• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ketika Raffles "Terkincir-kincir" di Minangkabau

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ketika Raffles "Terkincir-kincir" di Minangkabau

merdeka.com​

Saat sekolah dulu agan mungkin sering menemui soal pada pelajaran ilmu pengetahuan alam yg membahas manfaat kincir air, seperti misalnya untuk pembangkit listrik atau alat irigasi.

Tapi tahukah agan di Minangkabau penampakan kincir air pernah menciptakan seorang Sir Thomas Stamford Raffles begitu terpesona.

*****

Ketika Raffles "Terkincir-kincir" di Minangkabau

pinterest.com​

Melalui buku Sumatera Tempo Doeloe Anthony Reid menuturkan bahwa penampakan kincir air sebagai teknologi pengairan sawah sempat mencuri perhatian Raffles kala ia mengerjakan ekspedisi ke Minangkabau pada 1818.

Saat itu Raffles bersama Lady Raffles (Sophia Hull) membawa serta seorang botanis amrik, Thomas Horsfield-beserta stafnya, rombongan serdadu inggris, serta ratusan kuli angkut. Mereka berkunjung ke Minangkabau dengan tujuan untuk memperluas pengaruh Kerajaan Inggris di daerah Malaya, (atau memperbanyak koleksi British Museum? entahlah). Saat itulah Raffles menjumpai keindahan lahan pertanian Minangkabau, tambang emas, & kincir air!

*****​

Raffles sebenarnya sudah sering menjumpai penampakan kincir air di dataran Eropa atau Cina. Tapi Raffles mengaku terkejut saat mendapati bahwa di Minangkabau kincir air sudah lazim dipakai. Terutama di daerah tengah & timur Minangkabau yg letak sawahnya lebih tinggi dari letak sungai.

Ketika Raffles "Terkincir-kincir" di Minangkabau

sampasarap.blogspot.com​

Seperti kita tahu teknologi kincir air dipakai untuk menghantarkan air dari sungai yg posisinya lebih rendah dari sawah yg akan dialiri air. Dan untuk merancang kincir air, seseorang harus terampil dalam mengpakai ilmu pertukangan serta ilmu matematika dasar seperti aljabar.

Menurut pengakuannya, Raffles tidak pernah melihat teknologi serupa di Jawa, padahal peradaban Eropa & Cina sudah lebih dahulu memasuki wilayah Jawa. Oleh karena bangsa Eropa & Cina belum pernah menjejakkan kakinya di tanah Minangkabau, maka Raffles menyimpulkan bahwa kincir air adalah teknologi dari kearifan lokal asli Minangkabau.

*****​

Selain untuk mengairi sawah, putaran kincir air juga dimanfaatkan masyarakat Minangkabau untuk menggerakkan lesung yg dapat menumbuk atau menghaluskan hasil bumi seperti padi atau kopi.

0.jpg



Sisa-sisa warisan teknologi masa lampau ini masih dapat kita saksikan hingga saat ini. Salah satunya di pabrik Kopi Teko yg sudah memanfaatkan kincir air secara turun temurun untuk menumbuk biji kopi.

*****

Sekian dari ane Gan & Sis.
Gak usah panjang-panjang.
Bebas komen apa aja di mari
emoticon-Big Grin

Salam & hingga jumpa di thread Cipt. Papa.T.Bob selanjutnya.
emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Toast


Terima kasih sudah membaca hingga akhir
emoticon-linux2
Hari ini 00:03
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.