Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
source image isfcogito.org
Bre, kita mau ngobrolin tentang pandangan hidup yg keren nih, namanya pragmatisme. Jadi intinya, kita harus fokus sama hasil yg positif, ya. Kalo mau sukses di karir, kita harus punya tujuan jelas & bikin rencana untuk mencapainya.
Tapi, pragmatisme juga ngajarin kita buat belajar dari pengalaman & kesalahan. Jangan takut gagal, bre. Kegagalan dapat jadi kesempatan buat kita belajar & jadi lebih baik lagi. Cukup ingat aja mengatakan pepatah, Kegagalan ialah keberhasilan yg tertunda, jahat banget sih itu menunda keberhasilan orang lain.
Kita juga harus dapat bekerja sama & terbuka sama ide-ide baru, bre. Kalo kita kerja sama, pasti tujuan kita bakal lebih gampang tercapai. Jadi jangan lonewolf, gak boleh!
Terus, pragmatisme juga ngajarin kita buat siap menghadapi perubahan & tantangan dalam hidup. Kita harus siap berubah & ngambil langkah-langkah yg tepat buat ngatasi masalah. Pada intinya kita perlu dinamis dalam menghadapi keadaan, fleksibel jangan kaku apalagi rigid? Jadi ingat Modulus Young.
Nah, intinya pandangan hidup pragmatisme ini bilang kalo kebenaran itu dapat berubah tergantung sama pengalaman & pemahaman kita. Jadi, jangan pernah berhenti belajar & terbuka sama ide-ide baru, bre. Lagi pun mengatakan pepatah juga katanya sih, pengalaman adalah guru terbaik. Pada setuju gak nih, bre?
Jadi, kesimpulannya, pandangan hidup pragmatisme ini emang keren banget buat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita fokus sama hasil yg positif, belajar dari pengalaman, bekerja sama, siap berubah, & sering terbuka sama ide-ide baru. Yuk, kita jadi pragmatis!
Spoiler for sopiler:
Quote:
Ini nih contoh tindakan pragmatis yg dapat anda lakuin dalam kehidupan sehari-hari:
1. Hadepin Masalah
Kalo lagi hadepin masalah, ya udah cari solusi yg dapat ngehasilin hasil yg bener-bener membantu. Misalnya, kalo mobil anda mogok, ya langsung perbaiki sendiri atau panggil montir untuk ngebantu memperbaikinya.
2. Capai Tujuan
Tindakan pragmatis juga berhubungan sama nyari cara biar dapat mencapai tujuan yg diharapin. Kamu harus punya tujuan yg spesifik & bikin rencana buat mencapainya. Misalnya, kalo anda pengen sukses di karir, ya mesti pilih karir yg pas, bikin rencana karir, & kerja keras buat nyampein tujuan itu.
3..Belajar dari Pengalaman
Tindakan pragmatis juga ngebantu anda belajar dari pengalaman. Jangan takut salah atau gagal, karena dari kesalahan itu anda dapat belajar & ambil pelajaran buat jadi lebih baik di masa depan.
4. Kerja Sama
Tindakan pragmatis juga ngebantu anda buat kerja sama sama orang lain buat nyampein tujuan bareng-bareng. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mesti kolaborasi sama orang lain dalam pekerjaan atau proyek tertentu biar tujuan dapat dicapai dengan lebih efektif.
5. Siap Menghadapi Perubahan
Tindakan pragmatis juga ngebantu anda buat siap menghadapi perubahan dalam hidup. Kalo anda hadepin keadaan yg enggak terduga, ya mesti siap menghadapinnya & ngeambil langkah yg tepat buat atasin masalahnya.
Nah, contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa tindakan pragmatis itu adalah tindakan yg praktis & efektif buat hadepin masalah, capai tujuan, belajar dari pengalaman, kerja sama sama orang lain, & siap hadepin perubahan. Yuk, jangan ragu buat jadi pragmatis!
Berikut ini beberapa manfaat kalau anda bersikap pragmatis:
Solusi yg efektif
Dengan bersikap pragmatis, anda dapat mencari solusi yg tepat & efektif dalam menyelesaikan masalah yg sedang anda hadapi. Dengan begitu, anda dapat menghemat waktu & tenaga yg semestinya terbuang sia-sia kalau anda memilih tindakan yg tidak tepat.
Mencapai tujuan
Dengan bersikap pragmatis, anda juga dapat lebih mudah mencapai tujuanmu. Dengan mengambil tindakan yg praktis & efektif, anda akan lebih mudah mencapai tujuanmu, baik itu dalam karir, pendidikan, atau kehidupan pribadi.
