roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Selasa, 21 Oktober 2008 | 08:14 WIB
CHICAGO, SENIN — Krisis finansial global ternyata berimbas juga pada Playboy Enterprises. Perusahaan penerbit dan hiburan itu berencana memangkas 55 karyawannya. Selain itu, Playboy juga akan menghilangkan 25 posisi pekerjaan baru.
Perusahaan yang berbasis di Chicago itu mengumumkan rencana tersebut pada Rabu pekan lalu melalui informasi keterbukaan kepada publik di Securities and Exchange Commission. Selain itu, pada hari yang sama, Chairman and Chief Executive Christie Hefner juga sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada para karyawannya. Dalam surat tersebut ia memberitahu, kebijakan yang diambil perusahaan lebih diakibatkan krisis global finansial.
Selain itu, Hefner—yang merupakan anak pendiri Playboy Hugh Hefner—mengatakan, perusahaan juga akan mengonsolidasikan berbagai fasilitas serta mengurangi biaya perjalanan dan lembur. Dengan adanya pengurangan tersebut, Playboy berharap dapat mengurangi ongkos produksi mencapai 12 juta dollar AS per tahun.
Asal tahu saja, per Febuari, Playboy Enterprises memiliki 789 karyawan full time. Saat ini perusahaan sudah menerbitkan majalah Playboy yang sangat digemari dan juga memiliki ketertarikan untuk mengembangkan bisnis di televisi dan klub.
Pada Agustus Playboy melaporkan kinerja kuartal II yang mengalami kerugian mencapai 2,1 juta dollar AS atau 6 sen per saham. Sebagai perbandingan, pada periode sama tahun lalu, Playboy berhasil membukukan keuntungan sebesar 1,9 juta dollar AS atau 6 sen per saham. (Barratut Taqiyyah)