Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Kota Palembang sangat identik dengan warna merah, mulai dari busana adat, rumah-rumah tradisional, kain songket hingga Jembatan Ampera penuh nuansa merah.
Banyak masyarakat berpendapat warna merah tersebut bermakna semangat, harmoni, keberanian & tidak sedikit yg menghubungkannya dengan kebudayaan China.
Pengamat Sejarah dari UIN Raden Fatah, Kemas Ari Panji, Sabtu, mengatakan warna merah (abang) yg mengidentikkan nuansa Kota Palembang berasal dari warna merah Buah Manggis, merupakan filosofi yg berkembang pada masa Kesultanan Palembang Darussalam.
"Buah Manggis melambangkan kejujuran, karena jumlah kelopak yg ada pada bagian bawahnya sama dengan jumlah daging buah di dalamnya, sehingga ajaran akhlak pada masa kesultanan sangat ditekankan," ujar Kemas Ari Panji.
Menurutnya walaupun Manggis kulitnya gelap atau agak kehitaman, namun buah manggis yg sudah masak isi buahnya berwarna putih & sangat manis.
Artinya, kalau rumah 'wong Pelembang' bercat merah manggis di dinding luar, maka penghuninya adalah orang-orang baik, suci & manis-manis, baik perawakan maupun tutur katanya.
"Warna merah Manggis akan sangat indah kalau dipadu dengan warna kuning emas yg melambangkan keanggunan, kemakmuran & kemegahan," jelasnya.
Selain itu warna hijau pada kelopak & daun manggis melambangkan kedamaian & sekaligus mengidentikkan Islam sebagai kepercayaan (agama) masa Kesultanan Palembang.
Kemas menambahkan bahwa tidak ada hubungan antara merah Manggis Palembang dengan warna merah kebudayaan China, karena merah Palembang tumbuh dari akar kebudayaan sendiri.
Sementara Budayawan Palembang Vebri Al-lintani mengatakan bukti diri nuansa merah sudah cukup kuat di Kota Palembang kalau melihat lanskap bangunan kota yg banyak mengpakai warna merah, termasuk rel LRT di atas Sungai Musi.
"Identitas yg kuat ini harus dipertahankan karena filosofi makna tidak sembarangan, di dalamnya ada sejarah kuat mengenai sosial kultur Palembang yg harus diwariskan ke anak cucu,".
Sumber: Antaranews Hari ini 14:36