertugas dalam upacara-upacara ibadat itu. Sekalipun Baitallah di Yerusalem itu dibangun oleh Salomo, namun di dalam kitab Tawarikh ini Daud dikemukakan sebagai pendiri yang sesungguhnya dari Baitallah itu dan upacara-upacara ibadatnya.

-------
Kitab 2 Tawarikh

merupakan lanjutan kitab I Tawarikh. Kitab ini mulai dengan kisah pemerintahan Raja Salomo sampai wafatnya.

Setelah mengemukakan kisah pemberontakan suku-suku utara di bawah pimpinan Yerobeam melawan Raja Rehabeam, kitab ini hanya mengemukakan sejarah Yudea, yaitu kerajaan selatan, sampai jatuhnya Yerusalem pada tahun 586 S.M.

-------
Kitab Ezra

kisah tentang Ezra (bahasa Ibrani עזרא Ezra or ‘Ezrā’) adalah yang sang nabi yang memimpin orang-orang buangan yang kembali dari Babel ke Yerusalem pada tahun 459 S.M.

Kitab Ezra adalah lanjutan dari kitab Tawarikh, dan bisa dibagi secara berikut:

1.Kelompok pertama orang-orang buangan Yahudi pulang dari Babel ke Yerusalem, sesuai dengan perintah Kores, raja Persia.

2.Baitallah (Rumah Tuhan) di Yerusalem dibangun kembali dan ditahbiskan, dan ibadat dipulihkan.

3.Bertahun-tahun kemudian kelompok Yahudi lain kembali ke Yerusalem di bawah pimpinan Imam Ezra, seorang ahli hukum Tuhan. Ezra membantu menyusun kembali kehidupan rakyat dalam bidang agama dan sosial, agar dapat melindungi warisan rohani Israel.

-------
Kitab Nehemia

lanjutan kitab Ezra. Menurut tradisi, kitab ini ditulis antara tahun 431 S.M. – 430 S.M. ketika Nehemia kembali untuk kedua kalinya ke Yerusalem setelah pergi ke Persia.

Kitab ini terdiri dari empat bagian:

1.Kisah mengenai dibangunnya kembali Tembok Yerusalem, dan daftar mereka yang datang dari Babilonia (bab 1-7).

2.Laporan mengenai keadaan agama kaum Yahudi ketika itu (bab 8-10).

3.Menambah penduduk Yerusalem; cacah jiwa penduduk pria dewasa, dan nama-nama para ketua, serta daftar para imam dan kaum Lewi (bab 11-12:1-26).

4.Pentahbisan Tembok Yerusalem, pelantikan pejabat Bait Allah kedua dan reformasi yang dilaksanakan oleh Nehemia (bab 12:27 - 13).

-------
Kitab Ester

merupakan legenda sekular, tanpa referensi kerohanian dengan setting di Susan, ibukota Persia. Kemungkinan besar kitab ini ditulis di Persia pula, kemungkinan besar setelah abad ke 5 SM.

Ester, seorang perempuan Yahudi, terpilih oleh raja Ahasyweros untuk menjadi permaisurinya yang baru. Raja baru saja memecat istrinya, Wasti, karena dianggap telah berani membantah perintahnya serta mempermalukannya di hadapan tamu-tamunya.

Setelah Ester menjadi ratu, muncullah masalah ketika Haman, seorang pejabat tinggi yang baru saja dinaikkan pangkatnya membuat ulah.

Haman mengeluarkan perintah agar semua orang berlutut dan sujud kepadanya setiap kali Haman lewat. Perintah ini memberatkan orang Yahudi yang karena agamanya hanya bersedia sujud kepada Tuhan. Salah seorang Yahudi yang terkenal berani berbuat demikian adalah Mordekhai, saudara Ester.

Haman sangat murka menyaksikan pembangkangan ini. Haman menyusun muslihat untuk memusnahkan orang Yahudi. Namun berkat pertolongan Ester, bangsa Yahudi berhasil selamat dari rancangan itu. Bahkan akhirnya justru Hamanlah yang menemukan ajalnya di tiang gantungan.

-------

Kitab Ayub

(איוב, bahasa Ibrani Standar Iyyov, bahasa Ibrani Tiberias ʾIyyôḇ; bahasa Arab أيّوب ʾAyyūb) adalah salah satu kitab dalam Tanakh) yang juga merupakan bagian dari Perjanjian Lama.

Nama Ayub atau Yob ("Yobe") berarti Permusuhan dalam bahasa Ibrani.

Kitab ini adalah salah satu kitab yang paling sulit di dalam Alkitab.

Kitab Ayub menggambarkan Allah memberikan kekuasaan kepada kuasa jahat / iblis untuk menguji kesetiaan Ayub pada ALLAH.

Ayub menggambarkan upaya untuk mengajarkan agar orang hidup dengan kesetiaan pada ALLAH.

Di tengah-tengah keadaan itu, kitab ini memberikan tanggapan terhadap upaya untuk menjelaskan ALLAH memberikan kuasa untuk kehadiran kuasa jahat.

-------
Mazmur / Zabur

Kitab Mazmur diambil dari bahasa Ibrani: mizmor atau seringkali dieja sebagai mitsmor. Dalam beberapa bahasa Eropa kitab ini disebut "Psalm" yang diambil dari bahasa Yunani: "Psalmos". Dalam bahasa Melayu kitab ini disebut kitab Zabur, dari bahasa Arab.

Kitab Mazmur adalah merupakan kumpulan mazmur, buku nyanyian dan buku doa. Secara mayoritas kitab berisi mazmur karangan Daud.

Sanjak-sanjak keagamaan ini bermacam ragam: ada nyanyian pujian dan ada nyanyian untuk menyembah Tuhan; ada doa mohon pertolongan, perlindungan dan penyelamatan; doa mohon ampun; nyanyian syukur atas berkat Tuhan. Doa-doa ini ada yang bersifat pribadi, ada pula yang bersifat nasional.

Beberapa di antaranya menggambarkan perasaan seseorang yang paling dalam, sedangkan lainnya menyatakan kebutuhan dan perasaan seluruh umat Allah.

Sejumlah Mazmur digubah menjadi nyanyian gereja dan hingga sekarang masih tetap dinyanyikan.

Salah satu Mazmur yang paling terkenal adalah Mazmur 23, yang menggambarkan Tuhan sebagai Gembala yang setia di dalam pemeliharaannya.

“TUHAN adalah Gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau... Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku...”


---

------------
bersambung:
------------
jangan reply atau quote dulu yah >:D<
 

xerox

IndoForum Newbie A
No. Urut
11199
Sejak
8 Feb 2007
Pesan
356
Nilai reaksi
13
Poin
18
Posting ke3 - Sambungan krn tidak muat..

NOTE: masih dalam tahap penulisan;

mohon jangan reply atau quote dulu yah....


====================================
Sambungan 2 Ulasan Singkat Kitab-Kitab dalam Alkitab: [Perjanjian Lama]
====================================


Kitab Amsal

Amsal dalam bahasa Ibrani disebut Mishlei yang bisa diterjemahkan dengan alegori. "Mishlei" adalah singkatan dari "Míshlê Shelomoh" (Petuah Salomo), dalam versi versi Vulgata disebut "Liber Proverbiorum".
Mishlei adalah bentuk jamak dari kata Mashal yang merupakan bentuk tunggal. Kata Indonesia Amsal berdasarkan kata Ibrani ini.

Kitab ini berisikan petuah-petuah moralistis dan falsafi dalam bentuk syair.
Beberapa contoh amsal:

Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak; biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (6:6-8)

Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri. (14:1)

Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut. (16:25)


Biasanya kitab ini dibagi menjadi beberapa bagian:

1.Bab 1 - 9, di mana kebijaksanaan dianggap sebagai sesuatu hal yang tertinggi.

2.Bab 10 – 29, Petuah-petuah Salomo.

Lalu diikuti dengan beberapa tambahan:

1.“Kata-kata Agur" (Bab 30),
2.“Kata-kata Lemuel” (Bab 31).
3. Pujian kepada istri yang berbudi (Bab 31:10-31).

Tidak diketahui, siapakah Agur dan Lemuel ini.

