Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Biar kaya orang-orang gw sapa dulu penggemar gw dimarih, selamat pagi, petang & malam. Selamat beraktivitas & selamat beristirahat, silahkan baca thread ini untuk sebuah hiburan.
Siapkan kopi & cemilan, mari kita kupas tuntas tentang Pelakor alias perebut laki orang.
Bukan rahasia lagi banyak wanita sekarang santai saja disebut dirinya pelakor, bukan salahnya juga sih sebenarnya! Kalau tuh laki loyal ga jelalatan matanya apalagi ngeliat cewek seksi langsung melotot, dapat jadi kisah pelakor itu tak pernah ada.
Kenapa kita sering menyalahkan wanita untuk hal-hal yg mengecrotkan? Istri sah sering saja menyalahkan pihak pelakor, padahal kalau ditelisik lebih dalam dapat saja lakinya doyan jajan. Kenapa ga minta cerai dengan suaminya?
Berat, juragan apalagi sekarang masa corona lo tau sendiri hidup itu butuh biaya. Wanita akan memikirkan anak tanpa bapak, biaya mereka kalau bapaknya ga ada, apalagi laki yg suka main wanita kayak gitu boro-boro sayang sama anak, kalau dapat cerai anak numpuk semua di pihak mantan istri kan semprul lelaki model gini.
Nih gw kasih tau buat para sista, kalau emang tuh laki dah ga dapat diajak kompromi maunya menang sendiri waktu pacaran, jangan dah dijadiin suami bakalan cari penyakit nantinya.
Jadi untuk melampiaskan emosi si istri marah kepada si pelakor, karena untuk marah kepada suaminya sendiri tidak memungkinkan entah masih sayang atau terbentur dengan ekonomi.
Nah! Kenapa banyak pelakor zaman sekarang juga tak jauh-jauh dari masalah ekonomi. Mau tampang buluk tetapi tajir melintir tetep aja lo dapat dapet cewek dengan bodi aduhay, mengatakan orang zaman sekarang makan gombalan & sayang ya buodoh!
Biasanya nih para pelakor juga dapat perhatian lebih dari tuh lelaki, mau ini & itu dibeliin. Walau dirumahnya tuh laki pelit, medit bin kikir tetapi kalau buat selingkuhan diada adain. Siapa yg ga suka wanita yg diperhatikan?
Nah maraknya selingkuh, menjadikan pepatah lama kembali berkumandang mengatakan mbahku di desa "Witing Tresno Jalaran Soko Kulinosayang itu hadir karena terbiasa bersama. Bunga-bunga asmara biasanya sih ga jauh-jauh dari mantan, teman kerja, kawan bisnis, atau tetangga sebelah.
Bahkan pelakor juga terkadang ada kepuasan dengan tantangan merebut pasangan orang lain, dapat dibilang fetish karena merasa puas dengan penderitaan orang lain.
Jadi untuk menghentikan pelakor adalah bijaklah dalam memilih suami, peran terbesar adanya pelakor adalah di laki-laki. Kalau lelaki itu setia, maka ruang pelakor pun hampir tidak ada. Banyaknya pelakor di Indonesia karena maraknya suami yg tidak setia.
Makanya punya laki di tanem chip pakai gps, biar gampang dilacak. Kalau ketahuan godain wanita lain tinggal pencet tombol divorce beres, suami kaya gitu kok dipelihara mending melihara kambing dapat kaya.
Sumber : 1
Gambar google