• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Sehari - hari saya pulang pergi kerja dengan mengendarai motor, rumah saya letaknya lumayan jauh dari jalan besar/utama jadi harus melewati beberapa kampung. Seperti biasa kalau masuk jalan terusan menuju rumah laju motor saya kurangi antara 20 - 40 km/jam saja di tambah anak - anak banyak yg main kalau sore tiba jadi harus hati - hati.

Beberapa hari lalu saya terjatuh dari motor karena kaget ada anak kecil tiba - tiba melintas, si anak tidak kenapa - kenapa cuma saya saja yg terjatuh dari motor dengan bonus beberapa bagian motor rusak. Tak lama kemudian datang si ibu dari anak kecil ini & langsung memarahi si anak di barengi beberapa kali cubitan & tamparan kecil si anak pun menangis tanpa melihat saya atau mengajak saya bicara atau minta maaf karena dia sibuk memarahi si anak kemudian anak nya ini di seret pulang oleh ibunya, karena motor masih dapat di pakai & saya tidak mengalami luka berat saya pun kembali mengendarai motor untuk pulang ke rumah.

Kejadian seperti ini banyak di alami oleh anak - anak di indonesia yaitu sejak kecil sering di didik dengan Hukuman & ini kesalahan fatal yg di lakukan orang tua dalam mendidik anak. Namanya juga anak kecil kondisi tubuh nya sangat memadai untuk mengerjakan kesalahan dibanding orang dewasa, otak nya masih dalam masa tumbuh kembang, kordinasi fisik & pengalaman nya pun belum banyak sehingga wajar kalau anak kecil mengerjakan kesalahan.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Anak mengerjakan kesalahan adalah keniscayaan namun orang tua disini banyak yg tidak mentolelir itu, ketika si anak salah orang tua malah menghukum si anak. Dampak nya tanpa di sadari sangat buruk bagi si anak yaitu dia jadi enggan menggapai cita - cita, enggan berkreasi & sebagainya kareba sejak kecil sudah di doktrin kalau salah akan dapat hukuman. Inilah yg membentuk pribadi Halu anak - anak, mereka takut gagal kalau harap menggapai mimpinya padahal anak ini punya kemampuan untuk mengerjakan sesuatu tetapi mereka memilih diam karena takut salah.

Mereka jadi minder talenta melukis yg harus nya dapat di kembangkan cuma tertahan di buku tulisnya, talenta musik nya tertahan cuma hingga nyanyi - nyanyi sambil gitaran di sudut komplek rumahnya karena terbebani dokterin "kamu tidak boleh salah". Fenomena ini selain dilakukan orang tua, guru di sekolah nyapun mengerjakan hal demikian.

Ada fakta yg saya dapatkan sendiri ketika saya masih mengajar, si anak yg mencontek itu bukan karena tidak tahu, melainkan dia tidak percaya diri dengan jawaban nya sendiri. Dia mengatakan bahwa sebenarnya dia punya jawaban sendiri, tetapi ketika melihat jawaban teman nya berbeda dia jadi mencontek teman nya. Dan saat saya tanya kenapa seperti itu jawaban nya adalah Takut, tidak PD.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Dampak selanjut nya dari menyalahkan anak sejak kecil adalah mereka jadi fokus untuk mempertahan kan dirinya supaya tidak di salahkan atau di marahi dengan cara berbohong. Mekanisme pertahanan diri dengan berbohong ini menggabiskan energi mereka untuk mengerjakan hal kreatif. Belum lagi orang tua masih banyak yg jadi rentenir di hadapan anak nya sendiri, kalau anda merasa terbebani oleh anak, jangan salahkan pihak lain atau si anak itu sendiri, karena yg memilih untuk punya anak adalah anda sebagai orang tua, si anak tidak dapat memilih dalam hal ini. Kasih sayang pun jatuh nilai nya karena di banding - bandingkan dengan apa yg anda lakukan pada si anak, ini juga yg menjadikan fenomena dewasa ini si anak menuntut hutang / uang pada orang tua nya sendiri.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Di china mereka sedang mengalami degradasi moral yg sangat kuat, dimana tidak ada motif lain selain uang, persetan dengan kebaikan & kasih sayang. Ini pun sudah semakin terasa di indonesia salah satu faktor terbesar nya adalah kita sebagai orang tua yg salah dalam mendidik anak.

