Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
Jangan Malu Karena Terlihat Miskin. Malulah Jika Berpura-pura Kaya.
Dalam perjalanan pulang ane melihat mural ini & seketika dada ane terasa digebug sampe kedengeran "DEG". Siapapun penulisnya hormat ane untuk beliau.
Seketika itu juga ane kepikiran bahwa kadang sebagai manusia kita mau terlihat berkecukupan padahal realitanya terbalik, cuma karena hasrat ngasih makan gengsi semua dihalalkan. Termasuk dalam memilih kendaraan yg saat ini udah jadi kebutuhan primer. Meskipun ane lebih pro ke peremajaan transportasi publik beserta pedestrian walk-nya. Tidak dapat dipungkiri juga market indonesia untuk industri otomotif sangat besar.
Agan sekalian & ane mungkin adalah satu dari sekian banyak orang yg kadang bingung menentukan apakah kendaraan perdana kita perlu baru atau cukup bekas saja. Berdasarkan pengalaman pribadi ane coba share sedikit & ini berlaku tidak cuma untuk kepemilikan perdana roda dua tetapi juga roda empat beserta klan barisan roda-roda lainnya.
Ane jabarkan beberapa pros and cons dalam memilih kendaraan pertama
Spoiler for 1. Pemakaian:
Kendaraan baru performanya cenderung belum prima karena harus dilakukan pemakaian & servis berkala tahun perdana juga. Mesin yg kurang matang memang perlu waktu untuk performa maksimal. Setidaknya agan harus menunggu dalam kisaran satu tahun pertama.
sedangkan kendaraan second rata-rata yg ada di pasaran mesinnya sudah matang. Performanya sudah maksimal tanpa harus menunggu seperti kendaraaan baru. Perlu diperhatikan adalah servis rutinnya. Dan tentu agan perlu paham mesin dulu sebelum membeli.
Spoiler for 2. Gengsi:
Ini nih salah satu sifat dasar manusia termasuk ane juga masih suka gengsi (namanya msh muda). Dulu waktu mau beli kendaraan perdana masih mikir gimana orang lain. Jelasnya namanya kendaraan baru pasti mulus depan-belakang, kiri-kanan, atas-bawah.
Lain halnya dengan kendaraan second. Sedikit banyak pasti ada cacat minor atau bahkan mayor dengan harga yg miring jauh. Pastinya supaya terlihat baru perlu peremajaan spesifik tertentu dari mesin hingga body. Artinya perlu ada budget tambahan untuk hal ini.
Spoiler for 3. Harga:
Kendaraan baru dengan sistem pembayaran kredit pastinya memiliki jangka waktu tertentu & ditambah dengan jumlah bunga. Gambarannya semakin lama periode kredit berbanding lurus dengan semakin akbar jumlah bunga. Agan perlu mencermati sendiri terlebih dahulu perbandingan biaya kredit dengan kebutuhan hidup harian selama periode tersebut. Di setiap lembaga pembiayaan kendaraan waktu krusial pembayaran umumnya ada di 6 hingga 12 angsuran pertama. Silahkan dihitung pendapatan agan khususnya dimasa tersebut.
Sebaliknya kendaraan second cash tentu tidak memerlukan hal tersebut diatas. Pembayaran selesai sesuai harga kesepakatan. Kontan. Pasti lebih murah juga. Skill negosiasi agan diperlukan disini. Kalau agan kurang pede jangan malu minta bantuan dari temen yg lebih paham & jangok sepik.
Gimana gan ada bayangan gak mau baru apa second? atau malah jadi dilema??
Lanjut dulu ya...
Spoiler for 4. Pajak:
Ini krusial karena hubungannya sama negara. Kendaraan baru sudah pasti pajaknya lebih akbar karena disesuaikan dengan tahun berjalan. Selain itu juga disesuaikan dengan kepemilikan keberapa di alamat yg akan didaftarkan. Contohnya, dialamat agan sudah terdaftar kepemilikan perdana atas nama saudara kandung atau orang tua. Artinya ketika agan mendaftarkan kendaraan lagi, hitungannya jadi kepemilikan kedua. Walaupun itu kendaraan pribadi pertama, otomatis pajak juga progresif.
