• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kejuaraan Dunia Wushu Junior

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. goesdun
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

goesdun

IndoForum Junior A
No. Urut
32661
Sejak
7 Feb 2008
Pesan
3.024
Nilai reaksi
66
Poin
48
Indonesia Sabet Dua Emas

Denpasar - Kontingen Indonesia berhasil menyabet dua medali emas dan satu perunggu pada hari pertama Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Rabu (10/12) kemarin. Akan tetapi Cina memimpin klasemen sementara dengan mengantongi 3 medali emas.

Lindswell dan Dessy Indri Astuti menyumbangkan medali emas, sedang Thalia Lovita menghasilkan perunggu untuk Indonesia. Lindswell berjaya di nomor 42 forms taijiquan A putri. Wasit dan juri memberikan nilai tertinggi 9,45 kepada atlet asal Medan itu. Tempat kedua diambil He Shixing (Makau) dengan nilai 9,17, diikuti Kim Ok Jin (Korsel), Ho Pul Shan (Hongkong) dan Kimberty Goh Yuen Yuan (Malaysia).

Medali emas kedua tuan rumah dipersembahkan Dessy Indri Astuti yang turun di nomor nangun kelas A. Melalui penampilan terbaiknya, atlet asal Medan ini mampu mengumpulkan nilai 9,45. Posisi kedua direbut Tai Chesu Xuan asal Malaysia dengan nilai 942, disusul Wu Thyuy Linh (Vietnam), Saka Misaki (Jepang) dan Mary Evangelina Aquipo (Filipina).

Thalia Lovita asal Jabar yang tampil di nomor jianshu C harus mengakui ketangguhan Mori Miki (Jepang). Perak untuk Phoon Yin (Malaysia). 'Saya bersyukur masuk tiga besar dan meraih medali perunggu. Lawan-lawan yang saya hadapi cukup tangguh terutama dari Jepang dan Malaysia,' papar Thalia seusai bertanding.

Ketua Panitia IGK Manila gembira karena perhelatan wushu akbar kali ini ditandai dengan turunnya hujan setiap hari. Hal itu memberikan berkah tersendiri bagi tuan rumah, baik dalam segi prestasi atlet maupun pelaksana.

Sementara Ketua KONI/KOI Rita Subowo mengimbau agar atlet wushu yang turun bisa memanfaatkan momentum untuk meningkatkan prestasi. Prestasi di tingkat junior dapat dilanjutkan lagi ke jenjang berikutnya, apalagi cabang wushu sudah diusulkan dapat dipertandingkan di Olimpiade.

'Selain bulu tangkis, panahan, dan angkat besi, Indonesia tentunya mempunyai peluang menyuguhkan medali di Olimpiade bila wushu sudah dipertandingkan. Harapan itu besar sekali setelah melihat kemajuan atlet wushu Indonesia dalam berbagai even internasional, baik di tingkat senior maupun junior seperti kejuaraan dunia kali ini' papar Rita Subowo. (r*BP)
 
Tuan Rumah Tetap Ketiga

Denpasar - Tuan rumah Indonesia bertahan di posisi ketiga dengan mengatongi 6 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu pada hari ketiga Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (12/12) kemarin. Sementara Cina semakin tidak terkejar setelah mengumpulkan 10 medali emas.

Tambahan 3 emas untuk kontingen Merah Putih disumbangkan Erwin Wijayanto di nomor jianshu B, Charles Sutanto di nomor jianshu A putra dan Ivana Ardelia Irmanto yang turun di nomor nandou B putri. Ada pun perak diraih Natalia Chriselda (jinashu B putri), sedangkan tiga medali perunggu dipetik dari nomor sansho melalui Friska Ria di kelas 48 kg putri, Al Muharomi (52 kg) dan Oscar Yaqut (56 kg).

Menurut Wakil Ketua Umum PB WI Agus Susanto, kegagalan atlet sansho Indonesia melangkah ke final karena kalah stamina saat tampil di semifinal. Berbeda dengan atlet dari nomor taulho yang bermain konsisten dengan mempersembahkan 6 medali emas hingga hari ketiga.

Ivana Ardelia Irmanto merebut emas di nomor nandou (pedang) B putri setelah mencatat nilai 9,20, diikuti See Min dari Malaysia dan Maryam (Iran). Ia mengatasi atlet Singapura, Iran, Kanada dan Polandia yang memiliki prestasi cukup bagus.

'Saya tidak menyangka sebelumnya bakal tampil sebagai juara dan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Nomor yang saya andalkan bukan dipedang, tapi malah mampu mengukir prestasi terbaik,' ujar Ivana yang dilatih Sandry Liong dan Andy S.

Manajer tim Indonesia Andi S. mengatakan, Ivana merupakan atlet berbakat. Meski usianya masih junior, ia berhasil menyumbang dua medali perak untuk DI Yogyakarta pada PON XVII Kaltim, Juli lalu. Sementara saat turun pada Kejuaraan Asia Junior di Korsel awal 2008, ia menyabet medali perak. (kmb11*BP)

Perolehan Medali Sementara :

1. Cina 10 0 0

2. Jepang 8 5 4

3. Indonesia 6 5 4

4. Kanada 3 6 2

5. Hongkong 3 5 3
 
kejuaraan wushu itu ngapain aj y??

mw berminat ikut.. tapi kyknya gk mungkin ha3

beginian di tayangin d tv gk se??
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.