-------
Kitab Pengkhotbah

berasal dari bahasa Ibrani: Qoheleth. Dasar kata ini adalah: Qahal, yang berarti "perhimpunan". Kata Qoheleth inilah yang diterjemahkan menjadi "Pengkhotbah" yang menyiratkan fungsi keagamaan.

Namun demikian isi Kitab ini tidak mencerminkan fungsi tersebut. Karena itu, sebagia sarjana mengusulkan guru sebagai terjemahan alternatif, meskipun kata ini pun tidak berhasil sepenuhnya menangkap gagasan dasar yang dikandung dalam istilah bahasa Ibraninya.

Sang Pengkhotbah secara harafiah adalah seseorang yang berkhotbah kepada pertemuan ini. Dalam bahasa Inggris, kitab ini disebut (Ecclesiastes) yang berasal dari bahasa Yunani dalam kitab Septuaginta: Εκκλησιαστής. Kata ini berasal dari kata Yunani: Εκκλησία (Gereja/jema’at). Artinya tetap saja sama, seseorang yang berkhotbah pada sebuah pertemuan.

Kitab Pengkhotbah berisi buah pikiran dari 'Sang Pemikir'. Ia merenungkan secara dalam-dalam betapa singkatnya hidup manusia ini, yang penuh pertentangan, ketidakadilan dan hal-hal yang sulit dimengerti.

Maka disimpulkannya bahwa "hidup itu sia-sia". Ia tak dapat memahami tindakan Tuhan dalam menentukan nasib manusia. Tetapi meskipun demikian, dinasehatinya orang-orang untuk bekerja dengan giat, dan untuk sebanyak mungkin dan selama mungkin menikmati pemberian-pemberian Tuhan.

Kebanyakan dari buah pikiran Sang Pemikir itu bernada sumbang, bahkan putus asa. Tetapi kenyataan bahwa buku ini termasuk dalam Alkitab, menunjukkan bahwa iman yang mendasarkan Alkitab cukup luas untuk mempertimbangkan juga keragu-raguan dan keputus-asaan semacam itu.

Banyak orang yang telah membaca kitab ini merasa terhibur, karena mereka seolah-olah melihat sifat-sifat mereka berdiri di dalam kitab Pengkhotbah ini.

Mereka pun sadar bahwa Alkitab yang mencerminkan pemikiran-pemikiran yang sumbang itu, juga memberi harapan tentang Tuhan, harapan yang memberi arti kehidupan yang sebenarnya.

-------
Kitab Kidung Agung

dalam bahasa Ibrani: Shir-HaShirim; adalah sebuah kumpulan syair-syair cinta yang dalam beberapa fragmen bahkan bersifat erotis. Oleh karena itu, sering diartikan sebagai hubungan antara Tuhan dan umat-Nya.

Biasanya kitab Perjanjian Lama yang ke 22 ini dikaitkan kepada Sulayman atau Salomo.

Oleh karena itu dalam bahasa Inggris disebut "The Song of Solomon" atau "Lagu Salomo".

-------
Kitab Yesaya

Yesaya hidup di Jerusalem; Yesaya diambil dari bahasa Ibrani: ישׁעיהו Yeshayahu atau Yəša‘ăyāhû. Arti daripada nama ini adalah “Penyelamatan Yahwe”.

Seluruh kitab ini dapat dibagi dalam tiga bagian:

1.Pasal 1--39 berasal dari zaman ketika Yehuda, kerajaan selatan, diancam oleh Asyur, negara tetangga yang sangat kuat. Yesaya menyadari bahwa yang sesungguhnya mengancam kehidupan Yehuda bukanlah kekuatan Asyur, tetapi dosa bangsa Yehuda sendiri, karena bangsa itu tidak taat dan kurang percaya kepada Tuhan. Baik dengan kata-kata, maupun dengan perbuatan, Nabi Yesaya mendorong rakyat serta para pemimpin mereka untuk hidup menurut kehendak Tuhan dan berlaku adil.

Yesaya mengingatkan bahwa umat Tuhan akan celaka dan binasa kalau tidak mau mendengarkan Tuhan. Yesaya juga meramalkan perdamaian dunia dan kedatangan seorang keturunan Daud yang akan menjadi raja yang diidam-idamkan.

2.Pasal 40--55 berasal dari masa pembuangan orang-orang Yehuda di Babel. Mereka dalam keadaan hancur tanpa harapan. Yesaya memberitakan bahwa tak lama lagi Tuhan membebaskan umat-Nya dan membawa mereka pulang ke Yerusalem, untuk memulai suatu hidup baru. Tema penting bagian ini ialah bahwa Tuhan itu Tuhan yang menguasai sejarah, dan bahwa Tuhan merencanakan untuk mengutus umat-Nya ke segala bangsa yang akan diberkati melalui Israel.
Ayat-ayat tentang "Hamba Tuhan" merupakan salah satu bagian yang paling terkenal dari Perjanjian Lama.

3.Pasal 56--66 sebagian besar ditujukan kepada bangsa yang sudah kembali di Yerusalem. Mereka perlu diyakinkan lagi bahwa Tuhan akan memenuhi janji-janji-Nya kepada bangsa itu. Perhatian khusus diberikan kepada cara hidup yang benar dan keadilan; juga kepada cara merayakan hari Sabat, mempersembahkan kurban dan doa. Ayat-ayat penting ialah 61:1-2 yang dipakai Jesus untuk menyatakan panggilan-Nya ketika Ia memulai tugas-Nya di dunia.

Para pakar studi Biblika memberikan nama yang berbeda-beda untuk masing-masing dari ketiga bagian kitab ini. Pasal 1-39 dinamai Proto-Yesaya, pasal 40-55 dinamai Deutero-Yesaya, dan pasal 56-66 dinamai Trito-Yesaya. Mereka juga menduga bahwa masing-masing bagian itu ditulis oleh penulis yang berlainan pula.

-------
Kitab Yeremia

Yeremia (יִרְמְיָהוּ Yirməyāhū) hidup antara bagian terakhir abad ketujuh dan bagian pertama abad keenam S.M.

dari bahasa Ibrani: Yirmeyahu yang berarti Yahwe meningkatkan.

Lama sekali Yeremia bekerja sebagai nabi, dan selama waktu itu ia selalu memperingatkan umat Tuhan tentang bencana yang akan menimpa mereka karena mereka berdosa dan menyembah berhala.

Nubuatan itu menjadi kenyataan pada masa Yeremia masih hidup:

Nebukadnezar raja Babel merebut dan menghancurkan Yerusalem serta Bait Allah yang ada di situ; raja Yehuda bersama rakyatnya diangkut ke Babel.

Yeremia juga menubuatkan bahwa orang-orang itu akan kembali dari pembuangan dan keadaan bangsa Israel pulih kembali.
Kitab Yeremia dapat dibagi dalam beberapa bagian seperti yang berikut ini:

1.Pesan dari Tuhan kepada bangsa Yehuda dan penguasa-penguasanya pada masa pemerintahan Yosia, Yoyakim, Yoyakhin, dan Zedekia.

2.Petikan-petikan dari buku catatan Barukh juru tulis Yeremia, termasuk berbagai nubuatan dan peristiwa penting dalam kehidupan Yeremia.

3.Pesan dari Tuhan tentang berbagai bangsa asing.

4.Catatan pelengkap mengenai kisah jatuhnya Yerusalem dan pembuangan ke Babel.

Nabi Yeremia adalah seorang yang berperasaan halus. Ia sangat cinta kepada bangsanya, dan sama sekali tidak suka menubuatkan hukuman ke atas mereka. Di dalam beberapa bagian dari bukunya ia berbicara dengan penuh perasaan tentang penderitaannya karena ia dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi nabi. Perkataan Tuhan adalah seperti api di dalam hatinya; mau tidak mau ia harus menyampaikannya kepada bangsanya.

Yang paling indah dalam buku ini ialah kata-kata Tuhan yang menunjuk kepada suatu masa yang akan datang. Pada masa itu akan ada suatu ikatan janji yang baru dengan Tuhan. Umat Tuhan akan mentaati janji itu tanpa ada guru yang mengingatkan mereka. Sebab janji itu akan tertulis di dalam hati mereka (31:31-34).

