• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kesalahpahaman Perang Salib!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0


Kesalahpahaman Perang Salib!


Sebelum membaca hal ini, dimohon untuk berwawasan luas tidak sempit terlebih bertindak rasis karena sejarah di masa lampau. Apalagi perang salib ini terjadi berjilid-jilid, namun saat ini ane akan bahas dalam sudut pandang yg berbeda.

Perang salib ini awal mulanya berkisar pada tahun 1070 hingga 1270an & melibatkan banyak kekuatan di eropa. Banyak penulis masalah perang salib ini yg menuduh bahwa Orang Turki Seljuk sebagai penyebab dari perang, namun di pihak lain juga menyalahkan Paus Urbanus II sebagai provokator, jadi apa sih yg terjadi?

Kesalahpahaman Perang Salib!


Nah, perangnya tidak terlalu akbar walaupun sangat panjang. Namun perang ini menimbulkan kesalahpahaman atau miskonsepsi sejarah hingga saat ini. Karena ini di klaim sebagai perang agama, antara Kristen & Islam.

Benarkah Perang Salib Bermotif Agama?

Tidak sepenuhnya benar, perang salib ada 8 khususnya berpusat di Yerussalem. Selama rentang 200 tahun itu sekali kristen menang, sekali imbang & sisanya Islam yg menang.

Apakah itu perang agama? Hanya perang salib perdana & kedua saja yg dapat dibilang perang agama, sisanya sama sekali bukan perang bermotif agama.

Perang salib pertama, terjadi ketika armada eropa sekitar 120 punggawa tiba ke timur tengah, & mengerjakan serangan mendadak kepada Jerussalem. Apa alasannya?

Kesalahpahaman Perang Salib!


Pertama, karena Al Hakim tahun 1020an, menjarah situs-situs suci milik umat kristen. Nah, siapa Al Hakim itu?

Jadi gini, di dunia Islam ada sekte yg dianggap beberapa muslim yg menyimpang namanya Syiah. Dalam sekte Syiah itu tadi adalagi kelompoknya yg dianggap menyimpang yg dinamakan Ismailiyah. Jadi ini penyimpangan di dalam penyimpangan, menariknya di dalam Ismailiyah ada yg lebih menyimpang lagi yg dinamakan Duruz.

Duruz ini siapa pendirinya? Itulah Al Hakim yg kita bahas sekarang, jadi Al Hakim menurut orang barat adalah khalifah gila & menurut orang muslim khalifah yg menyimpang. Karena berani mengganti waktu shalat Isya hingga jam 9 pagi, jamaah haji tak boleh datang ke Makkah, mengerebek orang yg lagi buang hajat karena posisinya yg tidak sesuai, memerintahkan pemusnahan anjing karena terganggu dengan gonggongannya & juga memerintahkan pelarangan beberapa tipe sayur-mayur serta kerang. Jadi memang cukup gila sebenarnya.

Quote:


Lengkapnya khalifah itu adalah Abu Ali Al-Mansur pada kelahirannya di tahun 985 M, Ia dinobatkan sebagai khalifah keenam pada tahun 996 dengan gelar Al-Hakim bi-Amrillah (Pemimpin dengan Perintah Allah). Ia diketahui sebagai pemimpin eksentrik nan membingungkan. Jabatannya diraih karena sebagai putra dari Khalifah Fathimiyah kelima Abu Mansur Nizar Al-Aziz Billah, sebuah dinasti beraliran Syiah Ismailiyah.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Tanpa alasan yg jelas, serupa dengan pribadinya yg tak dapat dimengerti sepenuhnya, Al-Hakim bi-Amrillah mengeluarkan perintah pada tanggal 8 Oktober 1009 (hingga sekarang tak dapat ditelusuri penyebabnya) supaya semua bangunan gereja serta sinagoga Yahudi di Jerusalem dihancurkan.

Al-Hakim diketahui sebagai pemimpin yg despotis (mengalami kekacauan pikiran yg berakibat kesewenang-wenangan), sembilan tahun sesudahnya (1018 M) ia mengklaim sebagai manifestasi (perwujudan) tuhan, seperti dipercaya agama Duruz (kepercayaan baru yg memisahkan diri dari Syiah Ismailiyah) di Lebanon & Israel.

Pembakaran Gereja Makam Suci (Holy Sepulchre) merupakan salah satu peristiwa yg melukai masyarakat Kristiani secara luas, tidak cuma di Timur Tengah. Bukannya berdampak langsung pada Dinasti Syiah Fathimiyah, dunia Muslim secara keseluruhan yg harus menanggung konsekuensinya.

