• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Ketua MPR: Mereformulasi GBHN Harus Hati-hati

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Belakangan wacana menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) menjadi topik hangat yang didiskusikan publik.

Sejak lama, MPR telah merespon niat itu. Namun, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyatakan keinginan untuk mereformulasi GBHN sebagai panduan pembangunan bangsa perlu dilakukan dengan hati-hati. Pasalnya, hal ini akan mengubah amandemen konstitusi.

Itu sebabnya MPR mengambil keputusan, yakni melakukan kajian dan diskusi dengan perguruan tinggi, ahli hukum tata negara, ormas, serta public hearing dengan masyarakat luas. Salah satunya, dengan mengadakan Focus Group Discussion bersama UIN SUSKA Riau bertema “Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dengan Model GBHN” di Pekanbaru, Selasa (8/3/2016).

"Perlu kajian yang mendalam. Haluannya seperti apa, bagaimana akibatnya, kepatuhannya kepada bupati atau gubernur. Dan ini perlu didiskusikan perguruan tinggi. Partai-partai belum diskusikan, karena takutnya menjadi kepentingan pragmatis atau jangka pendek," tutur Zulkifli.

Yang pasti, menurut ia, norma haluan yang komprehensif memang diperlukan untuk mengatasi persoalan bangsa, salah satunya terkait perubahan sosial budaya. Misalnya persoalan demokrasi yang tak lagi berkedaulatan kepada rakyat, LGBT, sampai narkoba.

Zulkifli mengatakan, jika amandemen benar-benar terlaksana, akan dipergunakan untuk MPR yang akan datang.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.