roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Sabtu, 8 November 2008 | 23:20 WIB
JAKARTA, SABTU - Kejaksaan Agung hingga pukul 23.00, Sabtu (8/11), masih menunggu informasi kepastian eksekusi terhadap tiga perpidana mati bom Bali, Amrozi, Imam Samudera dan Muklas. Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Jasman Panjaitan, Sabtu malam.
"Saya juga sama seperti rekan-rekan wartawan, masih menunggu info dari sana (Nusakambangan). Jadi, kita sama-sama menunggu," kata Jasman.
Semakin malam, jumlah wartawan yang mendatangi Kejaksaan Agung semakin banyak . Beberapa di antaranya, mencoba mendapatkan kabar dari rekan wartawan yang berada di Cilacap. Namun, hingga saat ini belum ada informasi apakah eksekusi akan dilakukan malam ini.
Penjagaan Diperketat di Kampung Imam Samudera
Sabtu, 8 November 2008 | 22:25 WIB
SERANG, SABTU - Tempat kelahiran Abdul Aziz atau Imam Samudera, salah satu terpidana mati bom Bali I, makin disiagakan. Dari pantauan Persda Network, Sabtu (8/11) malam, pintu Tol Serang Timur yang paling dekat memasuki wilayah Kota Serang, Provinsi Banten, atau tempat kelahiran Imam Samudra di Kampung Lopang Gede, tak jauh dari pusat kota, sudah dilakukan penjagaan makin ketat dari hari-hari sebelumnya.
Pantauan yang dilakukan di pintu Tol Serang Timur misalnya. Puluhan aparat, termasuk aparat kepolisian bersenjata lengkap terlihat merazia seluruh kendaraan yang akan masuk Kota Serang. Mobil pribadi maupun kendaraan umum juga tak luput dari pemeriksaan. Kendaraan roda dua yang melintas dekat pintu tol juga ikut dipersiksa.
Selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan, Polisi juga memeriksa barang bawaan pemilik kendaraan pribadi ataupun para penumpang yang datang ke Kota Serang dengan menggunakan kendaraan umum.
Hingga berita ini diturunkan pemeriksaan ekstra ketat terhadap seluruh kendaraan yang ingin masuk Kota Serang terus dilakukan hingga jelang eksekusi terhadap ketiga terpidana mati Imam Samudra, Amrozi serta Mukhlas atau Ali Gufron akan dilakukan malam ini, atau paling lambat Minggu (9/11) dini hari berdasar informasi yang didapat dari pihak Kejaksaan Agung.
Sementara di pintu masuk Kampung Lopang Gede, juga tak luput dari pemeriksaan. Tak sembarangan warga melintas. Para pemburu berita, identitasnya juga tak luput dari pemeriksaan oleh Polisi.
JAKARTA, SABTU - Kejaksaan Agung hingga pukul 23.00, Sabtu (8/11), masih menunggu informasi kepastian eksekusi terhadap tiga perpidana mati bom Bali, Amrozi, Imam Samudera dan Muklas. Hal tersebut dikatakan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Jasman Panjaitan, Sabtu malam.
"Saya juga sama seperti rekan-rekan wartawan, masih menunggu info dari sana (Nusakambangan). Jadi, kita sama-sama menunggu," kata Jasman.
Semakin malam, jumlah wartawan yang mendatangi Kejaksaan Agung semakin banyak . Beberapa di antaranya, mencoba mendapatkan kabar dari rekan wartawan yang berada di Cilacap. Namun, hingga saat ini belum ada informasi apakah eksekusi akan dilakukan malam ini.
Penjagaan Diperketat di Kampung Imam Samudera
Sabtu, 8 November 2008 | 22:25 WIB
SERANG, SABTU - Tempat kelahiran Abdul Aziz atau Imam Samudera, salah satu terpidana mati bom Bali I, makin disiagakan. Dari pantauan Persda Network, Sabtu (8/11) malam, pintu Tol Serang Timur yang paling dekat memasuki wilayah Kota Serang, Provinsi Banten, atau tempat kelahiran Imam Samudra di Kampung Lopang Gede, tak jauh dari pusat kota, sudah dilakukan penjagaan makin ketat dari hari-hari sebelumnya.
Pantauan yang dilakukan di pintu Tol Serang Timur misalnya. Puluhan aparat, termasuk aparat kepolisian bersenjata lengkap terlihat merazia seluruh kendaraan yang akan masuk Kota Serang. Mobil pribadi maupun kendaraan umum juga tak luput dari pemeriksaan. Kendaraan roda dua yang melintas dekat pintu tol juga ikut dipersiksa.
Selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan, Polisi juga memeriksa barang bawaan pemilik kendaraan pribadi ataupun para penumpang yang datang ke Kota Serang dengan menggunakan kendaraan umum.
Hingga berita ini diturunkan pemeriksaan ekstra ketat terhadap seluruh kendaraan yang ingin masuk Kota Serang terus dilakukan hingga jelang eksekusi terhadap ketiga terpidana mati Imam Samudra, Amrozi serta Mukhlas atau Ali Gufron akan dilakukan malam ini, atau paling lambat Minggu (9/11) dini hari berdasar informasi yang didapat dari pihak Kejaksaan Agung.
Sementara di pintu masuk Kampung Lopang Gede, juga tak luput dari pemeriksaan. Tak sembarangan warga melintas. Para pemburu berita, identitasnya juga tak luput dari pemeriksaan oleh Polisi.