• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kemendag: Tidak Ada "Sweeping" Pedagang Terkait SNI

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Widodo menegaskan tidak adasweeping atau penertiban ke pengecer, baik lapak pedagang maupun toko, terkait produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Saya di sini menyampaikan amanat dari Menteri Perdagangan bahwa tidak ada penangkapan terkait produk tidak ber-SNI, itu semua tidak benar," kata Widodo di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Mengenai informasi razia terhadap para pedagang dari produk yang tidak mempunyai SNI, Widodo mengatakan bahwa hal itu tidak menutup kemungkinan merupakan ulah oknum yang memperkeruh suasana.

"Pak Menteri Perdagangan mengutuk oknum yang menyebarkan informasi Kemendag melakukan sweeping," ujarnya.

Widodo menyebutkan, foto yang tersebar beberapa waktu lalu sebenarnya menunjukkan aksi satpol PP beserta aparat saat menertibkan pedagang liar atau mereka yang berjualan tidak sesuai tempatnya.

"Secara kebetulan, ada pedagang mainan anak-anak yang tertangkap karena berjualan tidak sesuai tempat, tetapi bukan karena tertangkap terkait SNI," ucap dia.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi produk ber-SNI secara persuasif dengan menggandeng berbagai pihak.

"Kemendag melakukan peningkatan pemahaman secara persuasif bersama pihak Mabes Polri dan Bea Cukai di Pasar Kenari agar pedagang bisa hadir," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.