-------
Kitab Ratapan

Eikha = ( איכה ʾēḫā(h), terdiri dari lima syair yang meratapi jatuhnya Yerusalem ke tangan tentara Babel pada tahun 586 S.M., dan kehancuran serta masa pembuangan sesudah itu.

Kitab ini ditulis oleh nabi Yeremia.

Dalam bahasa Ibrani disebut Ekhah, yang artinya adalah "Kenapa," yang merupakan rumus dalam memulai nyanyian ratapan. Dalam Septuaginta dalam bahasa Yunani disebut threnoi (dari bahasa Ibrani qinoth, yang berarti "ratapan").

Walaupun kitab ini pada umumnya bernada sedih, namun di dalamnya tampak juga segi kepercayaan kepada Tuhan dan harapan akan masa depan yang cerah.

Misalnya bagian yang mengungkapkan: "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" (3:22-23).

Syair-syair ini digunakan oleh orang Yahudi dalam ibadah mereka pada hari-hari khusus untuk berpuasa dan berkabung. Hari-hari khusus seperti itu diadakan setiap tahun untuk mengenang malapetaka yang menimpa bangsa itu pada tahun 586 S.M.

-------
Kitab Yehezkiel / Ezekiel / Hizqeel / Dhul-Kifl / Dhu'l Kifl / Zulkifli

nama nabi besar Yehezkiel (dalam bahasa Ibrani יחזקאל Yekhezkel adalah nama seorang nabi dalam Alkitab Perjanjian Lama.

Yehezkiel tinggal dalam pembuangan di Babel, baik sebelum, maupun sesudah jatuhnya Yerusalem pada tahun 586 S.M. Pesannya ditujukan kepada orang-orang yang dibuang di Babel dan mereka yang tinggal di Yerusalem. Kitab Yehezkiel dibagi dalam empat bagian yang penting yaitu:

Peringatan kepada umat Israel bahwa Allah akan menghakimi mereka dan bahwa Yerusalem akan jatuh dan hancur.

Pesan dari Tuhan bahwa Ia akan menghakimi bangsa-bangsa yang menindas dan menyesatkan umat-Nya.

Penghiburan bagi Israel setelah jatuhnya Yerusalem, dan janji tentang masa depan yang cerah.

Gambaran Yehezkiel tentang Bait Allah dan bangsa yang diperbaharui.
Yehezkiel adalah orang yang teguh imannya dan hebat daya khayalnya.

Sebagian besar dari pesannya didapatnya melalui penglihatan-penglihatan, dan dinyatakannya dengan perbuatan yang merupakan lambang yang jelas bagi bangsa Israel. Yehezkiel menekankan perlunya pembaharuan hati dan jiwa, serta tanggung jawab setiap orang atas dosa-dosanya sendiri. Ia juga menyatakan harapannya akan pembaharuan hidup bagi bangsa Israel. Sebagai imam dan juga selaku nabi, Yehezkiel memberi perhatian khusus kepada Baitallah dan pentingnya hidup menurut kehendak Tuhan.

-------
Kitab Daniel taken from Septuaginta

yang ditulis dalam bahasa Aram, adalah sebuah kitab yang terdapat dalam Kitab Suci Ibrani (Tanakh) dan Perjanjian Lama orang Kristen. Kisah dalam kitab ini terjadi pada masa pembuangan di Babel, sebuah masa ketika bangsa Yahudi dibuang dan diasingkan ke Babel. Kisah ini berlangsung sekitar seorang tokoh yang bernama Daniel, seorang bangsa Israel yang menjadi penasihat Nebukadnezar, penguasa Babel dari 605 SM - 562 SM.

Buku ini mempunyai dua bagian yang berbeda: serangkaian cerita dan empat penglihatan apokaliptik. Tiga narasinya melibatkan Daniel, yang mempunyai karunia bernubuat, menafsirkan mimpi dan tanda-tanda ilahi. Dua narasi lainnya menampilkan bangsa Israel yang telah dijatuhi hukuman karena kesalahan mereka dan yang secara ajaib terlepas dari hukuman mati. Pada bagian kedua buku ini, si penulis mengungkapkan dan sebagian menafsirkan serangkaian penglihatan yang digambarkan dalam orang pertama.

-------
Kitab Hosea

Nama Hosea yang berarti adalah keselamatan, adalah nabi yang tampil sesudah Nabi Amos. Ia berasal dari kerajaan utara; Israel.

Nabi Hosea menyampaikan pesan Tuhan kepada orang-orang di Israel,pada masa yang sulit sebelum kerajaan itu jatuh pada tahun 721 S.M. Hosea sangat prihatin memikirkan keadaan orang Israel, terutama karena mereka menyembah berhala dan tidak setia kepada Tuhan.

Dengan terus terang Hosea menggambarkan ketidaksetiaan mereka itu berdasarkan keadaan rumah tangganya sendiri yang hancur karena ketidaksetiaan istrinya.

Sebagaimana Gomer, istrinya, tidak setia kepadanya begitu pula umat Tuhan tidak setia kepada Tuhannya. Karena perbuatan itu, Israel dihukum. Sekalipun demikian, kasih Tuhan kepada umat-Nya tidak akan hilang. Ia akan menerima mereka kembali dan memperbaiki hubungan mereka dengan Dia. Cinta Tuhan itu dinyatakan dalam kata-kata indah:

"Hai Israel, tak mungkin engkau Kubiarkan atau Kutinggalkan! .... Tak tega hati-Ku melakukan hal itu, karena cinta-Ku terlalu besar bagimu!" (11:8).

-------
Kitab Yoel

Tentang Nabi Yoel sedikit sekali keterangan yang terkumpul, sehingga tidak jelas dalam tahun berapa ia hidup.

Yoel berasal dari Yudea, diutus kepada bangsa ini, sering menyebut-nyebut Yudea dan Yerusalem (Yoel: 1:14, 2:1, 15, 32; 3:1, 12, 17, 20, 21).

ditulis di antara abad kelima dan keempat Sebelum Masehi, pada masa kekuasaan kerajaan Persia. Nabi Yoel menceritakan tentang datangnya kawanan belalang yang merusakkan segala tumbuhan dan musim kemarau yang hebat sekali di Palestina.

Malapetaka itu diartikan Nabi Yoel sebagai pertanda datangnya Hari Tuhan, yaitu saat Tuhan menghukum siapa saja yang melawan kehendak-Nya. Nabi Yoel menyampaikan pesan Tuhan kepada bangsa Israel supaya bertobat, dan juga janji Tuhan untuk memberkati umat-Nya dan memulihkan kemakmuran-Nya.

Satu hal yang penting ialah janji bahwa Tuhan akan memberikan roh-Nya kepada setiap orang, baik wanita maupun pria, tua maupun muda. (Yoel 2:28-32)

-------
Kitab Amos

Amos, yang berasal dari Tekoa, sebelah tenggara Betlehem, adalah nabi pertama dalam Alkitab yang pesannya dicatat secara terperinci. Ia berasal dari sebuah kota di Yehuda, tetapi ia berkhotbah kepada orang-orang Israel di kerajaan utara sekitar pertengahan abad ke-8 SM.

Pada masa itu banyak orang hidup makmur, ibadah dipentingkan, dan negeri Israel nampaknya damai.

Tapi Amos melihat bahwa yang mengecap kemakmuran hanyalah para hartawan yang memperkaya diri dengan hasil penindasan dan ketidakadilan terhadap orang miskin.

Orang menjalankan ibadah dengan hati yang tidak tulus, dan keadaan damai hanya tampak dari luar. Dengan berani dan penuh semangat, Amos menyampaikan pesan bahwa Tuhan akan menghukum bangsa Israel. Amos menyerukan agar keadilan "mengalir seperti air". Ia berkata, "Mungkin Tuhan akan mengasihani orang-orang yang tersisa dari bangsa Israel" (5:15).

-------
Kitab Obaja

ditulis oleh Nabi Obaja yang hanya terdiri atas 1 pasal (21 ayat) ini ditulis tidak diketahui kapan sesudah kota Yerusalem jatuh pada tahun 586 SM. Edom musuh bebuyutan bangsa Yehuda, senang sekali; mereka bahkan merampok Yerusalem dan membantu musuh.

