Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
bertanya ketika guru ngasih kesempatan buat nanya seringkali kelas malah jadi sepi & canggung. nengok kiri, nengok kanan, ngelihat kebawah.
kita buru-buru nanya Temen sebelah atau cek hp cari di internet karena masih aja ada yg gak ngerti tetapi kenapa kenapa sesulit banget buat angkat tangan & bertanya aja & apakah Malu bertanya kayak gini cuma ada di Indonesia?
oke, anggapan yg sering beredar adalah pelajar Asia itu lebih pasif dibandharap pelajar barat, tetapi benarkah begitu?
simpelnya banget jawabannya sejauh ini memang ada disparitas nilai budaya kayak negara barat lebih menekankan kemandirian, sedangkan banyak negara Asia lebih ngutamain hormat khususnya sama yg lebih tua.
perbedaan ini singkat cerita dapat ngaruh ke gimana banyak orang barat oke-oke aja untuk bertanya secara terbuka, sedangkan kita itu biasa bertanya dengan lebih malu-malu. Tapi enggak Indonesia, enggak Amerika persoalan seputar keaktifan bertanya & berpikir kritis sebenarnya juga masih Jadi PR dimana-mana.
tapi pertanyaannya Kenapa?
mungkin selama ini yg lebih jadi tembok akbar penghalangnya adalah bertanya biar paham pelajaran belum jadi prioritas diruang kelas. perhatian waktu energi kita keburu abis buat hal-hal yg lain.
Makannya penelitian ini hingga bilang kurikulum di banyak negara itu terlalu AMBIS, standarnya terlalu tinggi, materi terlalu banyak, gundukan administrasi, tambah lagi dengan ujian yg datang bertubi-tubi.
nyatanya enggak bikin kita lebih pintar juga. oke itu semua tadi udah jadi kayak kabel earphone yg keluar dari kantong yaitu blebet & ngeselin.
oke terus kita sendiri dapat apa? Tentu aja dapat banyak, ibarat otot perilaku bertanya juga perlu dilatih & dibiasakan misalnya Coba lihat soal anak SD ini yg pertanyaannya enggak cukup dijawab pakai model Hafal aja, selain itu ikutan buat ruang yg kondusif & kondusif buat bertanya, biar berbagi rasa takut bertanya ini enggak terus gentayangan.
caranya dengan sama-sama sepakat kalau pertanyaan di dikelas bukan sebagai bentuk menjatuhkan atau Cari perhatian hingga pintar-pintaran melainkan sesederhana dari rasa harap tahu & keharapan untuk belajar.
Jadi kesimpulannya, Kenapa kita nggak nanya jawabannya? dapat disebabkan dari berbagai alasan tetapi itu enggak bikin kita putus asa Hari ini 16:46
kita buru-buru nanya Temen sebelah atau cek hp cari di internet karena masih aja ada yg gak ngerti tetapi kenapa kenapa sesulit banget buat angkat tangan & bertanya aja & apakah Malu bertanya kayak gini cuma ada di Indonesia?
oke, anggapan yg sering beredar adalah pelajar Asia itu lebih pasif dibandharap pelajar barat, tetapi benarkah begitu?
simpelnya banget jawabannya sejauh ini memang ada disparitas nilai budaya kayak negara barat lebih menekankan kemandirian, sedangkan banyak negara Asia lebih ngutamain hormat khususnya sama yg lebih tua.
perbedaan ini singkat cerita dapat ngaruh ke gimana banyak orang barat oke-oke aja untuk bertanya secara terbuka, sedangkan kita itu biasa bertanya dengan lebih malu-malu. Tapi enggak Indonesia, enggak Amerika persoalan seputar keaktifan bertanya & berpikir kritis sebenarnya juga masih Jadi PR dimana-mana.
tapi pertanyaannya Kenapa?
mungkin selama ini yg lebih jadi tembok akbar penghalangnya adalah bertanya biar paham pelajaran belum jadi prioritas diruang kelas. perhatian waktu energi kita keburu abis buat hal-hal yg lain.
Makannya penelitian ini hingga bilang kurikulum di banyak negara itu terlalu AMBIS, standarnya terlalu tinggi, materi terlalu banyak, gundukan administrasi, tambah lagi dengan ujian yg datang bertubi-tubi.
nyatanya enggak bikin kita lebih pintar juga. oke itu semua tadi udah jadi kayak kabel earphone yg keluar dari kantong yaitu blebet & ngeselin.
oke terus kita sendiri dapat apa? Tentu aja dapat banyak, ibarat otot perilaku bertanya juga perlu dilatih & dibiasakan misalnya Coba lihat soal anak SD ini yg pertanyaannya enggak cukup dijawab pakai model Hafal aja, selain itu ikutan buat ruang yg kondusif & kondusif buat bertanya, biar berbagi rasa takut bertanya ini enggak terus gentayangan.
caranya dengan sama-sama sepakat kalau pertanyaan di dikelas bukan sebagai bentuk menjatuhkan atau Cari perhatian hingga pintar-pintaran melainkan sesederhana dari rasa harap tahu & keharapan untuk belajar.
Jadi kesimpulannya, Kenapa kita nggak nanya jawabannya? dapat disebabkan dari berbagai alasan tetapi itu enggak bikin kita putus asa Hari ini 16:46