Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ilustrasi | google.com
SAHABATKASKUS - Pada saat kondisi tubuh kurang sehat tentu kita akan memeriksakan kondisi tubuh ke dokter, atau setidaknya membeli obat penurun panas di warung dekat rumah.
Pada dasarnya fungsi obat berperan penting dalam mencegah, mengurangi, menyembuhkan gejala ganguan kesehatan, namun ada hal yg membedakan dari beberapa obat tersebut soal waktu meminumnya.
Berdasarkan pengalaman ane konsultasi dengan dokter mengenai Ketentuan minum obat sebelum & sesudah makan, bahkan ada yg berbarengan makan, setelah ane perjelas bertanya dengan detail ke dokter, ternyata ada hal yg selama ini terabaikan ataupun salah pemahaman mengenai ketentuan minum obat yg tepat.
Waktu minum obat sebelum makan
- Minum obat sebelum makan ini maksudnya adalah dimana lambung harus benar benar kosong dari makanan, makan dimaksud disini bukan harus makan besar, tetapi makan maksudnya disini adalah lambung tidak terisi makanan sedikit pun.
Lambung kosong kalau dari segi metabolisme tubuh, adalah setelah dua jam makan, jadi pastikan dalam dua jam sebelumnya tidak ada memakan apapun.
Sebab Obat yg diminum sebelum makan adalah obat yg efektif bekerja atau dapat diserap oleh tubuh pada saat lambung dalam keadaan kosong. Obat akan kehilangan manfaatnya saat bercampur dengan makanan di lambung.
Waktu minum obat bersamaan makan
- Minum obat bersamaan dengan makan, obat tipe ini efektif bekerja saat bersamaan dengan masuknya makanan dilambung, ataupun segera setelah makan, jadi ini yg membedakan & harus diperhatikan, berbarengan atau segera setelah makan.
Waktu minum obat setelah makan
- Minum obat setelah makan, makan disini tidak perlu juga harus makan dengan porsi akbar (sebungkus nasi Padang). Dengan makan roti atau kue juga sudah disebut setelah makan, tipe obat ini kebalikan dari tipe obat yg diminum sebelum makan, & yg perlu diingat adalah obat tipe ini jangan meminumnya setelah dua jam makan.
Waktu minum obat sesuai frekuensi
- Minum obat sesuai frekuensi adalah diminum berdasarkan ketentuan dalam sehari berapa kali obat tersebut diminum & rentang waktu obat tersebut dikonsumsi, ada yg sekali dalam sehari, atau dua kali dalam sehari atau tiga kali dalam sehari. Selama ini ane mikirnya disesuaikan waktu makan aja yaitu pagi, siang, malam. Ternyata lebih tepatnya adalah jarak waktunya yg disesuaikan, kalau dua kali sehari maka obat dikonsumsi setiap 12 jam secara berkelanjutan, begitu pula kalau tiga kali sehari maka obat dikonsumsi setiap 8 jam secara berkelanjutan.
Ilustrasi | google.com
Dokter meresepkan obat dengan takaran waktu tertentu, bertujuan supaya obat dapat memenuhi kadar tertentu didalam tubuh, yg tentunya akan memberikan efek bagi tubuh. Dan penting untuk mendengarkan dengan seksama aturan yg dihinggakan saat diberikan obat.
Demikianlah sedikit berdasarkan pengalaman ane tentang aturan waktu minum obat yg dianjurkan dokter.
Terimakasih atas kunjungan agan sista ke thread ini, sering terapkan protokol kesehatan, & semoga sehat selalu
Hari ini 11:53