Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Quote:
https://dl.kaskus.id/cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bunk/images/ani-penghina-pancasila1.jpg
Heboh baru baru ini ada bocah perempuan yg menghina Pancasila melalui sebuah video yg diuploadnya ke media sosial. Dalam sekejap video itu viral & dalam sekejap pula si bocah diciduk oleh polisi. Tak lama sebelumnya ada juga bocah yg melecehkan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya melalui sebuah video yg dia upload juga ke media sosial. Hasilnya dapat ditebak video itu viral & si bocah pun diciduk polisi.
Mereka berdua cuma beberapa kecil karena sebelumnya ada saja bocah yg mengerjakan hal serupa menghina melecehkan atribut negara ini. Selain itu kita tahu bahwa ada juga pernah beredar video bocah yg menghina, melecehkan agama lain dengan ucapan ucapan ataupun perbuatan yg tak pantas dilakukan.
Ada banyak kebodohan yg para oknum bocah itu lakukan selain daripada yg sudah tersebut di atas & pertanyaannya adalah tidakkah mereka tahu bahwa apa yg mereka lakukan adalah sebuah pelanggaran hukum? Jika benar karena sama sekali tidak tahu maka sungguh sangat miris sekali karena jauh sebelumnya sudah ada orang yg terciduk polisi karena mengupload video atau foto yg isinya menghina atribut negara. Beritanya pasti viral di media sosial & pertanyaannya adalah tidakkah bocah bocah yg terciduk polisi baru baru ini belajar dari pengalaman orang yg sebelumnya itu? Bukankah mereka pegang & melototti smartphone setiap saat? Tidakkah mereka lihat beritanya di media sosial?
Seluruh akun media sosial rasanya sudah pasti mereka punya tetapi kenapa mereka tetap tidak tahu apa yg mereka lakukan adalah pelanggaran hukum? Apakah karena memang tidak ada yg mengajari? Tapi rasa rasanya itu tak mungkin sebab rata rata oknum bocah pelaku pelecehan & penghinaan masih punya orang tua & masih bersekolah. Pastilah orang tua atau guru mereka sudah mengajari, lalu kalau begitu apakah benar karena oknum bocah itu benar benar bodoh?? Entahlah!
Sejatinya otak bocah lebih pintar menyerap informasi daripada otak orang dewasa. Kalau ada bocah yg kemudian jadi "bodoh" mengerjakan hal hal tak pantas yg dapat menyebabkan kerugian untuk diri mereka sendiri itu dapat saja karena pengaruh lingkungan & pergaulan. Untuk itu mari sering awasi & didik bocah yg ada di sekitar kita dengan hal baik. Lakukan secara terus menerus tanpa henti karena kita tahu batu yg keraspun akhirnya akan bolong juga bila ditetesi air terus menerus.
Sumber gambar 1 2 Kemarin 20:29
https://dl.kaskus.id/cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bunk/images/ani-penghina-pancasila1.jpg
Heboh baru baru ini ada bocah perempuan yg menghina Pancasila melalui sebuah video yg diuploadnya ke media sosial. Dalam sekejap video itu viral & dalam sekejap pula si bocah diciduk oleh polisi. Tak lama sebelumnya ada juga bocah yg melecehkan lagu kebangsaan kita, Indonesia Raya melalui sebuah video yg dia upload juga ke media sosial. Hasilnya dapat ditebak video itu viral & si bocah pun diciduk polisi.
Mereka berdua cuma beberapa kecil karena sebelumnya ada saja bocah yg mengerjakan hal serupa menghina melecehkan atribut negara ini. Selain itu kita tahu bahwa ada juga pernah beredar video bocah yg menghina, melecehkan agama lain dengan ucapan ucapan ataupun perbuatan yg tak pantas dilakukan.
Ada banyak kebodohan yg para oknum bocah itu lakukan selain daripada yg sudah tersebut di atas & pertanyaannya adalah tidakkah mereka tahu bahwa apa yg mereka lakukan adalah sebuah pelanggaran hukum? Jika benar karena sama sekali tidak tahu maka sungguh sangat miris sekali karena jauh sebelumnya sudah ada orang yg terciduk polisi karena mengupload video atau foto yg isinya menghina atribut negara. Beritanya pasti viral di media sosial & pertanyaannya adalah tidakkah bocah bocah yg terciduk polisi baru baru ini belajar dari pengalaman orang yg sebelumnya itu? Bukankah mereka pegang & melototti smartphone setiap saat? Tidakkah mereka lihat beritanya di media sosial?
Seluruh akun media sosial rasanya sudah pasti mereka punya tetapi kenapa mereka tetap tidak tahu apa yg mereka lakukan adalah pelanggaran hukum? Apakah karena memang tidak ada yg mengajari? Tapi rasa rasanya itu tak mungkin sebab rata rata oknum bocah pelaku pelecehan & penghinaan masih punya orang tua & masih bersekolah. Pastilah orang tua atau guru mereka sudah mengajari, lalu kalau begitu apakah benar karena oknum bocah itu benar benar bodoh?? Entahlah!
Sejatinya otak bocah lebih pintar menyerap informasi daripada otak orang dewasa. Kalau ada bocah yg kemudian jadi "bodoh" mengerjakan hal hal tak pantas yg dapat menyebabkan kerugian untuk diri mereka sendiri itu dapat saja karena pengaruh lingkungan & pergaulan. Untuk itu mari sering awasi & didik bocah yg ada di sekitar kita dengan hal baik. Lakukan secara terus menerus tanpa henti karena kita tahu batu yg keraspun akhirnya akan bolong juga bila ditetesi air terus menerus.
Sumber gambar 1 2 Kemarin 20:29