• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kena Imbas Krisis, Playboy Akan Pangkas Karyawan

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
213813p.jpg


2959776027_b51ed72da7.jpg


Selasa, 21 Oktober 2008 | 08:14 WIB

CHICAGO, SENIN — Krisis finansial global ternyata berimbas juga pada Playboy Enterprises. Perusahaan penerbit dan hiburan itu berencana memangkas 55 karyawannya. Selain itu, Playboy juga akan menghilangkan 25 posisi pekerjaan baru.

Perusahaan yang berbasis di Chicago itu mengumumkan rencana tersebut pada Rabu pekan lalu melalui informasi keterbukaan kepada publik di Securities and Exchange Commission. Selain itu, pada hari yang sama, Chairman and Chief Executive Christie Hefner juga sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada para karyawannya. Dalam surat tersebut ia memberitahu, kebijakan yang diambil perusahaan lebih diakibatkan krisis global finansial.

Selain itu, Hefner—yang merupakan anak pendiri Playboy Hugh Hefner—mengatakan, perusahaan juga akan mengonsolidasikan berbagai fasilitas serta mengurangi biaya perjalanan dan lembur. Dengan adanya pengurangan tersebut, Playboy berharap dapat mengurangi ongkos produksi mencapai 12 juta dollar AS per tahun.

Asal tahu saja, per Febuari, Playboy Enterprises memiliki 789 karyawan full time. Saat ini perusahaan sudah menerbitkan majalah Playboy yang sangat digemari dan juga memiliki ketertarikan untuk mengembangkan bisnis di televisi dan klub.

Pada Agustus Playboy melaporkan kinerja kuartal II yang mengalami kerugian mencapai 2,1 juta dollar AS atau 6 sen per saham. Sebagai perbandingan, pada periode sama tahun lalu, Playboy berhasil membukukan keuntungan sebesar 1,9 juta dollar AS atau 6 sen per saham. (Barratut Taqiyyah)
 
weleh weleh......

Playboy bangkrut.......

semoga bangkrut beneran......

jadi ga' kena RUU APP /heh
 
hehehe sayang dunk kalo majalah bagus gini bangkrut ^^
1 halaman penuh dengan berita dari om roughtorer ne hehehe
 
Wkwkwkwk, Karwayannya dipangkas, tapi dengar2 pemiliknya mau nyari istri lagi 2 biji...
 
Playboy aja kena imbas hahahahahahhaha .....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.