• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kentut & Ingus yg Membingungkan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kentut & Ingus yg Membingungkan


Kentut, apa yg terlintas di benak kalian setelah melihat mengatakan kentut & mendengar suara kentut? Of course mayoritas akan bilang "bau" "jorok" "menjijikan" right? Itu suatu kewajaran, Gan.

Yap, balik lagi bersama ane, setelah sekian lama tidak menulis thread lagi, akhirnya saya menuliskan sesuatu kembali.
Kali ini ane akan menceritakan sedikit tentang pengalaman kolaborasi puisi ane dengan seseorang bernama Destriayaya, sebelumnya Destriayaya bukanlah nama aslinya, ane pun tidak tahu nama aslinya siapa, yg jelas orang bernama Mbak Yaya, begitu ane memanggilnya adalah seorang wanita (of course), berkuliah di Universitas Sriwijaya (tidak tahu sudah wisuda atau belum) & mengambil Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan a.k.a FKIP jurursan Pendidikan Bahasa Inggris (beri tepukan yg gemuruh).

Ane & Mbak Yaya sendiri tidak terlalu kenal, kenalnya pun dari suatu game MoBa analog terkenal, the one and only MLBB (Mobile Legends Bang Bang), jadi sebuah kewajaran bila ane tidak terlalu tahu biodatanya, hehe. Lalu, kok dapat tiba-tiba collab puisi?

Ya, waktu itu saat main bareng dengan beliau, ane tanya, begini pertanyaannya.
"Mbak, suka puisi tidak?"
"Iya, suka-suka, kok tahu?"
"Tidak apa-apa, saya suka nulis puisi & sebentar lagi puisiku bakal di bukukan."
"Wah, penulis ternyata."

Singkat cerita Mbak Yaya nanya di DM Instagram, begini singkat chattingnya.
"Dik, kalau mau edit puisi seperti ini pakai aplikasi apa?"

Terus kujawab, singkat cerita lagi, saya ajak Mbak Yaya buat collab puisi dengan sedikit perbincangan & ane memberikan sedikit referensi tentang kepenulisan puisi, akhirnya collab pun terjadi.
Pertama, kami menentukan mau tema apa, Mbak Yaya expert di puisi musikal & sayang, sedangkan ane cuma dapat satu puisi. Terjadilah diskusi singkat. Kemudian disetujuilah kalau temanya itu kentut, ada dua opsi sebenarnya, mau kentut atau ingus, kami pilih kentut. Pertanyaannya adalah, kenapa kentut? Jadi begini, ane pikir puisi di Indonesia always about love, coffee, and sunset. Selalu tentang sayang, kopi, & senja, kenapa sering begitu? Dari situlah ane berinisiatif, kenapa tidak mencari tema yg out of the box, keluar dari 420 (Zona Nyaman)? Ya terpikirlah dua hal yg dekat dengan kita, yaitu kentut & ingus.

"Ya tidak harus itu juga, Mas!"
"Ya bebas dong, puisi kan karya sastra yg bebas tidak terikat aturan sah & kompleks!"

Isi puisinya sendiri sederhana, majasnya pun tidak wah, intinya adalah di dalam puisi itu kami gambarkan kentut itu apa?

Dan ya, itu saja ceritanya, hehe.
emoticon-Jempol
emoticon-Jempol
emoticon-Jempol

Kentut & Ingus yg Membingungkan
Hari ini 19:24
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.