Kalau kendaraan second cash sudah pasti atas nama orang lain. Seringkali juga pembeli kendaraan second tidak bayar pajak tahunan loh. Karena sebelum masa jatuh tempo kendaraan tersebut sudah dijual lagi atau tukar tambah. Seandainya dipertahankanpun pajaknya juga lebih murah dari kendaraan baru. Yang perlu agan pertimbangkan selanjutnya adalah balik namanya.
Spoiler for 5. Legalitas:
Berhubungan dengan pajak & bukti kepemilikan kendaraan. Pada kendaraan baru akan langsung dicatat dengan nama sendiri dengan dibantu pihak dealer. Biayanyapun sudah termasuk dengan harga penjualan. Perlu dicermati kalau mengerjakan pembayaran melalui sistem kredit kendaraan tersebut akan di fidusiakan. Fidusia ini perlu sebagai jaminan kalau dikemudian hari agan mengalami masalah pembayaran. Dengan fidusia ini kendaraan agan dapat ditarik oleh lembaga pembiayaan terkait dengan catatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Terbaru, pihak lembaga pembiayaan tidak dapat langsung mengeksekusi kendaraan tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi. Jika tetap dilakukan tanpa adanya jaminan fidusia lembaga pembiayaan akan dikenakan sanksi bertahap hingga pencabutan izin usaha. (Usanti, Hal 51)
Sedangkan pada kendaraan second cash agan cuma perlu mempertimbangkan balik namanya saja. Proses balik nama ini mempermudah pembayaran pajak tahunan agan ketika sudah jatuh tempo.
Spoiler for 6. Perawatan:
Namanya kendaraan baru masih mulus, wangi, kinclong, perawatannya minim gan. Paling tiap kena debu dikit langsung di cuci ulang.
Nah, kendaraan second biasanya perlu dicek servis berkalanya, ganti oli, baret body, kelistrikan, tebal ban, rembes mesin & juga kaki-kakinya. Harus hati-hati sebelum membeli.
Ane seneng dapat berbagi disini & semoga dapat jadi referensi agan dalam memutuskan kendaraan apa yg akan dibeli. Sejujurnya, tidak ada yg salah antara baru atau bekas. Kredit ataupun cash. Semuanya sama saja tinggal bagaimana agan bijak menentukan dimana kebutuhannya.
Jangan terlalu kemakan omongan oranglah masalah gengsi karena yg akan menikmati kendaraan tersebut adalah agan & keluarga. Jika agan memutuskan kredit saran ane dipikirkan dengan matang dahulu karena agan akan terikat perjanjian selama waktu yg disepakati nantinya. Pastikan income agan stabil & tidak bermasalah dengan lingkungan tempat tinggal. Ane yakin pengajuan bakal approve. Sisanya agan cuma perlu tertib pembayaran karena resikonya adalah nama agan sendiri. Jangan hingga karena salah paham & macet pembayaran angsuran kendaraan kedepannya agan tidak dapat lagi pengajuan untuk yg lainnya.
Umumnya lembaga pembiayaan history paymentnya saling terhubung jadi kalau agan bermasalah disatu tempat akan terlihat di tempat lain. Ingat, hidup bukan selesai di angsuran kendaraan saja.
Pembelian cash juga perlu pertimbangan matang karena walaupun pembayarannya sekali tetapi nominalnya lumayan besar. Jangan sampe dapat beli kendaraan tetapi gadapat bayar biaya perawatan & pajaknya. Ayo sama-sama kita belajar bijak dalam mengalokasikan danang.
Spoiler for Contoh Pertimbangan Alokasi danang:
Ditimbang gan jangan bikindoi kecewa
Spoiler for Hilal:
Masih anepantau
Sekian dulu dari ane gan hingga jumpa lagi. *bonus terselubung
Da Skorava Moi Druk
Hari ini 09:39
Jangan Malu Karena Terlihat Miskin. Malulah Jika Berpura-pura Kaya.