Nabi Obaja meramalkan bahwa bangsa Edom akan dihukum dan ditaklukkan seperti bangsa-bangsa lain yang memusuhi Israel.

-------
Kitab Yunus taken from Septuaginta

Dalam bahasa Ibrani, Yunus disebut Yonah yang berarti “merpati”.

adalah kitab kelima dalam kumpulan kitab yang disebut Nabi-nabi Kecil dalam Perjanjian Lama. Kitab ini berbeda dengan kitab-kitab nabi lainnya karena kitab ini tidak berisi ucapan-ucapan sang nabi kepada Israel, melainkan menceritakan pengalaman Nabi Yunus, ketika ia mencoba menghindari perintah Tuhan.

Tokoh Yunus sendiri didasarkan pada tokoh yang tak begitu dikenal, yang hidup pada masa pemerintahan Yerobeam II (786-746 SM).

Dalam Perjanjian Lama, Yunus bin Amittai hanya disebutkan di luar kitab Yunus sendiri yakni dalam II Raja-raja 14:25.

Kitab ini sendiri kemungkinan ditulis pada masa pasca-pembuangan (setelah 530 SM) dan didasarkan pada tradisi lisan yang telah diturunkan sejak abad ke-8 SM. Yunus dianggap sebagai salah seorang nabi kecil, karena bukunya aslinya ditulis bersama-sama dengan kitab-kitab kenabian lainnya yang lebih kecil dalam sebuah gulungan saja (yang juga dikenal sebagai Kitab yang Duabelas).

Sebagai bagian dari Perjanjian Lama, kitab ini terdapat dalam Tanakh Yahudi dan Alkitab Kristen. Kisahnya mempunyai sejarah penafsiran yang menarik (lihat bawah) dan telah menjadi cerita termasyhur melalui cerita-cerita populer anak-anak. Dalam Yudaisme kitab ini adalah Haftarah untuk dibaca pada sore hari pada perayaan Yom Kippur karena kisahnya sendiri menceritakan kesediaan Allah untuk mengampuni mereka yang bertobat.

-------
Kitab Mikha

ditulis oleh nabi Mikha. Mikha hidup sejaman dengan Yesaya dan berasal dari sebuah desa di Yehuda, di kerajaan selatan. Ia sangat yakin bahwa Yehuda akan menghadapi bencana nasional seperti yang diumumkan oleh Amos tentang kerajaan utara.

Mikha mengemukakan bahwa Tuhan pasti menghukum bangsa Yehuda juga karena mereka kejam dan tidak adil terhadap sesamanya. Tetapi dalam kotbah Mikha terdapat tanda-tanda yang lebih jelas dan terang tentang harapan untuk masa depan.

Bagian-bagian yang menarik diperhatikan dalam buku ini ialah: gambaran tentang kedamaian di seluruh bumi di bawah pimpinan Tuhan (Mikha 4:1-4); ramalan tentang raja besar yang akan muncul dari keturunan Daud dan yang membawa kedamaian kepada bangsa Yehuda (5:2-4); dan, dalam satu ayat (6:8), ringkasan dari semua yang hendak dikatakan oleh nabi-nabi Israel, yaitu: "Yang dituntut Tuhan dari kita ialah supaya kita berlaku adil, selalu mengamalkan cinta kasih, dan dengan rendah hati hidup bersatu dengan Tuhan kita."

Mikha menulis kitab ini pada pemerintahan Yotam, Ahaz, dan Hizkia.

Mikha bekerja pada pemerintahan raja-raja di atas, yaitu Yotam (742-735 SM), Ahaz (735-715 SM), dan Hizkia (715-687 SM), masa pelayanan Mikha berlangsung sekitar 50 tahun.

Pesannya dalam Mikha 1:2-9 disampaikan sebelum kehancuran Samaria pada 721 SM. Imbauan para pendukung Yeremia terhadap nubuat Mikha mengukuhkan hubungannya dengan Hizkia: Memang beberapa orang dari para tua-tua negeri itu tampil juga ke depan dan berkata kepada kumpulan rakyat itu, katanya: "Mikha, orang Moresyet itu, telah bernubuat di zaman Hizkia, raja Yehuda..." (Yeremia 26:17-18).

Kitab Mikha terbagi menjadi tiga bagian:

Pasal 1-3 terutama terdiri atas orakel penghukuman.
Pasal 4-5 berisi orakel pengharapan.
Pasal 6-7 dimulai dengan penghakiman dan beralih ke pengharapan.

Pasal 1-3 terutama terdiri dari orakel penghakiman.
Motif penghakiman ini begitu kuat dalam kitab ini sehingga Mikha hanya memberitakan penghukuman. Penghukuman yang diberitakan ini terlihat dalam kehancuran Samaria, datangnya para penyerbu ke Yerusalem, dalam hilangnya tanah-tanah mereka yang merampas tanah dan Allah akan memalingkan wajah-Nya dari mereka.

Pesan Mikha juga tampak dalam rasa malunya terhadap para nabi palsu, dalam pengepungan Yerusalem, dan pembersihan negeri itu dari penyembahan berhala dan militerisme.

Pasal 4-5 terdiri dari orakel pengharapan.
Nabi Mikha mengatakan bahwa syarat-syarat itu tidak akan bertahan selamanya. Penghakiman akan terjadi tetapi sisa-sisa Israel yang diselamatkan dan yang setia akan bertahan.

Raja yang baru dari keturunan Daud akan dilahirkan di Betlehem dan menggantikan raja yang sekarang yang lemah. Ia akan memerintah di dalam kemuliaan nama Yahweh. Rakyatnya akan tinggal dengan aman, dan ia akan diagungkan hingga ke seluruh ujung bumi.

Pasal 6-7 dimulai dengan penghakiman dan beralih ke pengharapan.
Mikha meletakkan protes di bibir rakyat, menawarkan tanggapan iman yang diharapkan Allah. Penghukuman Allah menjadi spesifik dalam 6:9-16. Kekerasan, penipuan, dan praktik bisnis curang merajalela. Semuanya itu akan menyebabkan kehancuran terhadap negeri.
Rujukan kepada Omri dan Ahab menunjukkan bahwa korupsi yang sama yang telah menghancurkan kerajaan utara kini telah menyebar ke Kerajaan Yehuda.

-------
Kitab Nahum

ditulis oleh nabi Nahum untuk memperingati jatuhnya kota Niniwe, ibukota bangsa Asuriah, musuh bebuyutan Israel.
Peristiwa itu terjadi menjelang akhir abad ketujuh sebelum Masehi dan dianggap sebagai hukuman Tuhan atas bangsa yang kejam dan angkuh itu.

-------
Kitab Habakuk

ditulis oleh nabi Habakuk. Habakuk menyampaikan pesan-pesannya menjelang akhir abad ketujuh Sebelum Masehi, pada masa kekuasaan kerajaan Babel.

Nabi Habakuk sangat prihatin melihat kekerasan yang dilakukan oleh bangsa yang kejam itu, maka ia bertanya kepada Tuhan, "Bagaimana Engkau dapat tahan melihat orang-orang jahat yang kejam itu? Bukankah Engkau terlalu suci untuk memandang kejahatan? Bukankah Engkau merasa muak melihat ketidakadilan? Jadi, mengapa Engkau diam saja ketika orang yang saleh dihancurkan oleh pendurhaka?" (1:13).

Tuhan menjawab bahwa Ia akan bertindak pada waktu yang ditentukan-Nya sendiri, dan sementara itu harus diingat bahwa, "Orang yang jahat tidak akan selamat, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup karena kesetiaannya kepada Allah" (2:4).

Bagian yang terakhir dari buku ini berisi ramalan tentang kehancuran bagi mereka yang tidak taat kepada perintah Tuhan. Dan di dalam bagian yang terakhir itu diselipkan nyanyian pujian bagi kebesaran Allah. Di dalam pujian itu tergambar juga iman yang teguh dari sang nabi.

