• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kemendag: Pekan Depan Harga Daging Ayam Kembali Normal

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Harga daging ayam yang menembus Rp 40.000 per kilogram (kg) diperkirakan akan kembali normal pekan depan. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Srie Agustina seiring dengan telah panennya anak-anak ayam (DOC). "Kalau dihitung-hitung, panen baru bisa dilakukan pekan depan. Jadi, pekan depan harga akan normal karena pasokan juga akan normal," kata Srie ditemui di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Saat ini harga daging ayam memang sangat tinggi. Pantauan kompas.com di Pasar Warakas Jakarta Utara beberapa waktu lalu, harga daging ayam bahkan tembus Rp 43.000 per kilogram.

Srie membenarkan bahwa permintaan daging ayam naik pasca-Lebaran hingga mencapai 20 persen. Di sisi lain stok ayam di tingkat peternak, berkurang. Untuk memenuhi permintaan pasar, para peternak baru mendatangkan Day Old Chicken (DOC) pada H 5 Lebaran. Stok tersebut baru bisa dipanen dalam 21-25 hari kemudian.

Setelah panen, harga daging ayam di tingkat peternak akan kembali normal di kisaran Rp 19.000 per kg. Saat ini, harga daging ayam di tingkat peternak di atas Rp 20.000 per kg, bahkan ada yang sampai Rp 26.000 per kg. Sementara itu, Srie menampik kabar yang menyebutkan para pedagang daging ayam di pasar mogok jualan lantaran harga pembeliannya teramat tinggi. "Bukan mogok, tapi tidak berjualan dulu supaya harga bisa kembali ke Rp 19.000 per kg," pungkas Srie.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.