Dalam perjalanan pulang ane melihat mural ini & seketika dada ane terasa digebug sampe kedengeran "DEG". Siapapun penulisnya hormat ane untuk beliau.
Seketika itu juga ane kepikiran bahwa kadang sebagai manusia kita mau terlihat berkecukupan padahal realitanya terbalik, cuma karena hasrat ngasih makan gengsi semua dihalalkan. Termasuk dalam memilih kendaraan yg saat ini udah jadi kebutuhan primer. Meskipun ane lebih pro ke peremajaan transportasi publik beserta pedestrian walk-nya. Tidak dapat dipungkiri juga market indonesia untuk industri otomotif sangat besar.
Agan sekalian & ane mungkin adalah satu dari sekian banyak orang yg kadang bingung menentukan apakah kendaraan perdana kita perlu baru atau cukup bekas saja. Berdasarkan pengalaman pribadi ane coba share sedikit & ini berlaku tidak cuma untuk kepemilikan perdana roda dua tetapi juga roda empat beserta klan barisan roda-roda lainnya.
Ane jabarkan beberapa pros and cons dalam memilih kendaraan pertama
sumber foto
Spoiler for 1. Pemakaian:
Kendaraan baru performanya cenderung belum prima karena harus dilakukan pemakaian & servis berkala tahun perdana juga. Mesin yg kurang matang memang perlu waktu untuk performa maksimal. Setidaknya agan harus menunggu dalam kisaran satu tahun pertama.
sedangkan kendaraan second rata-rata yg ada di pasaran mesinnya sudah matang. Performanya sudah maksimal tanpa harus menunggu seperti kendaraaan baru. Perlu diperhatikan adalah servis rutinnya. Dan tentu agan perlu paham mesin dulu sebelum membeli.
Spoiler for 2. Gengsi:
Ini nih salah satu sifat dasar manusia termasuk ane juga masih suka gengsi (namanya msh muda). Dulu waktu mau beli kendaraan perdana masih mikir gimana orang lain. Jelasnya namanya kendaraan baru pasti mulus depan-belakang, kiri-kanan, atas-bawah.
Lain halnya dengan kendaraan second. Sedikit banyak pasti ada cacat minor atau bahkan mayor dengan harga yg miring jauh. Pastinya supaya terlihat baru perlu peremajaan spesifik tertentu dari mesin hingga body. Artinya perlu ada budget tambahan untuk hal ini.
Spoiler for 3. Harga:
Kendaraan baru dengan sistem pembayaran kredit pastinya memiliki jangka waktu tertentu & ditambah dengan jumlah bunga. Gambarannya semakin lama periode kredit berbanding lurus dengan semakin akbar jumlah bunga. Agan perlu mencermati sendiri terlebih dahulu perbandingan biaya kredit dengan kebutuhan hidup harian selama periode tersebut. Di setiap lembaga pembiayaan kendaraan waktu krusial pembayaran umumnya ada di 6 hingga 12 angsuran pertama. Silahkan dihitung pendapatan agan khususnya dimasa tersebut.
Sebaliknya kendaraan second cash tentu tidak memerlukan hal tersebut diatas. Pembayaran selesai sesuai harga kesepakatan. Kontan. Pasti lebih murah juga. Skill negosiasi agan diperlukan disini. Kalau agan kurang pede jangan malu minta bantuan dari temen yg lebih paham & jangok sepik.
Gimana gan ada bayangan gak mau baru apa second? atau malah jadi dilema??
Lanjut dulu ya...
Spoiler for 4. Pajak:
Ini krusial karena hubungannya sama negara. Kendaraan baru sudah pasti pajaknya lebih akbar karena disesuaikan dengan tahun berjalan. Selain itu juga disesuaikan dengan kepemilikan keberapa di alamat yg akan didaftarkan. Contohnya, dialamat agan sudah terdaftar kepemilikan perdana atas nama saudara kandung atau orang tua. Artinya ketika agan mendaftarkan kendaraan lagi, hitungannya jadi kepemilikan kedua. Walaupun itu kendaraan pribadi pertama, otomatis pajak juga progresif.
