• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Kejam, Pelacur Juga Jadi Pahlawan!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Kejam, Pelacur Juga Jadi Pahlawan!


Hai gansis... selamat pagi, siang, sore & malam. Tergantung gansis baca thread ini kapannya. Oke, kali ini ane mau bahas sebuah pekerjaan atau apalah itu yg sudah tidak asing lagi bagi siapa saja. Tanpa lama-lama langsung masuk ke topik utama.

Pelacur berasal dari bahasa melayu dari mengatakan "lacur". Pelacur sendiri memiliki banyak nama seperti: Pekerja seks, komersial, wanita tunasusila, lonte, purel, sundal, pramuria,kembang trotoar, kupu-kupu malam & masih banyak lagi. Pelacur adalah hubungan seksual yg memiliki tujuan untuk mendapatkan uang atau hadiah.

Pada masa penjajahan di Indonesia, pelacur memiliki peran penting untuk mencari informasi tentang apa yg sedang terjadi & akan dilakukan para penjajah & juga mengambil senjata-senjata, yg sedang ditinggalkan oleh tuannya (penjajah). Dalam tugas itu, pelacur juga harus memuaskan hasrat seksual. Dibalik itu, pelacur harus mengikuti arahan supaya dapat mendapatkan informasi dengan mudah tanpa harus memaksa.

Terutama pada masa Kolonial Belanda, tentara-tentara Belanda yg ditugaskan datang ke Indonesia harus rela meninggalkan kekasih & istri demi perintah atasannya. Hal inilah, peluang yg harus dimanfaatkan supaya dapat melemahkan tentara Belanda dengan cara menyiapkan beberapa pelacur dari setiap daerah & desa.

Memuaskan hasrat seksual laki-laki hidung belang (tentara Belanda), sangatlah mudah bagi para pelacur untuk mencari informasi penting & sering kali mendapatkan imbalan uang. Tidak heran, pelacur lebih sering mendapatkan tamu tentara Belanda dari pada tentara Indonesia sendiri. Mata-mata perempuan sangatlah efektif untuk mengumpulkan informasi.

Quote:
Pelacur tidaklah buruk di mata Sukarno. Mereka justru punya potensi akbar sebagai pendukung pergerakan nasional juga.

Sukarno pernah mengumpulkan 670 pelacur, untuk menjalankan beberapa tugas darinya, khususnya mencari data rahasia. Para pelacur memiliki daya-penarik seperti besi berani, dengan keahliannya & gaya bersayangnya menciptakan tentara Belanda akan lemah dibuatnya. Dengan begitu berbagai informasi rahasia akan didapatkan dengan mudah.

Selain jadi pelacur, wanita pribumi juga dipaksa bekerja oleh Kolonel Belanda di rumahnya, sebagai pembantu & sering terjadi pemerkosaan pada pribumi, kalau menolak mereka akan dipaksa & disiksa. Hal ini hampir semua dialami oleh wanita pribumi, tidak heran kalau wanita pribumi hamil karena tuannya(Belanda), bahkan sering terjadi bunuh diri karena rasa malu.

Kejam, Pelacur Juga Jadi Pahlawan!


Ketika pelacur kena razia & dikenakan penjara 7 hari atau bayar denda lima rupiah, Sukarno menyarankan mereka memilih penjara ketimbang membayar denda. Para pelacur itu menuruti Sukarno. Di dalam penjara, mereka akan berguna bagi Sukarno, karena penjara adalah sumber keterangan yg baik.

Setelah bebas, seorang kepala penjara pun dapat jadi korban keisengan para pelacur itu. Satu dari pelacur itu akan mengganggu kepala penjara & istrinya yg sedang jalan-jalan di malam hari. Di hadapan istrinya, pelacur akan menggoda kepala penjara. Bagi Sukarno, ini adalah perang urat saraf juga: merusak rumah tangga aparat kolonial.

Tidak cuma pada masa Penjajahan Belanda saja, para pelacur kembali menolong lagi. Sukarno berkolaborasi dengan para pelacur untuk menyelamatkan anak-anak perempuan dari tindakan gangguan & pemerkosaan. Penjajahan Jepang bahkan lebih liar. Tentara Jepang lebih ganas lagi, mereka tega memperkosa remaja bahkan anak-anak perempuan demi melepaskan hasrat seksualnya. Tidak memperdulikan berapa usia anak yg diperkosanya yg terpenting dapat melepas nafsunya itu. Banyak sekali korban anak-anak perempuan karena ulahnya, hal ini jadi perhatian Sukarno (sebelum jadi presiden).

Kejam, Pelacur Juga Jadi Pahlawan!


Bahkan Tentara Jepang juga mendirikan rumah bordil yg berada di berbagai daerah di Indonesia. Wanita diiming-imingi akan dijadikan buruh pabrik atau perawat, namun yg sebenarnya mereka akan dibawa sebagai budak seks. Selain pribumi, banyak sekali wanita negara lain yg juga jadi korban seperti Korean, Cina, Taiwan & beberapa negara lain. Banyak wanita dijadikan pemuas nafsu Tentara Jepang yg diketahui dengan sebutan Jugun Ianfu.

Sejak dulu pelacur sering diketahui dengan sebutan sampah masyarakat, walaupun dulu pernah berjasa untuk Indonesia dalam mencari informasi rahasia. Bahkan tidak pernah ada penghargaan yg diberikan atas jasa mereka. Memiliki pekerjaan kotor sering jadi lebel dari mereka. Sekian dari thread ane semoga bermanfaat.

Gambar : link link link
Sumber : link & Opini pribadi

Terimakasih
Belajar Bersama Bisa​
Kemarin 22:49
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.