Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Halo sobat IFers, seperti halnya pada judul thread ane kali ini, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yg seperti menyudutkan para emak-emak saat berkendara di jalanan, ada yg mengata-ngatai ugal-ugalan, sim hasil nembak dll. Termasuk ane sendiri juga yg memang berstatus mak-emak jadi kena sindiran seperti itu, walau pun ane nggak pernah ugal-ugalan di jalan.
sumber gambar
Sebagai mak-emak ane kurang setuju sih sama statment itu, karena nggak semua mak-emak ugal-ugalan saat berkendara. Mungkin ada yg seperti itu tetapi cuma beberapa oknum saja.
Berikut ini adalah apa yg lebih tepatnya dialami oleh mak-emak saat berkendara di jalanan.
1. Nggak Berani Ngebut
sumber gambar
Kenyataannya, kebanyakan mak-emak termasuk ane sendiri kalau berkendara di jalanan itu nggak berani ngebut & sering berada di jalur paling kiri. Mereka oknum yg suka ngebut & nggak sabaran aja sering menyalahkan mak-emak apabila terjadi kecelakaan.
2. Patuh Terhadap Rambu Lalu Lintas
sumber gambar
Sebelum lampu hijau, pantang bagi mak-emak buat tancap gas.
3. Mematuhi Semua Peraturan Berkendara
sumber gambar
Mak-emak itu pada dasarnya lebih teliti & lebih siap sedia, segala sesuatu termasuk SIM & STNK pasti sering dibawa serta memakai helm. Emak-emak bakalan panik & nggak jadi berkendara kalo salah satu dari yg ane sebutkan di atas itu nggak ada, misalnya SIM mati.
4. Selalu Ngecek Bahan Bakar, & Kampas Rem
sumber gambar
Mak-emak paling takut & nggak dapat berkendara kalau bahan bakarnya habis atau, rem blonk. Pasti bakalan auto melipir ke bengkel.
5. Lebih Sayang Sama Kendaraan
sumber gambar
Yang ini sih terdengar agak lebay, tetapi ane udah membuktikannya sendiri, temen ane sesama mak-emak menamai motornya seperti nama orang wkwkw. Dimandiin, di kasi kit, pokoknya dirawat biar kinclong terus.
Nah, kalau menurut ane pribadi, berikut ini beberapa penyebab, kenapa hingga ada oknum mak-emak yg sen kanan tetapi belok kiri, trus bawa motor pelan banget tetapi di tengah jalan.
1. Gerogi
Gerogi memang jadi salah satu alasan yg paling sering menciptakan mak-emak kesannya ugal-ugalan padahal sama sekali nggak.
2. Kendaraan Minjem Punya Teman
Karena bukan punya sendiri, biasanya kita jadi kurang terbiasa saat berkendara di jalan, ane sendiri pernah ngalamin ini, pas minjem motor di kampung adik ipar ane, perdana akinya mati, udah pasti bikin ane jengkel buat ngekick starter, kedua remnya blong, alhasil ane jadi deg-degan pas mengendarai motor itu.
3. Belum Punya SIM
Sudah pasti sifat dasar dari mak-mak yg terlalu cemas, dll bakalan kambuh kalau nggak punya SIM tetapi berkendara di jalan raya.
Biasanya hal ini terpaksa dilakukan walau pun sudah jelas melanggar hukum. Biasanya karena nggak ada yg nganter ke pasar, harus ngantar anak sekolah pas suami nggak ada dll.
Mak-emak tipe ini biasanya sudah mahir bawa motor di komplek perumahan saja, tetapi pas dibawa ke jalan raya mentalnya jadi down, salah satu faktornya ya yg ane bilang di atas tadi, kurang terbiasa, atau pun karena belum punya SIM.
Ane himbau kepada sesama mak-emak, sudah sepatutnya kita melengkapi surat-surat untuk berkendara di jalan, untuk menghindari hal-hal yg tidak kita harapkan, patuhi peraturan berlalu lintas & sering kenakan helm saat mengendarai sepeda motor.
Sumber referensi : opini pribadi.