• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kendala Generasi Milenial ketika WFH

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kendala Generasi Milenial ketika WFH

(Foto: Forbes)


Generasi masa kini, yg juga diketahui sebagai generasi milenial ternyata mengalami kesulitan ketika harus bekerja dari jarak jauh. Sebagaimana diketahui, pandemi yg masih mengintai bumi menciptakan banyak perusahaan & bisnis menerapkan model kerja work from home atau wfh.

Dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi, menciptakan kaum milenial dihadapi masalah serius, yakni kesehatan & kurang fokus dalam bekerja. Melansir Times of India, berikut kendala yg dihadapi generasi milenial ketika wfh.

Hanya 60 persen milenial yg merasa produktif selama wfh

Generasi milenial menghadapi masa sulit dengan bekerja dari rumah. Mereka merasa kurang terhubung dengan regu & atasan mereka, sehingga sulit berkomunikasi dengan bos & rekan kerja.

Koneksi virtual mungkin terbukti efisien dalam keadaan tertentu. Akan tetapi, sama sekali tidak efektif & tidak menolong para milenial, khususnya ketika berinteraksi dengan regu secara langsung.

Meningkatkan perasaan cemas

Dilaporkan bahwa kaum milenial merasa jauh lebih cemas & terkuras saat harus bekerja dari rumah. Kurangnya komunikasi menimbulkan kecemasan, keraguan diri, tanda-tanda depresi, & masalah harga diri.

Sebagian akbar dari mereka sangat meragukan kemampuannya sebagai perseorangan pekerja karena seringkali mereka tidak mendapatkan status laporan pekerjaannya.

Tak ada atasan di saat genting

Dapat dimengerti bahwa manajer regu & atasan tidak dapat berada di sekitar setiap saat, untuk menjaga karyawannya karena tekanan & permintaan akan pekerjaan yg lebih tinggi dibandingkan ketika bekerja di kantor.

Namun, kaum milenial menghadapi beban paling berat karena mereka tidak memiliki sosok pembimbing yg dapat menolong mereka ketika keadaan jadi sulit. Mereka juga tidak dapat berkomunikasi secara bebas dengan manajer mereka.

Domain kerja tidak cukup baik

Kaum milenial memiliki masalah yg lebih akbar saat bekerja dari rumah karena bagi beberapa orang, tinggal di rumah sepanjang waktu bersama keluarga dapat jadi ancaman serius bagi privasi mereka.

Lebih lanjut, mereka mungkin berdesakan di ruangan kecil, sementara bekerja sepanjang hari untuk memenuhi tuntutan produktivitas yg lebih tinggi. Studi di seluruh dunia menunjukkan bahwa kaum milenial menghadapi masalah terbesar dalam beradaptasi dengan lingkungan mereka, dengan orang tua, & keluarga yg terkadang menghalangi kemandirian & kebebasan mereka. Sederhananya, rumah mereka menciptakan mereka gila.

Kebutuhan untuk merasa terkendali

Terjebak di rumah & komunikasi yg tidak memadai dengan teman sebaya, kaum milenial ini membenci perasaan tidak memegang kendali. Generasi dewasa ini memiliki kebutuhan yg lebih tinggi untuk mengontrol tetapi karena gangguan di lingkungan mereka saat ini, mereka kehilangan fokus & konsentrasi. Mereka menganggap periode ini sebagai momen krisis di mana mereka kehilangan tahun-tahun puncak aktivitas & produktivitas kerja.

Tambahan dari mimin

Jomblo, Single Dan Kesepian
emoticon-Cendol Gan



Sumber Disini gan !! Hari ini 12:34
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.