Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Untuk Apa Cemburu Ada Jika Ia cuma Diciptakan bagi Mereka yg Insecure?
Ilustrasi Cemburu/pexels.com
Cemburu adalah sebuah perasaan iri ketika melihat seseorang yg disukai berdekatan dengan lawan jenisnya.
Reaksi cemburu bahkan tidak cuma dirasakan oleh sepasang kekasih melainkan juga mereka yg masih sekedar naksir gebetannya saat doi berdekatan dengan pria atau wanita lain.
Sebetulnya ada dua sisi sudut pandang di masyarakat mengenai rasa cemburu. Pertama karena sayang & kedua karena insecure alias nggak PD.
Lalu manakah yg benar? Sudut pandang yg perdana atau kedua?
Di film Dilan, cemburu diartikan sebagai rasa sedang tidak percaya diri. Takut kalah saing dengan orang lain yg lebih cantik atau ganteng yg berpotensi merebut pasangan kita.
Padahal ketika kita memahami bahwa pasangan kita adalah orang yg dapat dipercaya, rasa takut tersebut tidak akan ada.
Itu berarti cemburu berkaitan erat dengan kepercayaan seseorang kepada pasangannya. Dan rasa cemburu ini akan lebih akbar muncul bagi seseorang yg cuma naksir & belum memiliki gebetannya.
Sebab ketakutan tidak dipilih, kalah dengan orang lain semakin akbar ketika orang yg disukainya belum sepenuhnya jadi miliknya.
Memang... rasa cemburu dapat dirasakan oleh siapa saja. Hal tersebut sebagai bentuk pertahanan diri manusia yg merasa memiliki seseorang di sisinya.
Naluri lomba hadir seiring dengan datangnya perasaan cemburu. Tak heran kalau wanita yg kerap dibuat cemburu akan mengerjakan hal di luar kebiasaannya.
Kebiasaan luar biasa tersebut seperti berdandan lebih cantik, mencoba upgrade diri serta jadi lebih baik dengan tujuan supaya tidak kalah dengan sosok yg dianggapnya mengancam hubungannya.
Apakah hal tersebut normal? Tentu saja iya, sebab semua manusia akan masuk ke mode "bertahan" ketika ada sesuatu yg mengancamnya.
Bagaimana dengan kadar sayang? Apakah juga dapat diukur dari rasa cemburu?
Sayangnya tidak. Bukan sayang yg menciptakan seseorang merasakan cemburu, melainkan rasa memiliki.
Seorang pria yg sudah tak sayang lagi dengan pasangannya namun masih terikat dalam sebuah hubungan, akan sangat dapat cemburu ketika melihat pasangannya dekat dengan pria lain.
Hal itu dikarenakan adanya rasa memiliki & si pria tidak mau dilangkahi otoritasnya.
Demikianlah deskripsi tentang rasa cemburu, agan sista pasti pernah merasakannya kan?
Source: pemikiran TS Hari ini 13:58
Ilustrasi Cemburu/pexels.com
Cemburu adalah sebuah perasaan iri ketika melihat seseorang yg disukai berdekatan dengan lawan jenisnya.
Reaksi cemburu bahkan tidak cuma dirasakan oleh sepasang kekasih melainkan juga mereka yg masih sekedar naksir gebetannya saat doi berdekatan dengan pria atau wanita lain.
Sebetulnya ada dua sisi sudut pandang di masyarakat mengenai rasa cemburu. Pertama karena sayang & kedua karena insecure alias nggak PD.
Lalu manakah yg benar? Sudut pandang yg perdana atau kedua?
Di film Dilan, cemburu diartikan sebagai rasa sedang tidak percaya diri. Takut kalah saing dengan orang lain yg lebih cantik atau ganteng yg berpotensi merebut pasangan kita.
Padahal ketika kita memahami bahwa pasangan kita adalah orang yg dapat dipercaya, rasa takut tersebut tidak akan ada.
Itu berarti cemburu berkaitan erat dengan kepercayaan seseorang kepada pasangannya. Dan rasa cemburu ini akan lebih akbar muncul bagi seseorang yg cuma naksir & belum memiliki gebetannya.
Sebab ketakutan tidak dipilih, kalah dengan orang lain semakin akbar ketika orang yg disukainya belum sepenuhnya jadi miliknya.
Memang... rasa cemburu dapat dirasakan oleh siapa saja. Hal tersebut sebagai bentuk pertahanan diri manusia yg merasa memiliki seseorang di sisinya.
Naluri lomba hadir seiring dengan datangnya perasaan cemburu. Tak heran kalau wanita yg kerap dibuat cemburu akan mengerjakan hal di luar kebiasaannya.
Kebiasaan luar biasa tersebut seperti berdandan lebih cantik, mencoba upgrade diri serta jadi lebih baik dengan tujuan supaya tidak kalah dengan sosok yg dianggapnya mengancam hubungannya.
Apakah hal tersebut normal? Tentu saja iya, sebab semua manusia akan masuk ke mode "bertahan" ketika ada sesuatu yg mengancamnya.
Bagaimana dengan kadar sayang? Apakah juga dapat diukur dari rasa cemburu?
Sayangnya tidak. Bukan sayang yg menciptakan seseorang merasakan cemburu, melainkan rasa memiliki.
Seorang pria yg sudah tak sayang lagi dengan pasangannya namun masih terikat dalam sebuah hubungan, akan sangat dapat cemburu ketika melihat pasangannya dekat dengan pria lain.
Hal itu dikarenakan adanya rasa memiliki & si pria tidak mau dilangkahi otoritasnya.
Demikianlah deskripsi tentang rasa cemburu, agan sista pasti pernah merasakannya kan?
Source: pemikiran TS Hari ini 13:58