-------
Kitab Zefanya

ditulis oleh nabi Zefanya, menyampaikan pesannya pada tahun-tahun terakhir dari abad ketujuh Sebelum Masehi, kira-kira dalam dasawarsa sebelum Raja Yosia mengadakan perbaikan-perbaikan di bidang agama pada tahun 621 Sebelum Masehi.

Pokok buku ini senada dengan pokok buku-buku nabi yang lain, yaitu: ancaman mengenai datangnya hari malapetaka dan kehancuran, sebagai hukuman atas pemujaan dewa-dewa oleh bangsa Yehuda.

Bangsa-bangsa yang lain juga akan dihukum oleh Tuhan. Tetapi meskipun Yerusalem dihancurkan, akan tiba saatnya kota itu dibangun kembali dan dihuni oleh orang-orang yang jujur dan taat kepada Tuhan.

-------
Kitab Hagai

berisi kumpulan pesan-pesan Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Hagai pada tahun 520 Sebelum Masehi. Pada waktu itu orang Israel telah kembali dari pembuangan di Babel.

Tetapi meskipun mereka telah tinggal beberapa tahun di Jerusalem, Rumah Tuhan (Bait Allah) masih saja merupakan puing-puing. Dalam pesan-pesan itu Allah mendesak para pemimpin bangsa Israel untuk membangun kembali Rumah Tuhan. Tuhan juga berjanji akan memberikan kemakmuran dan kesejahteraan kepada umat Israel yang telah diperbaharui dan disucikan.

-------
Kitab Zakharia

ditulis oleh nabi Zakharia dan terdiri dari dua bagian yang berbeda:

Pasal 1-8 berisi ramalan-ramalan Nabi Zakharia yang diucapkannya antara tahun 520 dan tahun 518 S.M.

Ramalan-ramalan itu kebanyakan dinyatakan dalam bentuk penglihatan-penglihatan, dan membicarakan perbaikan Yerusalem, pembangunan kembali Rumah Tuhan (Bait Allah), serta penyucian umat Tuhan.

Zakharia meramalkan juga masa kedatangan Raja yang dijanjikan Tuhan kepada umat-Nya.

Pasal 9-14 merupakan kumpulan pesan-pesan yang diucapkan pada masa-masa yang lebih kemudian. Di sini dibicarakan Juruselamat yang akan datang ke dunia, dan penghakiman terakhir.

-------
Kitab Malekahi

ditulis oleh nabi Maleakhi sekitar abad kelima Sebelum Masehi, sesudah Bait Allah di Yerusalem dibangun kembali. Buku ini terutama dimaksudkan untuk mendorong para imam dan rakyat supaya membaharui kesetiaan mereka kepada perjanjian dengan Tuhan. Sudah jelas bahwa ada kemerosotan dalam kehidupan dan cara beribadat umat Tuhan. Para imam dan rakyat menipu Tuhan: mereka tidak memberikan kepada Tuhan apa yang harus mereka persembahkan kepada-Nya dan tidak hidup sesuai dengan ajaran-Nya.

Tetapi Tuhan akan datang untuk mengadili dan menyucikan umat-Nya. Ia akan mengirim utusan-Nya untuk menyiapkan jalan dan mewartakan perjanjian Tuhan.

============
Perjanjian Baru:
============

Matius (tulisan asli berbahasa Aram yang diterjemahkan kedalam Bahasa Ibrani)
Markus (tulisan asli berbahasa Greek)
Lukas (tulisan asli berbahasa Ibrani)
Yohanes (tulisan asli berbahasa Aram)
Kisah Para Rasul
Roma
1 Korintus
2 Korintus
Galatia
Efesus
Filipi
Kolose
1 Tesalonika
2 Tesalonika
1 Timotius
2 Timotius
Titus
Filemon
Ibrani

Yakobus
1 Petrus
2 Petrus
1 Yohanes
2 Yohanes
3 Yohanes

Yudas
Wahyu

------------
Keterangan:
------------

Warna Biru adalah termasuk = Injil-Injil Kanonik
Warna Biru dengan BOLD = Injil Sinoptik


Warna Hijau(teal) ditulis oleh Yohanes (yang menulis Yohanes / kitab ke4 Injil Kanonik); salah satu dari 12 Rasul

(NOTE: bukan Yohanes Pembabtis / Nabi Yahya Bin Zakariyya)

Warna Magenta = ditulis oleh Paulus orang Farisi yang bertobat.

tulisan / bahasa Ibrani dan Bahasa Aram adalah bahasa serumpun; seperti misalkan Bahasa Indonesia Vs. Bahasa Melayu Malaysia

review:


------------
Berbeda dengan Septuaginta;

Pada mulanya pada Alkitab versi Katholik dan Protestan dalam Perjanjian Baru-nya hanya berisi tulisan-tulisan Paulus, namun setelah diketemukannya artefak-artefak asli; akhirnya Injil-Injil Kanonik tsb dimasukkan; dan susunan berubah seperti yang kita lihat di atas.
----------------
Dalam kesempatan kali ini saya hanya akan membahas Injil Kanonik; yang ditulis oleh pelaku Sejarah / saat bersama Jesus.
----------------

Injil-Injil Sinoptik (Matius, Markus & Lukas) dalam Injil Kanonik.

Injil Matius

Kitab Matius ditulis oleh Matius; salah satu dari 12 Rasul Jesus / kelompok inti Jesus; awalnya Matius adalah seorang pemungut cukai (petugas pajak pada jaman itu) yang menjadi salah satu dari kedua belas rasul Jesus.

diperkirakan ditulis sebelum Jerusalem dihancurkan, antara tahun 60 sampai 65, ketika Matius berada di Palestina atau Antiokia di Siria.

ditulis untuk orang percaya bangsa Yahudi. Matius yang menggunakan istilah Anak Daud (Matius 1:1)

Latar Belakang Yahudi dari Injil Matius tampak dalam banyak hal, termasuk:

ketergantungannya pada penyataan, janji, dan nubuat Perjanjian Lama (PL) untuk membuktikan bahwa Jesus memang Mesias yang sudah lama dinantikan;

merujuk garis silsilah Yesus, bertolak dari Abraham (Mat 1:1-17); pernyataannya yang berulang-ulang bahwa Yesus adalah "Anak Daud" (Mat 1:1; Mat 9:27; Mat 12:23; Mat 15:22; Mat 20:30-31; Mat 21:9,15; Mat 22:41-45);

penggunaan istilah yang khas Yahudi seperti "Kerajaan Sorga" (yang searti dengan "Kerajaan Allah") sebagai ungkapan rasa hormat orang Yahudi sehingga segan menyebut nama Allah secara langsung, dan petunjuknya kepada berbagai kebiasaan Yahudi tanpa memberikan penjelasan apa pun (berbeda dengan kitab-kitab Injil yang lain).

Sekalipun demikian, Injil ini tidak semata-mata untuk orang Yahudi. Seperti amanat Jesus sendiri, Injil Matius pada hakikatnya ditujukan kepada seluruh gereja, serta dengan saksama menyatakan lingkup universal Injil (mis. Mat 2:1-12; Mat 8:11-12; Mat 13:38; Mat 21:43; Mat 28:18-20). Secara umum, kitab ini bertemakan Yesus, Raja Mesianis.

Alasan Matius menulis;

1. untuk memberikan kepada sidang pembacanya kisah seorang saksi mata mengenai kehidupan Jesus,

2. untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus adalah Anak Allah dan Mesias yang dinubuatkan oleh nabi-nabi Perjanjian Lama, yang sudah lama dinantikan, dan

3.untuk menunjukkan bahwa Kerajaan Allah dinyatakan di dalam dan melalui Yesus Kristus dalam cara yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Matius ingin sekali agar pembacanya memahami bahwa:

hampir semua orang Israel menolak Jesus dan kerajaan-Nya. Mereka tidak mau percaya karena Jesus datang sebagai Mesias yang rohani dan bukan sebagai Mesias yang politis sesuai harapan bangsa Yahudi; yang akan membebaskan mereka dari penjajahan Romawi.

Hanya pada akhir zaman; Jesus akan datang dalam kemuliaan-Nya sebagai Raja segala raja untuk menghakimi dan memerintah semua bangsa.


