Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sudah sepatutnya kita semua bersyukur karena masih diberikan umur yg panjang hingga dapat kembali menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Meskipun tahun ini berada di tengah keadaan yg memprihatinkan.
Pandemi Corona belakangan ini sudah mengubah manusia dalam berbagai hal. Termasuk mengubah acara yg biasa dilakukan atau bahkan meninggalkannya sama sekali. Misalnya saja ritual penyambutan menjelang bulan suci Ramadhan atau pun kebiasaan-kebiasaan ketika mengisi bulan penuh maghfirah tersebut.
Entah sejak kapan & siapa yg memulai, tetapi seingat saya, sedari kecil hal ini sudah biasa dilakukan. Di daerah saya, sebelum melaksanakan ibadah shaum terbiasa dengan mengadakan babacakatau biasa juga disebut botram.
Babacak adalah acara makan-makan bareng keluara, rekan, atau bahkan tetangga. Biasanya kami memilih berkumpul di salah satu tempat wisata andalan.
Secara garis besar, mungkin acaranya lebih mirip dengan halal bihalal. Bedanya, acara ini terkesan lebih informal. Selain memilih tempat yg menyatu dengan alam, masakan yg disediakan pun biasanya fresh atau dadakan. Dan justru bagian menariknya terletak di situ. Kami bergotong royong dimulai dari menyediakan bahan pangan, proses memasak hingga kemudia bersantap. Semua dikerjakan dengan rasa kekeluargaan & penuh kegembiraan.
Dalam hal ini, kami biasa memasak nasi liwet beserta lauk pauknya. Sebenarnya menu masakan ini biasa dikonsumsi bukan cuma tatkala menjelang Ramadhan, namun juga biasa diadakan dalam rangka acara perkumpulan yg istimewa & menggambarkan keakraban.
Kebiasaan ini selain bertujuan mengeratkan tali silaturahmi juga memiliki simbol kebahagiaan serta rasa syukur kami atas datangnya bulan yg penuh berkah.
Acara ini juga mengajarkan bahwa tidak ada disparitas kasta dalam pandangan saudara seiman. Kita sama, menyatu, tanpa penjeda.
Bagian terpenting lainnya dari acara ini adalah dengan mengabadikannya lewat jepretan kamera.
Demi memutus rantai pandemi Corona, hal-hal begitu di atas sekarang ini sudah tentu tidak dapat dilaksanakan. Meski, terasa ada yg kurang tetapi kami tentu saja lebih memilih mematuhi aturan yg ada.
Dengan tidak adanya acara Babacak, bukan berarti mengurangi rasa peduli & kekompakan. Melainkan justru menunjukkan seberapa serius kita menjaga keselamatan sesama.
Akhirul kalam, mari kita bersama-sama memanjatkan do'a supaya segala kesusahan akibat wabah ini segera teratasi. Aamiin yaa Robbal'alamin.
Opini pribadi + Dokpri
Hari ini 08:55