facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
BILA di rumah Anda gemar menonton televisi hingga menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton acara favorit Anda, maka sebaiknya mengurangi kebiasaan tersebut. Apa pasal?
Menonton televisi hingga menghabiskan waktu berjam-jam ternyata dapat merusak paru-paru Anda. Hal ini seperti diungkap dalam sebuah penelitian di Jepang baru-baru ini. Para peneliti di sana mengatakan orang-orang yang menonton televisi lebih dari 4 jam memiliki risiko 36% lebih besar terkena kanker paru-paru dalam jangka waktu 15 tahun dibandingkan pria yang kurang dari jam sehari menonton televisi.
Tetapi dilihat lebih jauh dengan angka mengungkapkan, dari 23 ribu pria, hanya 598 orang atau 2,6% didiagnosis dengan penyakit paru-paru serta 79 orang yang menghabiskan kurang dari 2 jam di depan televisi mereka, sementara 163 orang lebih dari 4 jam setia menonton acara kesayangannya mereka (sisanya menonton televisi 2 sampai kurang dari 4 jam sehari).
“Berjam-jam duduk di sofa untuk menonton acara televisi dapat meningkatkan level darah Anda menjadi peradangan zat kimia yang menyebabkan risiko kanker paru. Terlebih bagi mereka yang malas bergerak dan memiliki glukosa darah yang lebih tinggi dari kadar insulin, hal ini bisa berakibat disfungsi metabolik yang dapat mengganggu pertumbuhan normal sel dan mengubah mereka menjadi ganas,” ujar penulis penelitian, Akiko Tamakoshi, M.D.,Ph.D yang dikutip Menshealth.
“Durasi menonton TV yang terlalu lama telah terbukti menjadi faktor risiko tidak hanya untuk kanker paru-paru tetapi juga penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar,” tambahnya.
Sementara itu, menurut sebuah penelitian di Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention mengatakan, tidak ada salahnya bila Anda harus rajin bolak-balik ke dapur untuk memilih camilan yang tepat untuk diet sehat Anda. Hal ini karena diet yang kaya buah-buahan dan sayuran dapat menghasilkan penurunan 23 % risiko kanker paru-paru.