CENTERALhealth
IndoForum Newbie E
- No. Urut
- 109911
- Sejak
- 29 Nov 2010
- Pesan
- 39
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 8
Spa Vagina. Mungkin Anda jarang mendengarnya. Selama ini, spa hanya lazim diterapkan untuk relaksasi tubuh agar rasa penat dan stres karena aktivitas sehari-hari hilang. Spa vagina memiliki manfaat lain, yaitu menangkis bibit-bibit penyakit yang suka berada di daerah lembap, seperti; lipatan paha dan vagina itu sendiri.
Jika tidak dirawat secara baik, organ intim bisa menjadi tempat yang baik untuk berkembang biaknya bakteri.
Namun ironisnya banyak wanita masih menganggap bahwa merawat organ intim hanya perlu dilakukan oleh wanita yang telah melahirkan. Padahal, kesehatan organ intim Anda kelak tergantung dengan bagaimana Anda merawatnya hari ini.
Apa yang dilakukan di Spa Vagina?
Salah satu perawatan yang harus dilakukan di spa vagina adalah pencucian vagina (douching) dengan cara yang benar dan menggunakan ramuan yang aman. Ramuan dibuat dari racikan tumbuh-tumbuhan yang tidak mengandung bahan kimia. Perawatan ini bertujuan untuk mencegah pengembangbiakan bakteri atau jamur pada organ intim, sehingga terjaga kesehatannya.
Langkah pertama yang dilakukan adalah pengompresan tubuh menggunakan handuk hangat agar peredaran darah jadi lancar. Setelah itu, seluruh tubuh discrubing dengan bahan-bahan khusus. Kemudian diberi masker dan dipijat. Setelah itu barulah pengasapan terhadap vagina dilakukan. Vagina diasap dengan bahan-bahan dari rempah-rempah yang dibakar dalam sebuah tungku kecil.
Perawatan ini terbukti bermanfaat untuk mengharumkan organ intim. Selain itu, juga mengurangi lendir yang berlebih saat berhubungan intim, aroma yang tak sedap setelah menstruasi serta menghilangkan jamur-jamur yang menimbulkan gatal di sekitar organ intim.
Spa vagina ini sangat dianjurkan bagi wanita yang baru saja melahirkan atau setelah menstruasi. Agar hasilnya bisa maksimal, disarankan agar wanita melakukan spa vagina minimum 1 kali sebulan secara rutin.:terimakasih::terimakasih: