Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Bangun pagi adalah hal yang baik, tapi banyak orang yang sulit menerapkan kebiasaan ini. Para ilmuwan dari University of Colorado Boulder menjelaskan tentang permasalahan ini.
Bukan rahasia lagi jika kita merasa sangat buruk di pagi hari daripada malam hari. Ini disebabkan karena ketidakmampuan untuk tidur di malam hari, stres, masalah emosional dan masalah psikologis.
Seperti dilansir genius beauty (28/8), peran penting juga dimainkan oleh sinar matahari. Ini menentukan jumlah hormon melatonin yang mengatur irama sirkadian tubuh (periode tidur dan terjaga). Sekitar dua jam sebelum tidur, jumlah hormon ini meningkat dalam darah kemudian menurun secara bertahap selama malam dan pagi hari.
Jika seseorang tidak tidur tepat waktu maka tingkat melatonin dalam darah akan tetap tinggi setelah bangun tidur selama beberapa jam. Hal tersebut yang membuat tubuh merasa lelah dan menunjukkan irama sirkadian tubuh terganggu.
Untuk menghindari hal ini, para ilmuwan Amerika menyarankan untuk melakukan aktivitas di luar ruangan agar dapat meningkatkan hormon melatonin. Selain itu pergi lah tidur di jam yang sama setiap hari. Orang-orang yang bangun pagi-pagi lebih positif, bahagia, sehat, dibandingkan mereka yang tidur lebih lama.