Belajar dari pengalaman
Sikap pragmatis juga dapat membantumu belajar dari pengalaman hidup. Dengan mengambil tindakan yg tepat & mencari solusi yg efektif, anda akan memperoleh pengalaman berharga yg dapat dijadikan pelajaran untuk menghadapi keadaan serupa di masa depan.
Menumbuhkan kerja sama
Pragmatisme juga dapat membantumu menumbuhkan kerja sama dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, anda pasti bakal ketemu orang-orang yg memiliki pendapat & ide yg berbeda. Dengan bersikap pragmatis, anda dapat lebih mudah menjalin hubungan kerja sama yg baik dengan mereka.
Siap menghadapi perubahan
Sikap pragmatis juga dapat membantumu siap menghadapi perubahan. Dalam hidup, perubahan itu pasti terjadi. Dengan bersikap pragmatis, anda akan lebih siap & sanggup menyesuaikan diri dengan perubahan & mengambil tindakan yg tepat untuk menghadapinya.
Meningkatkan kreativitas
Sikap pragmatis juga dapat meningkatkan kreativitasmu. Dengan berpikir pragmatis, anda akan terus mencari cara-cara baru & kreatif untuk mengatasi masalah & mencapai tujuanmu.
Mengurangi stres
Terakhir, sikap pragmatis juga dapat menolong mengurangi stres dalam hidupmu. Dengan memfokuskan diri pada solusi & tindakan yg tepat, anda akan merasa lebih tenang & percaya diri dalam menghadapi masalah yg anda hadapi.
Nah, itulah beberapa manfaat yg dapat anda peroleh dengan bersikap pragmatis. Dengan mengambil tindakan yg tepat & efektif, anda dapat mencapai tujuanmu & hidup dengan lebih tenang & bahagia.
Meskipun bersikap pragmatis itu banyak manfaatnya, tetapi ada juga kekurangan yg perlu diperhatikan. Nih, beberapa kekurangan sikap pragmatis yg dapat anda hindari:
Kurang kreatif
Sikap pragmatis kadang-kadang bikin anda cenderung ngikutin solusi yg udah diketahui atau terbukti efektif. Akibatnya, anda dapat jadi kurang berani coba cara baru atau kreatif buat atasi masalah. Nah, ini dapat bikin anda kurang berkembang dalam hal kreativitas & kurang inovatif.
Abaikan nilai moral
Ada kalanya, sikap pragmatis dapat bikin anda mengabaikan nilai moral atau etika dalam ngambil keputusan. Contohnya, anda harus milih antara memenuhi janji yg udah anda buat atau ngambil tindakan yg lebih praktis. Kalau terlalu pragmatis, anda dapat jadi memilih tindakan kedua tanpa mikirin nilai-nilai moral yg jadi dasar janji itu.
Kurang fleksibel
Terlalu fokus pada solusi praktis & efektif juga dapat bikin anda kurang fleksibel & susah beradaptasi dengan perubahan. Sering ngambil tindakan yg sama setiap kali ngadepin masalah dapat bikin anda susah berubah & ngikutin keadaan yg beda-beda.
Terkesan dharap atau tidak peka
Kadang-kadang sikap pragmatis yg terlalu fokus pada efisiensi & solusi praktis dapat bikin anda terkesan dharap atau nggak peka sama perasaan & kebutuhan orang lain. Kamu jadi lebih fokus pada hasil akhir atau tujuan yg pengen dicapai, tanpa mikirin cara yg diambil dapat ngaruhin orang lain.
Tidak sesuai dengan keharapanmu
Sikap pragmatis dapat bikin anda ngambil keputusan yg nggak sesuai dengan keharapanmu. Terkadang, keputusan yg paling praktis atau efektif nggak sering jadi opsi yg anda sukai atau pengen. Nah, ini dapat bikin anda nggak puas atau nggak bahagia dengan hasil yg udah dicapai.
Jadi, udah tahu nih beberapa kekurangan dari bersikap pragmatis. Dengan tahu kekurangan ini, anda dapat lebih bijak dalam ngambil keputusan & menemukan keseimbangan antara pragmatisme & nilai-nilai penting dalam hidupmu.
SUMBER REFERENSI
Wikipedia, Buku & Artikel
Spoiler for buku:
Quote:
Pragmatisme: Sebuah Pengantar" oleh Hilary Putnam, artikel "The Pros and Cons of Pragmatism oleh Kendra Cherry, & pandangan dari beberapa pakar di bidang psikologi & filsafat.
Kemarin 20:11Wikipedia, Buku & Artikel
Spoiler for buku:
Quote:
Pragmatisme: Sebuah Pengantar" oleh Hilary Putnam, artikel "The Pros and Cons of Pragmatism oleh Kendra Cherry, & pandangan dari beberapa pakar di bidang psikologi & filsafat.