================================================== =======
berikut bersambung ke next posting karena tidak muat dalam satu postingan.
================================================== =======

jangan reply atau quote dulu yah >:D<
 

xerox

IndoForum Newbie A
No. Urut
11199
Sejak
8 Feb 2007
Pesan
356
Nilai reaksi
13
Poin
18
Posting ke4 - Sambungan krn tidak muat..

============================================
Sambungan 3 Ulasan Singkat Kitab-Kitab dalam Alkitab: [Perjanjian Baru]
============================================


Injil Markus

ditulis oleh Markus; nama asli Markus adalah Yohanes keponakan Barnabas; bukan salah 1 dari 12Rasul (note: orang yang berbeda dengan penulis Kitab Yohanes, &juga bukan orang yang sama dgn Yohanes Pembabtis; krn Yohanes Pembabtis (Nabi Yahya Bin Zakariyya) = saudara sepupu Jesus.

Nama asli Barnabas adalah Yusuf dari Siprus keturunan Suku Lewi;terkenal karena dermawan. Yusuf dari siprus / Barnabas termasuk dalam golongan Jemaat pertama; Barnabas inilah yang diutus oleh para Rasul Jesus; untuk pergi ke Antiokhia; & mendapatkan Saulus orang kafir yang bertobat; kemudian dikenal dengan Paulus. 2(dua) persepsi; pertama mengatakan bahwa Kitab Markus adalah Injil tertua, namun ada yang menyatakan Matius Injil yang tertua. namun lebih banyak anggapan Matius-lah yang paling pertama; setelah kemudian diketemukan serpihan-serpihan artefak Matius yang lebih tua usianya.

Note: Markus pernah berselisih&berpisah dengan Saulus (Paulus); karena berbeda pendapat

2tema besar dalam Injil Markus adalah tentang kerahasiaan Jesus sebagai Mesias&kelambanan murid-muridnya. Jesus sering dikutip memerintahkan murid-muridnya untuk tidak memberitahu siapapun identitasnya(Mesias).

Jesus menggunakan perumpamaan untuk menyampaikan pesan-pesannya. Seringkali, murid-muridnya kesulitan menangkap maksud dari perumpamaan-perumpamaan tersebut&Jesus menjelaskannya kepada mereka secara pribadi. Murid-muridnya juga seringkali tidak dapat memahami arti mujizat yg dilakukan oleh Jesus.

Latar belakang dan target pembaca

Markus menulis Injil ini untuk orang-orang Greek dan bangsa lainnya yang berbicara bahasa Yunani di kekaisaran Romawi

terlihat pada pilihan kata yang digunakan, referensi-referensi Perjanjian Lama yang dicantumkan, penjelasan tentang adat-istiadat orang Yahudi yang ditujukan kepada kaum non-Yahudi.

Markus menggunakan istilah Anak Allah untuk menyebut Jesus (Markus 1:1)

Matius menggunakan istilah Anak Daud (Matius 1:1)

Lukas menggunakan istilah Anak Manusia & Firman.


“Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah”

Sama seperti Injil Matius, Injil Markus tidak dituliskan sesuai kronologi waktu yang teratur.

beberapa peristiwa terjadi tak berurutan
.

Hanya Injil Lukas yang ditulis secara kronologis / berurutan dari awal hingga akhirnya.

-------
Injil Lukas

Lukas menceritakan Jesus sebagai Raja Penyelamat yang dijanjikan ALLAH untuk Israel dan untuk seluruh umat manusia. Lukas juga bukan dari kelompok inti Jesus (bukan salah 1 dari 12 Rasul Jesus); terlahir dari golongan orang kafir; nama sebelum bertobat; Lucius seorang tabib berasal dari Antiokhia di Syria; diperkirakan bergabung th51.

Dalam Kitab ini Lukas menulis bahwa Jesus telah diberi tugas oleh Roh Kudus untuk menyiarkan Kabar Baik dari ALLAH kepada kaum miskin.

Injil ini penuh dengan perhatian terhadap orang-orang dengan berbagai-bagai kebutuhan. Nampak pula suatu nada sukacita dalam kitab Lukas ini, terutama pada pasal-pasal pertama mengenai kedatangan Jesus, kemudian pada bagian penutup juga mengenai terangkatnya Jesus naik ke surga.

banyak unsur cerita yang hanya terdapat dalam Injil Lukas ini. Misalnya, cerita tentang nyanyian para malaikat serta kunjungan para gembala pada saat kelahiran Jesus, Jesus di Bait Allah ketika Jesus masih anak-anak, dan juga perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati dan Anak yang hilang. Kitab ini sangat menekankan juga hal doa, Roh Kudus, peran wanita dalam pelayanan Jesus dan pengampunan dosa oleh ALLAH.

Injil Lukas ditujukan untuk Teofilus dan semua orang percaya bukan Yahudi.
dikatakan Lukas inilah juga yang menulis Kitab Kisah Para Rasul.

-------
Injil Yohanes

Kitab Yohanes ditulis kitab oleh Yohanes sang Penginjil / Yohanes anak Zebedeus (saudara Yakobus), dan salah satu dari 12 Rasul; dan Yohanes sang Penginjil inilah rasul yang paling dikasihi Jesus.

Tema umum yang diambil adalah Jesus, Putra Allah. Tanggal penulisan sekitar 80-95 M. Kitab ini adalah satu-satunya Injil non-sinoptik. Yohanes dalam Injilnya menggambarkan Yesus sebagai cahaya dunia, sebagai sabda atau firman yang telah menjadi daging.

Injil Yohanes adalah unik di antara keempat Injil.

Injil Yohanes mencatat banyak hal tentang pelayanan Jesus di daerah Yudea dan Yerusalem yang tidak ditulis oleh ketiga Injil yang lain, dan menyatakan dengan lebih sempurna rahasia tentang kepribadian Jesus.

Yohanes diidentifikasikan secara tidak langsung sebagai "murid yang dikasihi-Nya" (Yoh 13:23; Yoh 19:26; Yoh 20:2; Yoh 21:7,20).

Kesaksian tradisi Kekristenan serta bukti yang terkandung dalam Injil ini sendiri menunjukkan bahwa penulisnya adalah Yohanes anak Zebedeus, salah satu di antara dua belas murid dan anggota kelompok inti Kristus (Petrus, Yohanes, dan Yakobus).

Injil Yohanes memuat hal penting dalam Kekristenan, yaitu penyataan kasih Allah kepada dunia. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya Yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16).

Yohanes; rasul yang menulis Injil ini dalam usia senja saat tinggal di Efesus, karena permintaan para penatua gereja di Asia untuk menulis "Injil yang rohani" ini untuk menyangkal suatu ajaran sesat oleh orang Yahudi yang bernama Cerinthus.

Pokok pembahasan Yohanes; mengenai sifat, kepribadian dan cara pandang yang benar tentang ke-ilahi-an Jesus / hubungan Jesus dengan ALLAH.

Injil Yohanes tetap melayani gereja sebagai suatu pernyataan teologis yang sangat dalam tentang "kebenaran" yang menjelma di dalam diri Jesus Kristus.

Tujuan Yohanes; dinyatakan dalam Yoh 20:31, yaitu "supaya kamu percaya bahwa Jesus-lah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya."

Yohanes dua bentuk kata "percaya" (Yoh 20:31): "sehingga kamu dapat mulai mempercayai" dan "sehingga kamu dapat terus percaya".

Maksud tulisan Yohanes yang pertama, untuk meyakinkan orang yang tidak percaya untuk percaya kepada Jesus Kristus dan diselamatkan.

Maksud tulisan yang kedua, Yohanes; menulis untuk menguatkan dasar iman supaya orang percaya dapat terus percaya kendatipun ada ajaran palsu / ajaran sesat, dan dengan demikian masuk dalam persekutuan penuh dengan Bapa dan Anak (Yoh 17:3).

Walaupun kedua tujuan ini didukung dalam kitab Yohanes, isi dari Injil ini pada umumnya mendukung yang kedua sebagai tujuan utama.

Dengan pernyataan ini Yohanes; menyatakan secara kiasan peranan Jesus dalam penebusan umat manusia.

Kebangkitan Jesus dari antara orang mati sebagai tanda terakhir dan puncak pembuktian bahwa Dia memang "Kristus, Anak Allah" (Yoh 20:31).