Kalau kendaraan second cash sudah pasti atas nama orang lain. Seringkali juga pembeli kendaraan second tidak bayar pajak tahunan loh. Karena sebelum masa jatuh tempo kendaraan tersebut sudah dijual lagi atau tukar tambah. Seandainya dipertahankanpun pajaknya juga lebih murah dari kendaraan baru. Yang perlu agan pertimbangkan selanjutnya adalah balik namanya.
Spoiler for 5. Legalitas:
Berhubungan dengan pajak & bukti kepemilikan kendaraan. Pada kendaraan baru akan langsung dicatat dengan nama sendiri dengan dibantu pihak dealer. Biayanyapun sudah termasuk dengan harga penjualan. Perlu dicermati kalau mengerjakan pembayaran melalui sistem kredit kendaraan tersebut akan di fidusiakan. Fidusia ini perlu sebagai jaminan kalau dikemudian hari agan mengalami masalah pembayaran. Dengan fidusia ini kendaraan agan dapat ditarik oleh lembaga pembiayaan terkait dengan catatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Terbaru, pihak lembaga pembiayaan tidak dapat langsung mengeksekusi kendaraan tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi. Jika tetap dilakukan tanpa adanya jaminan fidusia lembaga pembiayaan akan dikenakan sanksi bertahap hingga pencabutan izin usaha. (Usanti, Hal 51)
Sedangkan pada kendaraan second cash agan cuma perlu mempertimbangkan balik namanya saja. Proses balik nama ini mempermudah pembayaran pajak tahunan agan ketika sudah jatuh tempo.
Spoiler for 6. Perawatan:
Namanya kendaraan baru masih mulus, wangi, kinclong, perawatannya minim gan. Paling tiap kena debu dikit langsung di cuci ulang.
Nah, kendaraan second biasanya perlu dicek servis berkalanya, ganti oli, baret body, kelistrikan, tebal ban, rembes mesin & juga kaki-kakinya. Harus hati-hati sebelum membeli.
Ane seneng dapat berbagi disini & semoga dapat jadi referensi agan dalam memutuskan kendaraan apa yg akan dibeli. Sejujurnya, tidak ada yg salah antara baru atau bekas. Kredit ataupun cash. Semuanya sama saja tinggal bagaimana agan bijak menentukan dimana kebutuhannya.
Jangan terlalu kemakan omongan oranglah masalah gengsi karena yg akan menikmati kendaraan tersebut adalah agan & keluarga. Jika agan memutuskan kredit saran ane dipikirkan dengan matang dahulu karena agan akan terikat perjanjian selama waktu yg disepakati nantinya. Pastikan income agan stabil & tidak bermasalah dengan lingkungan tempat tinggal. Ane yakin pengajuan bakal approve. Sisanya agan cuma perlu tertib pembayaran karena resikonya adalah nama agan sendiri. Jangan hingga karena salah paham & macet pembayaran angsuran kendaraan kedepannya agan tidak dapat lagi pengajuan untuk yg lainnya.
Umumnya lembaga pembiayaan history paymentnya saling terhubung jadi kalau agan bermasalah disatu tempat akan terlihat di tempat lain. Ingat, hidup bukan selesai di angsuran kendaraan saja.
Pembelian cash juga perlu pertimbangan matang karena walaupun pembayarannya sekali tetapi nominalnya lumayan besar. Jangan sampe dapat beli kendaraan tetapi gadapat bayar biaya perawatan & pajaknya. Ayo sama-sama kita belajar bijak dalam mengalokasikan danang.
Spoiler for Contoh Pertimbangan Alokasi danang:
Ditimbang gan jangan bikindoi kecewa
Spoiler for Hilal:
Masih anepantau
Sekian dulu dari ane gan hingga jumpa lagi. *bonus terselubung
Da Skorava Moi Druk
Hari ini 09:39