• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Kekayaan Keluarga Mubarak Pun Dipereteli

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Closed
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Closed

IndoForum Newbie A
No. Urut
110753
Sejak
11 Des 2010
Pesan
296
Nilai reaksi
3
Poin
18
0546394p.jpg


JAKSA penuntut umum Mesir, Abdel Majid Mahmud, Senin (28/2) di Kairo, menginstruksikan penyitaan kekayaan mantan Presiden Hosni Mubarak; istrinya, Suzanne Mubarak; dua putranya, Gamal dan Alaa; dua menantu perempuan; hingga ke cucu. Semua anggota keluarga Mubarak juga dilarang bepergian ke luar negeri.

Menurut deputi jaksa penuntut umum sekaligus juru bicara kejaksaan, Adel Said, vonis penyitaan aset Mubarak dan keluarga meliputi semua aset bergerak dan tak bergerak.

Mubarak terjungkal pada 11 Februari akibat revolusi rakyat yang berlangsung 18 hari.

Said mengungkapkan, pihak kejaksaan, melalui Kementerian Luar Negeri Mesir, juga meminta aset Mubarak di luar negeri dibekukan.

Deputi Menteri Kehakiman Urusan Harta Ilegal Asim al-Jauhari menginstruksikan pembukaan rekening rahasia milik Mubarak dan keluarga di bunk-bunk Mesir.

Mantan anggota parlemen dari kubu oposisi, Mustafa Bakri, seperti dikutip harian Al Aram, mengajukan pengakuan kepada Abdel Majid Mahmud tentang rekening rahasia milik keluarga Mubarak di beberapa bunk disertai bukti-bukti.

Menurut Bakri, keluarga Mubarak memiliki uang di berbagai bunk di Mesir dalam berbagai jenis mata uang, yakni 147 juta dollar AS dan 200 juta pound Mesir (sekitar 34 juta dollar AS).

Rugikan Egypt Air

Bakri mengungkapkan, Suzanne memiliki rekening untuk penampungan danang yang diperoleh dari bantuan asing untuk perpustakaan Alexandria. Mubarak memberikan mandat sepenuhnya kepada Suzanne untuk mengurus perpustakaan itu. Di semua rekening atas nama Suzanne ada total uang sekitar 145 juta dollar AS. Suzanne masih punya beberapa rekening lain di bunk lain di Mesir.

Bakri juga mengungkapkan, Gamal memiliki beberapa rekening di bunk Al Ahli, masing-masing bernilai 500.000 dollar AS dan 45,736 juta pound Mesir (sekitar 7,5 juta dollar AS), 41,856 juta pound Mesir (sekitar 7 juta dollar AS), dan 10,456 juta pound Mesir (sekitar 1,8 juta dollar AS).

Alaa memiliki beberapa rekening di bunk Al Ahli, masing-masing berisi danang 70 juta pound Mesir (12 juta dollar AS), 10 juta pound Mesir (1,7 juta dollar AS), dan 10 juta pound Mesir. Alaa masih punya beberapa rekening dalam bentuk dollar dan euro.

Sebagian besar kekayaan Alaa dan Gamal didapat dari upeti sebagai broker untuk para investor asing yang berinvestasi di Mesir.

Ipar Mubarak, Munir Shabit (saudara kandung Suzanne), juga ketahuan terlibat manipulasi. Munir dituduh mendirikan beberapa perusahaan jasa angkutan udara secara ilegal, di antaranya perusahaan EAF yang bekerja sama dengan Egypt Air.

Egypt Air dipaksa bekerja sama dengan EAF dan akibatnya harus memikul kerugian sekitar 250 juta dollar AS per tahun.

Perusahaan properti Sodic dan Beverly Hill milik Alaa dan Munir dituduh melanggar izin pembangunan hingga merugikan negara. Proyek Beverly Hill, yang semula untuk perumahan rakyat, dialihkan ke proyek perumahan mewah untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.