• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kemenkeu Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2014

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
pXgOc.jpg
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meyakini pertumbuhan investasi tahun ini akan berada di kisaran 5,5-6 persen. Dengan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,4-1,5 persen.

Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara dan Kepala Pusat Kebijakan Kerja Sama Internasional Kementerian Keuangan, Andin Hadiyanto menyebutkan, target ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian tahun 2013 yang hanya sebesar 4,9 persen

"Kita juga ada perbaikan di sisi iklim investasi dan revisi Daftar Negatif Investasi, serta relaksasi tax holiday maupun tax allowance," kata Andin dilansir dari laman Setkab, Jumat (10/1/2014).

Andin yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu meyakini, peningkatan dari sisi laju pertumbuhan investasi akan berpengaruh positif pada perbaikan Pembentukan Modal Tetap Bruto tahun ini.

Perbaikan investasi ini, kata Andin, terjadi karena mulai menggeliatnya ekonomi global dam membaiknya ekonomi dalam negeri, meskipun peningkatannya tidak terlalu besar.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar memperkirakan pertumbuhan investasi pada 2014 dapat mencapai 15 persen meskipun pertumbuhan ekonomi diprediksi masih mengalami perlambatan.

"Saya tetap tidak bergerak dari keyakinan kalau pertumbuhan 15 persen saja pasti bisa, tapi tetap saya berupaya untuk bisa lebih dari itu," kata Mahendra.

Mahendra mengatakan peningkatan investasi tersebut kemungkinan berasal dari industri hilirisasi atau pengolahan bahan mineral tambang, dengan perkiraan Undang-Undang Minerba mulai berjalan efektif mulai tahun depan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.