Saya yakin anak - anak indonesia pintar - pintar cuma saja mereka sangat malu & takut untuk mengutarakan nya. Ini pengalaman yg saya dapat ketika mengajar. Kebanyakan dari anak - anak ini tidak mau di ajak aktif & tidak mau berkomentar karena kita sendiri sebagai orang tua yg membebani si anak dengan "takut salah". Ini saya rasakan juga ketika melihat kurang baik nya masyarakat kita dalam berkomunikasi contoh nya di kaskus, di lihat dari komentar baik yg pro atau kontra. Dalam menyikapi disparitas mereka lebih bahagia dengan mencaci atau umpatan,

"K****L, kadrun, kampret, cebong, china, aseng, Dasar budak jokowi lu gan & sebagainya"

Atau ketika berbeda pendapat mereka sering mengeluarjan mengatakan "Maaf" apalagi kalau di ketahui orang itu ada diatas mereka,

"Maaf gan/pak/mas tetapi menurut saya ............"

Kita memproduksi dari pikiran sendiri & itu adalah hak kita kenapa harus minta maaf dulu, kalau salah ya salah kalau benar ya benar jangan dikit - dikit minta maaf terus, karena cara pandang kita bahwa kritik adalah cari masalah & subuah wujud dari permusuhan, dari mana pikiran seperti ini berasal kalau bukan dari apa yg dia pelajari saat masih kecil.

Pemerintah & organisasi non pemerintah di indonesia sering memikirkan bagaimana cara menciptakan model / program pendidikan untuk anak, kalau melihat dari apa yg peneliti inggris katakan bahwa masyarakat indonesia baru dapat memahami & menghadapi zaman 21 di zaman 31 atau baru dapat faham & siap untuk zaman 21 dalam 1000 tahun lagi, jelas - jelas ini kegagalan kita bersama, Kenapa tidak mengembangkan pendidikan bagi para orang tua juga, di amerika & arab obesitas itu karena makmur, di indonesia anak - anak nya obesitas itu karena mereka dilarang membeli mainan & sering di anjurkan membeli makanan. Mental pendahulu kita yg pernah terjajah & kelaparan ketika indonesia masih sangat miskin di adopsi hingga sekarang, jaman dulu dimasa indonesia belum bergelimpangan pangan seperti sekarang, jatah makan di rumah itu terbatas, makanya zaman dulu kalau anak jajan itu sama mengabiskan jatah makan nya.

Karena malas berfikir & tidak mau kritis tradisi "jajan makanan" ini jadi awet hingga sekarang, karena si anak di larang membeli mainan mereka gagal mengembangkan minat & bakat, ingat bermain itu ratusan kali lebih baik untuk anak memahami sesuatu dibanding duduk diam di kelas belajar dimana paman budi. Dengan bermain mental mereka terasah, pengenalan juga terasah, fisik & kognisi juga terbangun dengan baik. Kenapa harus melarang membeli atau mengerjakan apa yg mereka sukai & tidak di berikan opsi lain selain makan & makan saja.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Memang para orang tua yakin jajanan berbentuk makanan & minuman di indonesia sehat - sehat, orang tua juga harus kritis jangan berfikir asal kenyang saja.

Rokok di indonesia itu di larang keras, dari pajak nya di tinggikan hingga aturan periklanan nyapun di perketat dengan alasan merusak kesehatan. Tapi apa yg terjadi dengan produk gula di indonesia, padahal kalau dibandingkan, tingkat kematian yg di timbulkan oleh asap rokok & gula itu sama, & kalau lebih idealis lagi gula lebih mematikan daripada rokok. Di indonesia, gula malah di paksakan oleh anak - anak, bahkan di anjurkan & di iklankan minum gula 2 gelas sehari yg di kemas dengan bentuk susu padahal hampir tidak ada susu nya sama sekali. Pemerintah mengkampanyekan generasi bangsa untuk gemuk & penyakitan sejak dini kampanye nya berhasil di serap oleh para orang tua.

Kesalahan Adalah Hak Setiap Anak


Kepada para orang tua & calon orang tua mulai lah banyak belajar & berfikir tentang bagaimana cara mendidik anak termasuk memberikan ke leluasaan bermain untuk mengembangkan talenta & kreatifitas nya.



{thread_title}








Hari ini 02:27
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.