Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Titanoboa adalah ular raksasa yg memiliki ukuran jauh lebih akbar dibandingkan ular yg hidup saat ini.
Fosil tulang belakang Titanoboa menunjukkan bahwa panjangnya mencapai 13 meter.
Sebagai perbandingan, ular piton terbesar memiliki tubuh sepanjang 10 meter.
Sementara itu, survei populasi ular sanca batik gagal menemukan ular yg panjangnya lebih dari 6 meter.
Dilansir dariNational Geographic,titanoboa juga merupakan makhluk yg akbar & kuat.
Ular Titanoboadiperkirakan memiliki berat lebih dari 1,3 ton. Ini hampir tiga puluh kali lebih berat dari anaconda, spesies ular terbesar yg hidup saat ini.
Dengan demikian, Titanoboa bukan cuma ular terbesar dalam sejarah, tetapi juga vertebrata terbesar yg hidup di darat setelah kematian dinosaurus.
Kenapa Titanoboa Punah ?
Ular titanoboa hidup sekitar 58-60 juta tahun yg lalu. Meskipun tidak ada yg tahu alasan pastikenapa titanoboa punah, dua teori sudah dikemukakan.
Pertama, perubahan iklim disebut-sebut berkontribusi pada hilangnya & kepunahan beberapa akbar populasi Titanoboa.
Penurunan suhu global mendukung munculnya ular yg lebih kecil. Reptil yg lebih akbar perlahan-lahan punah & ular yg lebih kecil serta reptil lainnya juga mulai menempati tempat mereka di ekosistem.
Penurunan suhu yg cepat menciptakan proses metabolisme titanoboa jadi lebih sulit.
Selain itu, perubahan habitat juga mungkin berkontribusi pada kepunahan titanoboa.
Hutan hujan semakin berkurang & membuka jalan ke padang rumput. Oleh sebab itu, Titanoboa tidak lagi memiliki habitat yg layak.
Habitat titanoboa
Titanoboa hidup ketika cekungan Cerrejon adalah dataran banjir raksasa yg dilintasi oleh sungai & terletak di dalam hutan hujan tropis yg besar.
Ini adalah tipe habitat di mana anaconda dapat tumbuh subur saat ini & kemungkinan akbar Titanoboa memiliki gaya hidup yg sama.
Berbagai penelitian terkait ular raksasa ini memberi informasi tentang iklim dunia kuno.
Ular, termasuk titanoboa, adalah hewan berdarah dharap. Suhu tubuh & metabolisme mereka bergantung pada lingkungan, yg memberikan batas atas evolusi raksasa.
Pada suhu tertentu, seekor ular cuma dapat jadi sangat akbar sebelum tingkat metabolismenya jadi terlalu rendah untuk menopang tubuhnya.
Jika titanoboa lebih akbar dari spesies hidup, lingkungannya pasti jauh lebih panas.
Diperkirakan bahwa hutan hujan tropis tempat tinggal titanoboa pasti memiliki suhu tahunan rata-rata 32-33 derajat Celcius, jauh lebih panas daripada suhu yg setara dengan hutan tropis saat ini.
Perkiraan ini menunjukkan bahwa hutan pada periode itu mengalami kondisi rumah kaca.
sumber Kemarin 23:16