Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hola Agan & Sista! Selamat pagi, siang, sore & malam bagi Gansis di seluruh dunia! Kali ini, ane bakal bahas seputar kenapa truk & bus sering ngebul asap hitam nih.
sumber gambar
Jika melihat truk & bus sedang digeber di RPM yg cukup tinggi, mungkin Gansis akan melihat bahwa truk atau bus tersebut mengeluarkan asap hitam yg seringkali cukup tebal.
Sedangkan, ketika Gansis menggeber mobil-mobil penumpang & pikap yg bermesin bensin, tak ada asap hitam yg keluar dari knalpot mobil atau pikap bermesin bensin tersebut.
sumber gambar
Lantas, mengapa? Nah, di thread ini, ane bakal bahas seputar mengapa truk & bus sering ngebul berasap hitam nih Gansis.
Semua pasti pada udah tau lah ya, kualitas solar bersubsidi di negara kita itu tergolong rendah. Sampai-hingga, seringkali disebut dengan "solbus" atau "solar busuk".
Perlu diketahui bahwa tingkat cetane solar di negara kita adalah 48 & kandungan sulfurnya mencapai 3500 parts per million. Dengan kualitas solar yg begini, tentu akan menciptakan truk lebih banyak asap hitamnya.
sumber gambar
Memang, harganya hanyalah 5150 & disubsidi pemerintah. Kalau istilah kerennya, you get what you pay. You pay for Pertadex you got Pertadex, you pay for solar bersubsidi you got solar bersubsidi.
Membakar BBM diesel itu tak semudah membakar BBM bensin. Pembakaran BBM di ruang bakar perlu ke-presisian yg tepat untuk menghasilkan emisi yg baik & asap knalpot yg baik.
Jika pencampuran antara BBM & udara tak presisi, akan sangat berpotensi untuk menghasilkan asap emisi hasil pembakaran berwarna hitam yg seperti biasa kita lihat di jalanan.
sumber gambar
Terlebih pada truk-truk & bus zaman dahulu, yg dikeluarkan pada tahun 1990an dengan teknologi yg masih jadul. Sering sekali terlihat ngebul, karena memang belum mengadopsi teknologi yg menciptakan pembakarannya sempurna. Sementara, truk-truk zaman now yg sudah mengadopsi teknologi ECU, commonrail & segala teknologi canggih lainnya, relatif lebih minim akan "asap ngebul".
Nah, jadi itu alasan mengapa truk & bus sering terlihat ngebul. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1
Narasi: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Kemarin 22:30
Jika melihat truk & bus sedang digeber di RPM yg cukup tinggi, mungkin Gansis akan melihat bahwa truk atau bus tersebut mengeluarkan asap hitam yg seringkali cukup tebal.
Sedangkan, ketika Gansis menggeber mobil-mobil penumpang & pikap yg bermesin bensin, tak ada asap hitam yg keluar dari knalpot mobil atau pikap bermesin bensin tersebut.
sumber gambar
Lantas, mengapa? Nah, di thread ini, ane bakal bahas seputar mengapa truk & bus sering ngebul berasap hitam nih Gansis.
1. Kualitas Solar
sumber gambar
sumber gambar
Semua pasti pada udah tau lah ya, kualitas solar bersubsidi di negara kita itu tergolong rendah. Sampai-hingga, seringkali disebut dengan "solbus" atau "solar busuk".
Perlu diketahui bahwa tingkat cetane solar di negara kita adalah 48 & kandungan sulfurnya mencapai 3500 parts per million. Dengan kualitas solar yg begini, tentu akan menciptakan truk lebih banyak asap hitamnya.
sumber gambar
Memang, harganya hanyalah 5150 & disubsidi pemerintah. Kalau istilah kerennya, you get what you pay. You pay for Pertadex you got Pertadex, you pay for solar bersubsidi you got solar bersubsidi.
2. Pembakaran Yang Tak Sempurna
sumber gambar
sumber gambar
Membakar BBM diesel itu tak semudah membakar BBM bensin. Pembakaran BBM di ruang bakar perlu ke-presisian yg tepat untuk menghasilkan emisi yg baik & asap knalpot yg baik.
Jika pencampuran antara BBM & udara tak presisi, akan sangat berpotensi untuk menghasilkan asap emisi hasil pembakaran berwarna hitam yg seperti biasa kita lihat di jalanan.
sumber gambar
Terlebih pada truk-truk & bus zaman dahulu, yg dikeluarkan pada tahun 1990an dengan teknologi yg masih jadul. Sering sekali terlihat ngebul, karena memang belum mengadopsi teknologi yg menciptakan pembakarannya sempurna. Sementara, truk-truk zaman now yg sudah mengadopsi teknologi ECU, commonrail & segala teknologi canggih lainnya, relatif lebih minim akan "asap ngebul".
Nah, jadi itu alasan mengapa truk & bus sering terlihat ngebul. Jadi, gimana pendapat Gansis seputar thread ini? Oh iya, ane akan sangat berterima kasih apabila Gansis mengoreksi informasi di thread ini yg salah!
Sumber:1
Narasi: Opini Pribadi
Pic: Terlampir
Disclaimer: Thread ini tak bertujuan untuk menjatuhkan maupun mempromosikan siapapun.
Original Written By:@ulungrinjani
Kemarin 22:30