• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kenali Penyebab Cacingan & Solusinya

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
xUcm.jpg
CACINGAN masih merupakan masalah yang sering mengganggukesehatan anak-anak. Sanitasi yang buruk dan kurangnya kesadaran pola hidup bersih adalah dua faktor penyebab utama tingginya prevalensi cacingan.

Ada berbagai jenis infeksi cacing. Berikut ini jenis cacing yang biasa menginfeksi manusia, seperti yang dilansir BBC.

Cacing kremi (Threadworms)

Ini adalah cacing parasit yang paling umum. Mereka kecil (panjangnya sekira 1 cm), pucat, cacing tipis yang terlihat seperti benang kapas dan berkembang di usus.

Telur cacing kremi dapat menempel pada tangan Anda melalui kotoran manusia. Ketika tangan Anda yang tercemar masuk ke mulut Anda, telur dapat masuk ke dalam tubuh, menetas dalam usus kecil dan bergerak turun ke usus besar. Di sana cacing kremi melekat pada dinding usus dan makan.

Ketika mereka siap bertelur, cacing pindah dan bertelur pada kulit berlipat di sekitar dubur. Saat itulah Anda mungkin curiga terkena cacingan karena merasakan gatal-gatal di sekitar anus (pruritus) yang biasanya lebih intens di malam hari.

Dibutuhkan waktu sekitar satu bulan dari menelan telur cacing ke merasakan gatal-gatal di anus. Cacing kremi dewasa berukuran 3-10 mm sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang.​

Cacing gelang (Asnematodes)

Cacing ini bentuknya lebih besar dari cacing kremi. Beberapa di antaranya terlihat lebih seperti cacing taman dan juga hidup di usus. Mereka kurang umum daripada threadworms.​

Cacing pita (Cestode)

Cacing ini biasanya terdapat pada daging matang (sapi, babi, ikan) atau air yang terkontaminasi. Cacing pita adalah raksasa di antara semua cacing parasit. Panjangnya bisa mencapai 8 meter, hampir sepanjang saluran pencernaan manusia dewasa.

Cacing pita ini berwarna putih pucat, tanpa mulut, tanpa anus dan tanpa saluran pencernaan. Ia bahkan bisa hidup sampai 25 tahun di dalam usus inangnya.​

Bagaimana Solusinya?

Kebersihan yang buruk, khususnya tidak mencuci tangan setelah menggunakan toilet, adalah faktor utama dalam penyebaran infeksi.

Paparan kotoran kucing dan anjing dapat menyebabkan infeksi cacing. Wanita hamil dan anak-anak harus menghindari nampan sampah dan selalu mencuci tangan setelah kontak dengan hewan peliharaan.

Cacing kremi dapat didiagnosis dengan melihat cacing di dalam atau pada feses, atau dengan mengumpulkan sampel telur mereka dengan menekan strip kecil selotip pada kulit sekitar anus anak segera setelah mereka bangun di pagi hari.

Anti-parasit obat yang digunakan untuk mengobati infeksi cacing kremi, dan dosis tunggal mungkin semua yang diperlukan. Semua keluarga harus diobati pada saat yang sama.​
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.