Sumber kutipan, https://www.radarsriwijaya.com/2019/01/13/10804



Namun gerakan Kristiani belum mengerjakan perang, tetapi setelah peperangan Manzikert dimana Romawi Timur (Bizantium) mengusik wilayah Bani Seljuk, khususnya Armenia menyebabkan sebuah perang dengan pemimpin Dinasti Seljuk, Sultan Alib Arselan atau Alp Arslan, jalan damai tidak diambil karena jumlah punggawa Romawi yg besar, & artileri psukan spesifik yg hebat hingga terjadilah perang di Lembah Manzikert. Namun dengan jumlah punggawa Alp Arslan yg lebih sedikit malah punggawa Romawi yg kalah perang.

Hal ini yg menyebabkan kekhawatiran orang romawi, byzantium khususnya. Maka di Konsili Clermont, Paus Urbanus II meminta seluruh umat Kristen untuk bergabung dalam perang melawan Turki Seljuk atau Perang Salib pertama. Jadi dapat dibilang perang salib perdana memang bermotif agama.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Kemudian perang salib kedua masih bermotif agama karena Salahudin Al Ayubi berusaha untuk mengambil alih kembali Jerussalem, namun setelah itu perang salib selanjutnya tidak lagi bermotif agama.

Apakah Perang Salib Itu Adalah Perang Antara Kristen Melawan Islam?

Nah, apakah iya? Disini kita akan bahas mohon disimak karena ini cukup penting!

Perang Salib perdana dimulai dari tahun 1096 & 1097, dimana saat itu Islam bergabung dengan Yahudi untuk melawan Kristen.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Kemudian tahun 1101 hingga 1107 itu Kristen melawan Islam saja, lalu tahun munculnya Raja Richard I dari Inggris (Richard the Lionheart) tahun 1191 ia melawan Byzantium dulu, jadi Kristen Barat melawan Kristen Timur, baru bergabung melawan Islam.

Kemudian tahun 1198, Kristen melawan Livonia. Lalu tahun 1217 kristen melawan Prusia, dilanjut tahun 1200 kristen kembali melawan Byzantium, lalu di tahun 1215 paus melawan gereja Bosnia, tahun 1240 kristen melawan Swedia, ini semua dapat dibilang perang antara kristen vs kristen.

Lalu tahun 1215 paus memang melawan Al kamil punggawa Islam, dilanjut tahun 1234 punggawa Salib kerjasama dengan Mongol melawan Islam. Menariknya di tahun 1244 kristen melawan Kaisar Franca yg juga Kristen namun bekerjasama dengan Islam.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Tahun 1260, punggawa salib melawan punggawa Mongol. Lalu tahun 1256 cukup menarik juga dimana Knight Hospitaler melawan Knight Templar yaitu perang saint sabas tetapi lucunya keduanya di sponsori oleh Muslim, gimana jenaka kan hehehe...

Kemudian perang berikutnya kristen melawan Islam hingga tahun 1291. Jadi menurut data yg dikumpulkan ini Perang Salib selanjutnya adalah perang kepentingan, kadang ada kerjasama antara punggawa kristen & Islam untuk menaklukkan punggawa lain. Jadi agak sulit dikatakan kalau memang ini pure perang agama.

Apakah Perang Salb Adalah Perang Yang Cukup Besar Dan Perang Yang Sangat Dahsyat?

Kesalahpahaman Perang Salib!


Tidak, karena bagi dunia Islam Perang Salib adalah perang kecil & diabaikan oleh sejarawan Islam. Karena semua sumber sejarah berasal dari pihak kristen yg menganggap perang ini penting.
,
Penulis buku dimasa itu adalah Al Bazawi, Al Ghazali Abu Hamid, lalu saudaranya Ahmad Al Ghazali, Syekh Abdul Qodir Jaelani, Ibnu Arabi, Surawardi.

Mereka hidup di zaman Perang Salib bahkan bukunya berjumlah ratusan, namun sama sekali tidak ada tulisan yg menyinggung perang itu. Karena dinasti pada saat itu juga banyak kejadian perang-perang yg lain bahkan Pemberontakan Zajn pada masa Daulah Abbasiyah, dinilai lebih akbar daripada perang Salib menurut sejarawan Islam.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Apalagi saat itu pemerintah muslim sedang mengurusi persoalan ribut antara dinasti yg satu dengan dinasti yg lain, bahkan ketika Shallahudin Al Ayubi meminta bantuan ke khalifah Abbasiyahpun tidak dikirimkan karena sedang sibuk mengirimkan punggawa untuk berperang ke wilayah yg lain.

Bahkan Ibnu Khaldun yg hidup seratus tahun setelah perang salib cuma menulis perang salib ini cuma 2 paragraf di dalam bukunya. Hal ini memberikan persepsi bahwa tentara salib cuma gangguan bukan ancaman, yg jadi ancaman sebenarnya adalah disintegrasi sesama muslim, dimana banyak terjadi pemberontakan.

Kesalahpahaman Perang Salib!


Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia


Kesalahpahaman Perang Salib!


"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Rate 5 Star
emoticon-Rate 5 Star


Kesalahpahaman Perang Salib!













Hari ini 10:38
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.