"Hidup kekal" adalah konsep kunci dari Yohanes. Konsep ini bukan hanya menunjuk kepada suatu keberadaan tanpa akhir, tetapi lebih mengarah kepada perubahan mutu kehidupan yang datang melalui persatuan dengan Kristus.

Hal ini mengakibatkan baik kebebasan dari perbudakan dosa dan setan-setan maupun pengenalan dan persekutuan yang makin bertumbuh dengan Allah.

dalam Injil ini Yohanes menekankan "kebenaran" -- Jesus adalah kebenaran, dan Firman Allah adalah kebenaran.

Kebenaran membebaskan orang (Yoh 8:32), menyucikan mereka (Yoh 15:3) serta berlawanan dengan kegiatan dan sifat Iblis (Yoh 8:44-47,51).

Kata-kata dan konsep lainnya yang utama dari Yohanes adalah: "firman", "terang", "kasih"

Yohanes sang penginjil ini juga diyakini sebagai penulis kitab: 1 s/d 3Yohanes dan Kitab Wahyu.

-------------
sesi pembahasan mengenai ulasan Kitab-Kitab dalam Alkitab akan saya hentikan pada Bab Perjanjian Baru & sampai Injil Kanonik saja, dan kita masuk pada sesi pembahasan yang lebih menarik;

mengenai siapakah Jesus sebenarnya?

apa saja kesaksian Jesus mengenai misteri siapakah diri Jesus sendiri?

dan menurut Jesus; siapakah yang berhak masuk ke dalam Surga?

oke... mari kita mulai bahas bersama:

-------------
sebelumnya tarik nafas panjang >:D< dan usahakan agar bisa se-rilex mungkin; agar bisa berfikir dengan jernih :D ;) >:D<

Mari kita meng-ungkap-kan Misteri yang selama ini masih menjadi abu-abu :D

apa dengan masuk Kristen dan dibabtis? sudah merupakan jaminan kita masuk surga? wawwww..... apakah semudah itu? /gg jangan BERKHAYAL DULU SOBAT >:D<

saya akan mengajak Anda semua agar bisa menemukan "pintu yang sempit" yang dimaksudkan Jesus! mencerna ajaran hakiki yang sejati dari Jesus!

Matius 7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;

Matius 7:14
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=7
siapakah Jesus sebenarnya??

Apakah Jesus = ALLAH?

--------------------
Ulasan Re-inkarnasi:
--------------------

Dalam agama Budha dikenal adanya Re-Inkarnasi; yaitu proses roh orang mati yang dilahirkan kembali ke dunia ini;

benarkah adanya Re-Inkarnasi? banyak orang yang mengatakan faham Re-inkarnasi dalam agama Budha adalah ngawur :D >:D< dan banyak yang menertawakan faham Re-Inkarnasi tsb... :D

tapi benarkah proses Re-inkarnasi tsb tidak ada?? wow... jangan yakin dulu sobat...

marilah kita lihat kembali postingan pertama saya pada thread ini, atau akan saya tuliskan kembali untuk menyegarkan ingatan Anda; dalil dalam Alkitab yang dikatakan Jesus sendiri:

Matius 11:13
Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

Matius 11:14
dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.


Ref:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=11
bagi Anda yang ber-agama Kristiani tentunya tahu dengan jelas siapa Nabi Elia itu bukan? Nabi Elia adalah Nabi yang pertama kali terangkat ke surga; dan ada jauh sebelum Jesus dilahirkan :D

tolong koreksi yah... kalau salah >:D<

-----------------------------------------------------
oke.. rileks dikit dong sobat... jangan tegang gitu yacht... :D
-----------------------------------------------------
next...

-------
Sejarah yang terulang >:D<

Jesus = penerus Nabi Musa = yang dinubuatkan Nabi Musa pada dahulu kala (lihat kitab Ulangan)

Jesus Vs. Nabi Musa

Musa:
Pada jaman Musa; Firaun memerintahkan untuk membunuh semua anak laki-laki yang baru lahir.

Jesus:
Pada Jaman Jesus; Raja Herodes memerintahkan pembantaian massal anak-anak lelaki yang lahir.

kebetulan?

next:

Musa:
Pada masa kecilnya Nabi Musa berada jauh dari kampung halamannya; Nabi Musa berada di Mesir; karena bayi Musa dihanyutkan di sungai dan diambil oleh putri Firaun dan diangkat menjadi anaknya.

Jesus:
Pada masa kecil; Jesus juga dilarikan ke Mesir oleh Yusuf.

Matius 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=2
kebetulan??

next:

Musa:
Nabi Musa saat menjalankan hidup sebagai utusan ALLAH juga mendapatkan kuasa untuk mengadakan berbagai mujizat.

Nabi Musa sebagai pembebas bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir.

Jesus:
Jesus juga memiliki dan melakukan berbagai mujizat; dari sekedar mengusir setan s/d menghidupkan orang mati.

Jesus membebaskan / penebus bangsa Israel dari belenggu perbudakan dosa.

kebetulan juga?? :D

====================================
review sedikit Bahasa Ibrani: [harus perhatikan dengan teliti yah] >:D<
====================================


salah kaprah berujung pangkal disini: awal mula Jesus dianggap sebagai Tuhan!

Perkataan ALLAH kepada Nabi Musa akan ada datang Nabi lain / kedatangan / kelahiran Jesus:

Tulisan asli Kitab Septuaginta:


Miqirbekha me’akheykha, kamoni, yaqim, lekha Adonay, ‘Eloheykha, ‘elav tisyma’un

Artinya:

Seorang Nabi dari tengah-tengahmu, dari saudara-saudaramu, seperti engkau, Aku akan membangkitkan bagimu, seseorang yang mulia, seperti Allahmu; kepadanya engkau harus mendengar.

atau saya coba menuliskan dengan pola struktur bahasa Indonesia, dalam bahasa penjabaran saya sendiri; sehingga menjadi:

AKU (maksudnya; ALLAH) akan membangkitkan bagimu, seorang Nabi diantara kamu; dari saudara-saudaramu / manusia seperti engkau, Nabi yang suci dan mulia cara hidupnya; tak bercela seperti AKU ALLAHMU! dan kamu sekalian harus mendengarkan Nabi itu!

Note:
Kata Adonay = bisa berarti yang mulia / tapi bukan Tuhan! karena Bahasa Ibrani menggunakan Elohy untuk perbendaharaan kosa kata untuk yang mengacu pada arti = TUHAN_Semesta_alam_langit_dan_bumi / ALLAH yang MAHA.

Elohy = TUHAN_Semesta_Alam / ALLAH.

IHWH (baca: Yahweh) = TUHAN (TANPA_SEMESTA_ALAM) atau TUHAN tapi bukan ALLAH; mengacu pada Orang yang sangat Suci seperti ALLAH.

IHWH tidak sama dengan ELOHY!

dalam tulisan Ibrani; huruf I dibaca Y.

Eloheyka = Perbuatannya terpuji / kudus / suci seperti ALLAH / sesuai Kehendak ALLAH / Berkenan di Hadapan ALLAH.

/gg mumet? puyeng? /gg

gini deh...

seperti perbedaan antara, perbendaharaan kata pada jaman Romawi kuno:

tercatat beberapa kali yang membuat pembaca bingung:

saat Jesus lahir ada tertulis berkuasa Raja HERODES.

dan juga ada tetulis:

saat Jesus lahir saat itu jaman pemerintahan Kaisar Augustinus.

yg benar yang mana? dua-duanya :D >:D< saat itu:

Raja Herodes = Penguasa Wilayah.
Kaisar Augustinus = Penguasa SELURUH bagian Wilayah.

Raja tidak sama dengan KAISAR!

kekuasaan KAISAR lebih tinggi daripada kekuasaan RAJA!

