• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kentut Mengurangi Resiko Kanker

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. sat3o
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

sat3o

IndoForum Beginner A
No. Urut
38643
Sejak
2 Apr 2008
Pesan
1.482
Nilai reaksi
62
Poin
48
Seorang doktor asal Perancis, Frederic Saldmann, menyarankan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Perancis, untuk memberanikan diri membuang gas, baik dari mulut maupun dari ‘bawah’, untuk mengurangi resiko kanker.

Meski ditujukan kepada warga Perancis, saran Saldmann sebenarnya berlaku juga bagi masyarakat global.

Frederic Saldmann menghimbau masyarakat Perancis untuk bisa bersantai dalam menjalani hidup. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mereka sendiri. Cara bersantai yang dimaksud Saldmann adalah keberanian untuk mengeluarkan kentut, sendawa dan keringat.

Saldmann memberikan tips kepada masyarakat Perancis untuk membuang semua larangan sosial yang diadopsi dari budaya Inggris yang tidak memperbolehkan orang-orang untuk bersendawa, kentut dan atau mengeluarkan keringat secara sembarangan.

Membuang produksi gas di dalam tubuh sebanyak 2 liter dalam sehari merupakan hal yang natural. Sedangkan menahan pembuangan gas tersebut akan sangat berbahaya bagi kelangsungan usus besar,”

Gas yang terdapat dalam tubuh tersebut akan keluar melalui dua cara yaitu melalui atas (mulut) yang diistilahkan menjadi sendawa dan dari lubang bawah atau istilahnya kentut. Saldmann menganjurkan agar semua orang bisa spontan mengeluarkan keduanya, kapan pun mereka menginginkannya, dibanding harus dengan cara sembunyi-sembunyi.

Hal ini merupakan cara terbaik untuk mengurangi resiko hiatal hernia (turun berok) yang biasanya mengidap di kalangan orang-orang Perancis dan Eropa.

Mempertahankan udara di dalam perut akan meningkatkan penyakit jantung yang sekaligus menyebabkan resiko kanker di pembuluh makanan. Meningkatnya penyakit ini diprediksi Saldmann karena kurangnya orang-orang melakukan kentut dan sendawa.

Dr Saldmann juga menyarankan untuk membuang obat keringat karena menurutnya menghalangi keringat yang keluar sama halnya dengan menghentikan toxin atau racun untuk keluar dari dalam tubuh.

Selain mengharuskan kentut, sendawa dan berkeringat, Saldmann juga menghimbau warga Perancis untuk mengurangi konsumsi permen karet, tidak boleh makan sambil berjalan, dan mengurangi konsumsi minuman bersoda.

Sumber : Okezone

Maaf kalo repost :D
 
wah...untung Gw sk banyak-banyak kentut...hohoho
 
ntuk memberanikan diri membuang gas, baik dari mulut maupun dari ‘bawah’, untuk mengurangi resiko kanker.

Wkwkwk....
Ok tuh.
 
la klo lagi di acara penting misal ketemu presiden masak kentut???

trus gimana tuh klo dalam keadaan kejepit gitu?

ketut nya kan ga isa di masukin lagi!
ap di keluarin dgn cara perlahan2?
yg mak bess gitu lho
 
info lama sih, itu kan alasan kesehatan yang sudah umum.
gak ada adat Indonesia melarang berkeringat/kentut/bersendawa di tempat umum kan?
tapi cuma bilang kalo kentut/sendawa: "maaf" atau dalam bahasa Inggris "excuse me" atau "sorry", dalam bahasa Mandarin "dui bu qi", jepang "sumimasen...". hehe
 
Gas yang terdapat dalam tubuh tersebut akan keluar melalui dua cara yaitu melalui atas (mulut) yang diistilahkan menjadi sendawa dan dari lubang bawah atau istilahnya kentut. Saldmann menganjurkan agar semua orang bisa spontan mengeluarkan keduanya, kapan pun mereka menginginkannya, dibanding harus dengan cara sembunyi-sembunyi.

wakakak, jadi kentut dan sendawa yang tiba tiba justru yang sehat ya
 
tapi asal jgn ketahuan orang aja, nanti malah malu2in
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.