Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pernah nonton Superman, Batman & lainnya yg bertema tabiat superhero banyak mengpakai kostum dengan sempaknya diluar.
Oke, jadi thread kali ini juragan kita akan bahas sempak superhero barat yg dipakaikan diluar dari kostum, menarik bukan apa alasannya? Nyok, kita bahas.
Banyak pendapat yg menarik diungkapkan, namun ada satu hal yg masuk akal & logika kenapa hal itu terjadi.
Ada yg berpendapat bahwa kostum itu diadaptasi oleh para pemain sirkus atau pegulat, dimana mereka memakai kostum dengan mirip sempak berada di luar.
Ada juga yg berpandangan bahwa superhero ini punya masa lalu yg kelam, hingga tak pernah diajarkan oleh orang tuanya karena sudah meninggal sejak kecil. Hingga tidak paham kalau sempak itu harusnya dipakai secara privasi.
Tapi, menurut cuitan fans superhero mereka berpandangan orang barat itu condong ke arah maskulinitas. Bahkan gerakan feminim mendorong banyak orang jadi maskulin. Maka sempak diluar supaya sang superhero tampak lebih maskulin.
Namun ada juga dari fans DC Komik bercuit tetapi ane lupa sumbernya karena pernah baca sekilas. Menurutnya disaat film Superhero hadir perdana kali tv masih hitam putih belom berwarna.
Maka, supaya terlihat bahwa sang superhero memakai kostum, maka diberikan tampilan supaya superhero itu mengpakai sempak diluar. Ketika televisi mulai berwarna icon sempak diluar sudah terlanjur jadi trend superhero.
Maka, beberapa dekade baik itu Superman maupun Batman masih mengpakai sempak diluar, namun ketika di zaman sekarang ini kostum keduanya mulai ada perubahan & sempak diluar sudah tak lagi dipakai.
Tapi yg menarik pihak studio komik saat itu sudah menangkap kalau komik mereka akan diadaptasi jadi film & juga animasi, berarti pencipta tabiat ini sudah berfikir jauh kedepan supaya superhero ini mengpakai kostum.
Nah, pemikiran fans DC ini sangat logic bahkan kalau kita harap maju kita harus berorientasi ke masa depan.
Apapun pendapatnya, namun orang barat itu tidak fanatik buta kalau pakem sempak diluar sudah tidak layak dihadirkan, maka mereka akan menggantinya. Maka tak heran dalam menjalani kehidupan mereka fleksibel tidak harus taklid buta, kalau pakemnya sudah tak sesuai zaman, ya tinggal revisi sesimple itu.
Mereka menganggap revisi adalah sebuah kebaikan, masa masih bertahan pada pakem zaman antik dapat ketinggalan peradaban kalau tidak ada perubahan kedepannya.
Sumber klik, klik