KAISAR adalah RAJA diRAJA!

dan RAJA bukan KAISAR!

seperti itulah perbendaharaan kata / bedanya antara IHWH / Adonay Vs. ELOHY :D >:D<

King Vs. Emperor :D

-------------------------------------------------------
cut supaya tidak berubah menjadi pelajaran bahasa ibrani :D
-------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------------------------------
so? apa intinya? apa saya bicara ngalor ngidul gak jelas?? :D sabar dulu Om-Om dan Tante-Tante :D
---------------------------------------------------------------------------------------------

Perhatikan penterjemahan Alkitab versi Indonesia keliru:

Ulangan 18:15
Seorang Nabi dari tengah tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=5&pasal=18
Adonay=Tuhan, betul! tapi LAI tdk mempertegas makna Adonay (makna kata Tuhan) spt apa perbendaharaan kosa kata Adonay / Tuhan jaman tsb >:D<

seharusnya LAI memikirkan makna kata ADONAY / TUHAN saat jaman dulu Vs. makna Tuhan jaman sekarang
Sekarang orang awam menyamakan TUHAN=ALLAH!
padahal tidak demikian artinya bila mengacu pada perbendaharaan kosa kata pada jaman itu!

mestinya LAI lebih bijak memilih kata-kata! spy orang tidak beda pengartian!

lebih tepat:

Seorang Nabi dari tengah-tengahmu, dari saudara-saudaramu, seperti engkau, Aku akan membangkitkan bagimu, seseorang yang mulia, seperti Allahmu; kepadanya engkau harus mendengar.

atau bila ingin menggunakan kata-kata sendiri yang mudah dimengerti awam:

AKU (maksudnya; ALLAH) akan membangkitkan bagimu, seorang Nabi diantara kamu; dari saudara-saudaramu / manusia seperti engkau, Nabi yang suci dan mulia cara hidupnya; tak bercela seperti AKU ALLAHMU! dan kamu sekalian harus mendengarkan Nabi itu!

Note:
1.LAI = Lembaga Alkitab Indonesia.

2.Pola struktur Bahasa Ibrani adalah MD (Menerangkan-Diterangkan) yang berbeda dengan pola struktur Bahasa Indonesia yang DM (Diterangkan-Menerangkan).

kekurang pahaman punggawa-punggawa LAI dalam berbahasa Ibrani yang baik dan benar; sehingga penterjemahan menjadi kacau balau :D
====================================

versi Alkitab bule / Holy Bible:

The LORD thy God will raise up unto thee a Prophet from the midst of thee, of thy brethren, like unto ME; unto him ye shall hearken;

selain itu Bahasa Inggris juga mempunyai pola Struktur yang sama dengan Bahasa Ibrani yaitu: MD (Menerangkan-Diterangkan)

-------------------------------
/gg hantam kromo baelah?? /gg LAI ohhhhh LAI /gg /gg

beda tipis? justru disitulah letak bahayanya!

salah sedikit berakibat parah pada sesi penterjemahan berikut :D /gg /gg
-------------------------------

Jesus penerus Nabi Musa:

Nabi Musa, Nabi Elia dan Jesus:

Versi Matius:

Matius 17:1
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.

Matius 17:2
Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Matius 17:3
Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.

Matius 17:4
Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."

Matius 17:5
Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Perhatikan Matius 17:5; suara ALLAH berkata tentang siapa Jesus.

referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=17
Versi Markus:

Markus 9:1
Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."

Markus 9:2
Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,

Markus 9:3
dan pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.

Markus 9:4
Maka nampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa, keduanya sedang berbicara dengan Yesus.


Markus 9:5
Kata Petrus kepada Yesus: "Rabi, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."

Markus 9:6
Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan.

Markus 9:7
Maka datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara: "Inilah Anak yang Kukasihi, dengarkanlah Dia."


Perhatikan Markus 9:6; suara ALLAH berkata tentang siapa Jesus.

referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=41&pasal=9
Versi Lukas:

Lukas 9:27
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah."

Lukas 9:28
Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.

Lukas 9:29
Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

Lukas 9:30
Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia
.

Lukas 9:31
Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem.

Lukas 9:32
Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu
.

Lukas 9:33
Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: "Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Tetapi Petrus tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Lukas 9:34
Sementara ia berkata demikian, datanglah awan menaungi mereka. Dan ketika mereka masuk ke dalam awan itu, takutlah mereka.

Lukas 9:35
Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."

Perhatikan Lukas 9:35; suara ALLAH berkata tentang siapa Jesus.

referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=42&pasal=9
---------------------------------------------------------------
Jesus adalah seseorang pintar luar biasa&sangat bijak; sudah menerka orang akan salah persepsi&mencerna; karenanya mengatakan sendiri, arti kalimat itu, perhatikan:

Matius 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Matius 5:9
Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.


referensi:
Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=40&pasal=5
so?

jangan kita semua berfikir menurut pemikiran manusia!
kata Anak ALLAH bukan memiliki arti: ALLAH yang memperanakkan / memiliki ANAK! kitapun! jika membawa kedamaian akan disebut ANAK ALLAH >:D< /gg

suara misterius adalah suara yang menyatakan siapakah sebenarnya Jesus itu.

----------------------
lanjut ke kitab Ulangan
----------------------
kisah saat ALLAH berkata pada Nabi Musa:

Kitab Ulangan

18:18
seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

18:19
Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.

Kode:
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?kitab=5&pasal=18
bandingkan edisi cetakan yang pernah ada: >:D<

18:18
I will raise them up a Prophet from among their brethren, like unto thee, and will put my words in his mouth; and he shall speak unto them all that I shall command him.

18:19
And it shall come to pass, that whosoever will not hearken unto my words which he shall speak in my name, I will require it of him.
-------
18:18
Dari bangsa mereka sendiri Aku akan mengutus kepada mereka seorang nabi seperti engkau. Aku akan mengatakan kepadanya apa yang harus dikatakannya, lalu ia akan menyampaikan kepada bangsa itu segala yang Kuperintahkan.

18:19
Ia akan berbicara atas nama-Ku, dan Aku akan menghukum siapa saja yang tidak mau mendengarkan dia.
-------
18:18
Maka Aku akan menerbitkan bagi orang-orang itu seorang nabi dari antara segala saudaranya yang seperti engkau dan Aku akan membubuh segala perkataan-Ku dalam mulutnya dan iapun akan mengatakan kepadanya segala yang hendak Kupesan kepadanya.

18:19
Maka akan jadi kelak barangsiapa yang tiada mau mendengar akan segala firman-Ku yang akan dikatakannya dengan nama-Ku itu niscaya Aku akan menuntut dari padanya.
-------
18:18
Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara-saudara mereka seperti engkau ini. Aku akan menaruh sabda-sabdaKu dalam mulutnja, dan ia akan menjampaikan kepada mereka segala apa jang Kuperintahkan kepadanja.

18:19
Adapun orang jang tidak mendengarkan sabda-sabdaKu jang akan disampaikan olehnja atas namaKu, daripadanja Aku akan minta pertanggungan-djawab.
-------
18:18
Aku akan membangkitkan dari antara mereka sendiri seorang Nabi, seorang Israel seperti engkau. Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya dan ia akan menjadi jurubicara-Ku kepada segenap bangsa.

18:19
Aku akan mengambil tindakan terhadap siapa pun yang tidak mau mendengarkan dia dan tidak menghiraukan firman-Ku yang disampaikannya.
-------
18:18
Bahwa Aku akan menjadikan bagi mereka itu seorang nabi dari antara segala saudaranya, yang seperti engkau, dan Aku akan memberi segala firman-Ku dalam mulutnya dan iapun akan mengatakan kepadanya segala yang Kusuruh akan dia.

18:19
Bahwa sesungguhnya barangsiapa yang tiada mau dengar akan segala firman-Ku yang akan dikatakan olehnya dengan nama-Ku, niscaya Aku menuntutnya kelak kepada orang itu.
-------
18:19
Aku akan mengutus seorang nabi kepada mereka, nabi seperti engkau, dan yang daripada bangsa mereka sendiri. Aku akan menyampaikan firman-Ku kepadanya, dan dia akan menyampaikan segala perintah-Ku kepada umat itu.

18:19
Nabi itu akan berkata-kata demi nama-Ku, dan Aku akan menghukum setiap orang yang tidak mahu taat kepadanya.

----------------
sabar yah >:D< ; sambil menunggu; silahkan baca dari awal perlahan (dari postingan saya yang pertama dari Thread ini)

jangan reply atau quote dulu yah >:D<
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.